<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mau Memulai Bisnis, Pilih Online atau Offline?</title><description>zaman sekarang tidak ada bisnis yang hanya offline saja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/28/455/2385273/mau-memulai-bisnis-pilih-online-atau-offline</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/28/455/2385273/mau-memulai-bisnis-pilih-online-atau-offline"/><item><title>Mau Memulai Bisnis, Pilih Online atau Offline?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/28/455/2385273/mau-memulai-bisnis-pilih-online-atau-offline</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/28/455/2385273/mau-memulai-bisnis-pilih-online-atau-offline</guid><pubDate>Minggu 28 Maret 2021 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Iffa Naila Safira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/28/455/2385273/mau-memulai-bisnis-pilih-online-atau-offline-nw18O8YuA8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Personal Finance (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/28/455/2385273/mau-memulai-bisnis-pilih-online-atau-offline-nw18O8YuA8.jpg</image><title>Personal Finance (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Zaman sekarang tidak ada bisnis yang hanya offline saja. Pasti ada dua-duanya untuk saling membantu bisnis terkait, baik itu online atau offline.

&quot;Untuk yang masih awal, baru memulai, masih di tahapan paling bawah, online dulu ga masalah. Tapi nanti ketika bisnis nya sudah membesar, mulai dikenal banyak orang, sudah mulai orang melihat reputasi dari kita, maka offline itu penting. Kenapa? karena offline menunjukkan reputasi dari bisnis seseorang,&quot; ujar Perencana Keuangan Eko Endarto kepada Okezone, beberapa waktu lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Alasan Berhenti Bekerja dan Banting Setir Buka Usaha
Selain itu, kita juga meminimalisir pengeluaran. Awal buka usaha, pastinya diperlukan waktu untuk pengenalan ke masyarakat, juga mencari partner agar bisnis lebih terkenal.

Kita bisa mengalokasikan modal untuk memasarkan bisnis ke luar, supaya lebih dikenal oleh orang-orang. Jika sudah  besar, dan banyak dikenal baru kita buka toko offline agar produk bisa lebih tersebar dengan luas.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Peristiwa Ini Bikin Reputasi Perusahaan Rusak
&quot;Misal, ada yang berkunjung ke toko, dan bisa melihat stock yang ada, siapa tau dapat kontrak besar,&quot; ucap Eko.Membangun toko offline, perlu diperhatikan lagi apa saja produk yang  bisa dijual agar marketing dapat berputar. Contoh menjual beberapa  tanaman, kita bisa juga menambah produk dengan menjual pupuk dan pot.

Dengan cara seperti itu, bisnis yang dijalankan dapat berkembang dan  laris di pasaran. Perhatikan juga pemasukan dan pengeluaran agar bisnis  tidak terlalu rugi.</description><content:encoded>JAKARTA - Zaman sekarang tidak ada bisnis yang hanya offline saja. Pasti ada dua-duanya untuk saling membantu bisnis terkait, baik itu online atau offline.

&quot;Untuk yang masih awal, baru memulai, masih di tahapan paling bawah, online dulu ga masalah. Tapi nanti ketika bisnis nya sudah membesar, mulai dikenal banyak orang, sudah mulai orang melihat reputasi dari kita, maka offline itu penting. Kenapa? karena offline menunjukkan reputasi dari bisnis seseorang,&quot; ujar Perencana Keuangan Eko Endarto kepada Okezone, beberapa waktu lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Alasan Berhenti Bekerja dan Banting Setir Buka Usaha
Selain itu, kita juga meminimalisir pengeluaran. Awal buka usaha, pastinya diperlukan waktu untuk pengenalan ke masyarakat, juga mencari partner agar bisnis lebih terkenal.

Kita bisa mengalokasikan modal untuk memasarkan bisnis ke luar, supaya lebih dikenal oleh orang-orang. Jika sudah  besar, dan banyak dikenal baru kita buka toko offline agar produk bisa lebih tersebar dengan luas.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Peristiwa Ini Bikin Reputasi Perusahaan Rusak
&quot;Misal, ada yang berkunjung ke toko, dan bisa melihat stock yang ada, siapa tau dapat kontrak besar,&quot; ucap Eko.Membangun toko offline, perlu diperhatikan lagi apa saja produk yang  bisa dijual agar marketing dapat berputar. Contoh menjual beberapa  tanaman, kita bisa juga menambah produk dengan menjual pupuk dan pot.

Dengan cara seperti itu, bisnis yang dijalankan dapat berkembang dan  laris di pasaran. Perhatikan juga pemasukan dan pengeluaran agar bisnis  tidak terlalu rugi.</content:encoded></item></channel></rss>
