<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang IPO, Anak Usaha Jasa Marga Kembangkan Bisnis Tol</title><description>Persiapan Jasamarga Related Business menjelang go public atau Initial Public Offering (IPO)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/27/278/2385002/jelang-ipo-anak-usaha-jasa-marga-kembangkan-bisnis-tol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/27/278/2385002/jelang-ipo-anak-usaha-jasa-marga-kembangkan-bisnis-tol"/><item><title>Jelang IPO, Anak Usaha Jasa Marga Kembangkan Bisnis Tol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/27/278/2385002/jelang-ipo-anak-usaha-jasa-marga-kembangkan-bisnis-tol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/27/278/2385002/jelang-ipo-anak-usaha-jasa-marga-kembangkan-bisnis-tol</guid><pubDate>Sabtu 27 Maret 2021 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/27/278/2385002/jelang-ipo-anak-usaha-jasa-marga-kembangkan-bisnis-tol-ujwL2qLtO5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak Usaha Jasa Marga Siapkan IPO. (Foto: Okezone.com/Jasa Marga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/27/278/2385002/jelang-ipo-anak-usaha-jasa-marga-kembangkan-bisnis-tol-ujwL2qLtO5.jpg</image><title>Anak Usaha Jasa Marga Siapkan IPO. (Foto: Okezone.com/Jasa Marga)</title></images><description>JAKARTA - PT Jasamarga Related Business (JMRB) tengah gencar menyusun sejumlah persiapan, salah satunya dengan mengembangkan lini bisnisnya. Hal ini dilakukan menjelang go public atau Initial Public Offering (IPO),
Direktur Utama PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso mengatakan, lini bisnis yang tengah menjadi fokus PT JMRB adalah pengembangan kawasan di koridor jalan tol, atau Toll Corridor Development (TCD).
Menurutnya, koridor jalan tol memiliki potensi yang amat besar, baik dari sisi bisnis atau ekonomi. Terlebih, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan kelompok usahanya mengelola konsesi jalan tol sekira 1.500 Km di seluruh Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dorong IPO, Ketua Kadin Ingin Startup Indonesia seperti Alibaba dan Facebook
&quot;Selain pengembangan TCD, PT JMRB sudah manfaatkan koridor jalan tol untuk peluang bisnis, di antaranya adalah sarana media periklanan dan utilitas seperti fiber optic, pipa minyak, pipa gas, serta pengelolaan dan pengembangan rest area dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM),&quot; ujar dia, Sabtu (27/3/2021).
Lebih lanjut, Cahyo juga menjelaskan, saat ini PT JMRB tengah fokus mengembangkan koridor jalan tol di ruas Jakarta-Cikampek Selatan dan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Menurutnya, potensi yang dimiliki Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan memiliki potensi yang amat besar, karena menjadi pelengkap bagi ruas-ruas esksisting seperti Ruas Purbaleunyi, Jakarta-Cikampek, dan JORR.
Baca Juga:&amp;nbsp;IPO Capai 46 Emiten, Pandemi Pengaruhi Pasar Modal di Indonesia
&quot;Di koridor Japek Selatan kami berencana mengembangkan kawasan industri yang mengombinasikan antara kawasan komersil dan logistik di kawasan Jalan Tol Japek Selatan. Sedangkan di Ruas Jalan Tol JORR, kami tengah mendalami perencanaan pengembangan kawasan mixed use development yang memadukan kawasan residensial, perkantoran, dan retail dalam satu lokasi yang terintegrasi,&quot; ungkap Cahyo.Selain dua proyek tersebut, Cahyo melanjutkan, PT JMRB pun tengah menjajaki pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Taman Mini di koridor Jalan Tol Jagorawi, dengan mengusung konsep Transit Hub Development, yakni pengembangan transportation hub dari berbagai moda transportasi yang terintegrasi dengan area komersial seperti hotel, perkantoran, dan retail.
Semakin luasnya lini bisnis yang dikelola oleh PT JMRB merupakan proses dan upaya untuk menjadi perusahaan publik. Selain itu, PT JMRB juga senantiasa membuka peluang kerja sama dengan strategic partner dan memaksimalkan potensinya dari sisi SDM. Hal ini seiring dengan dipercayanya PT JMRB sebagai salah satu core business Jasa Marga.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Jasamarga Related Business (JMRB) tengah gencar menyusun sejumlah persiapan, salah satunya dengan mengembangkan lini bisnisnya. Hal ini dilakukan menjelang go public atau Initial Public Offering (IPO),
Direktur Utama PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso mengatakan, lini bisnis yang tengah menjadi fokus PT JMRB adalah pengembangan kawasan di koridor jalan tol, atau Toll Corridor Development (TCD).
Menurutnya, koridor jalan tol memiliki potensi yang amat besar, baik dari sisi bisnis atau ekonomi. Terlebih, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan kelompok usahanya mengelola konsesi jalan tol sekira 1.500 Km di seluruh Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dorong IPO, Ketua Kadin Ingin Startup Indonesia seperti Alibaba dan Facebook
&quot;Selain pengembangan TCD, PT JMRB sudah manfaatkan koridor jalan tol untuk peluang bisnis, di antaranya adalah sarana media periklanan dan utilitas seperti fiber optic, pipa minyak, pipa gas, serta pengelolaan dan pengembangan rest area dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM),&quot; ujar dia, Sabtu (27/3/2021).
Lebih lanjut, Cahyo juga menjelaskan, saat ini PT JMRB tengah fokus mengembangkan koridor jalan tol di ruas Jakarta-Cikampek Selatan dan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Menurutnya, potensi yang dimiliki Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan memiliki potensi yang amat besar, karena menjadi pelengkap bagi ruas-ruas esksisting seperti Ruas Purbaleunyi, Jakarta-Cikampek, dan JORR.
Baca Juga:&amp;nbsp;IPO Capai 46 Emiten, Pandemi Pengaruhi Pasar Modal di Indonesia
&quot;Di koridor Japek Selatan kami berencana mengembangkan kawasan industri yang mengombinasikan antara kawasan komersil dan logistik di kawasan Jalan Tol Japek Selatan. Sedangkan di Ruas Jalan Tol JORR, kami tengah mendalami perencanaan pengembangan kawasan mixed use development yang memadukan kawasan residensial, perkantoran, dan retail dalam satu lokasi yang terintegrasi,&quot; ungkap Cahyo.Selain dua proyek tersebut, Cahyo melanjutkan, PT JMRB pun tengah menjajaki pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Taman Mini di koridor Jalan Tol Jagorawi, dengan mengusung konsep Transit Hub Development, yakni pengembangan transportation hub dari berbagai moda transportasi yang terintegrasi dengan area komersial seperti hotel, perkantoran, dan retail.
Semakin luasnya lini bisnis yang dikelola oleh PT JMRB merupakan proses dan upaya untuk menjadi perusahaan publik. Selain itu, PT JMRB juga senantiasa membuka peluang kerja sama dengan strategic partner dan memaksimalkan potensinya dari sisi SDM. Hal ini seiring dengan dipercayanya PT JMRB sebagai salah satu core business Jasa Marga.</content:encoded></item></channel></rss>
