<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Sri Mulyani Ditawari Pinjol saat Utang Pemerintah Rp6.361 Triliun</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sering mendapatkan tawaran utang online lewat SMS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385432/fakta-sri-mulyani-ditawari-pinjol-saat-utang-pemerintah-rp6-361-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385432/fakta-sri-mulyani-ditawari-pinjol-saat-utang-pemerintah-rp6-361-triliun"/><item><title>Fakta Sri Mulyani Ditawari Pinjol saat Utang Pemerintah Rp6.361 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385432/fakta-sri-mulyani-ditawari-pinjol-saat-utang-pemerintah-rp6-361-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385432/fakta-sri-mulyani-ditawari-pinjol-saat-utang-pemerintah-rp6-361-triliun</guid><pubDate>Senin 29 Maret 2021 06:16 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/28/320/2385432/fakta-sri-mulyani-ditawari-pinjol-saat-utang-pemerintah-rp6-361-triliun-g6g1tvzvB3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram @SMIndrawati)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/28/320/2385432/fakta-sri-mulyani-ditawari-pinjol-saat-utang-pemerintah-rp6-361-triliun-g6g1tvzvB3.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram @SMIndrawati)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sering mendapatkan tawaran utang online lewat SMS. Hal ini membuat Sri Mulyani kesal.

Tawaran utang ini bukan angka yang besar, melainkan sebesar Rp1 juta hingga Rp5 juta. Sri Mulyani kesal lantaran harus menghapus SMS dari nomor yang tidak dikenal dan meresahkan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Fakta Sri Mulyani Kesal Ditawari Dana Cepat Rp5 Juta
Berikut fakta-fakta Sri Mulyani ditawari Pinjol Rp5 Juta yang telah dirangkum oleh Okezone, Senin (29/3/2021):

 
1. Sri Mulyani Cerita Dapat Pinjaman Online

Di sisi lain, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat jumlah utang pemerintah mencapai Rp6.361 triliun per akhir Februari 2021. Jumlah tersebut naik Rp127,87 triliun jika dibandingkan bulan Januari yang mencapai Rp6.233,13 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Nomor Handphone Sri Mulyani Diteror SMS Pinjaman Dana Cepat
&quot;Sekarang banyak yang tawarkan, Anda butuh dana cepat? Itu HP saya tiap hari harus hapus-hapus kayak gitu. Anda butuh Rp1 juta, Rp5 juta, kalau kamu punya BPKB rumah, jaminan dan sebagainya,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani dalam webinar Indonesia Data and Economic Conference 2021.2. Kemajuan Teknologi Finansial untuk Mudahkan Masyarakat
 
&amp;nbsp;
Kendati demikian, maraknya tawaran utang online ini kata Sri Mulyani  tidak terlepas dari kemajuan teknologi finansial atau fintech, yang  memudahkan masyarakat mencari pinjaman uang secara cepat dan online.

 
3. Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat Soal Fintech Ilegal
 
&amp;nbsp;
Namun, Sri Mulyani mengingatkan agar masyarakat mewaspadai fintech  ilegal. Jika tidak, fintech ilegal ini akan berdampak buruk ke depannya.

&quot;Maka dari itu saya meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar  terus melakukan edukasi kepada masyarakat, supaya mereka tahu mana yang  legal dan mana yang tidak. Fintech sekarang sudah muncul orang seperti  tengkulak, sekarang tengkulaknya coming to your handphone,&quot; cetus Sri  Mulyani.

 
4.  Akan Perbaiki Ekosistem Keuangan

Namun, dia mengakui bahwa kemajuan teknologi tersebut memang tidak  dapat dihindari. Dari sisi positifnya, keberadaan platform digital ini  bisa meningkatkan inklusivitas keuangan di Indonesia.

&quot;Sebagai pembuat kebijakan, tentunya saya harus menerima perkembangan  dan kemajuan tersebut. Saya sangat humble, eventhough saya sudah lama  jadi Menteri Keuangan. Kita akan perbaiki ekosistem keuangan kita  seiring perkembangan, saya humble dengan fenomena ini,&quot; tukas Sri  Mulyani.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sering mendapatkan tawaran utang online lewat SMS. Hal ini membuat Sri Mulyani kesal.

Tawaran utang ini bukan angka yang besar, melainkan sebesar Rp1 juta hingga Rp5 juta. Sri Mulyani kesal lantaran harus menghapus SMS dari nomor yang tidak dikenal dan meresahkan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Fakta Sri Mulyani Kesal Ditawari Dana Cepat Rp5 Juta
Berikut fakta-fakta Sri Mulyani ditawari Pinjol Rp5 Juta yang telah dirangkum oleh Okezone, Senin (29/3/2021):

 
1. Sri Mulyani Cerita Dapat Pinjaman Online

Di sisi lain, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat jumlah utang pemerintah mencapai Rp6.361 triliun per akhir Februari 2021. Jumlah tersebut naik Rp127,87 triliun jika dibandingkan bulan Januari yang mencapai Rp6.233,13 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Nomor Handphone Sri Mulyani Diteror SMS Pinjaman Dana Cepat
&quot;Sekarang banyak yang tawarkan, Anda butuh dana cepat? Itu HP saya tiap hari harus hapus-hapus kayak gitu. Anda butuh Rp1 juta, Rp5 juta, kalau kamu punya BPKB rumah, jaminan dan sebagainya,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani dalam webinar Indonesia Data and Economic Conference 2021.2. Kemajuan Teknologi Finansial untuk Mudahkan Masyarakat
 
&amp;nbsp;
Kendati demikian, maraknya tawaran utang online ini kata Sri Mulyani  tidak terlepas dari kemajuan teknologi finansial atau fintech, yang  memudahkan masyarakat mencari pinjaman uang secara cepat dan online.

 
3. Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat Soal Fintech Ilegal
 
&amp;nbsp;
Namun, Sri Mulyani mengingatkan agar masyarakat mewaspadai fintech  ilegal. Jika tidak, fintech ilegal ini akan berdampak buruk ke depannya.

&quot;Maka dari itu saya meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar  terus melakukan edukasi kepada masyarakat, supaya mereka tahu mana yang  legal dan mana yang tidak. Fintech sekarang sudah muncul orang seperti  tengkulak, sekarang tengkulaknya coming to your handphone,&quot; cetus Sri  Mulyani.

 
4.  Akan Perbaiki Ekosistem Keuangan

Namun, dia mengakui bahwa kemajuan teknologi tersebut memang tidak  dapat dihindari. Dari sisi positifnya, keberadaan platform digital ini  bisa meningkatkan inklusivitas keuangan di Indonesia.

&quot;Sebagai pembuat kebijakan, tentunya saya harus menerima perkembangan  dan kemajuan tersebut. Saya sangat humble, eventhough saya sudah lama  jadi Menteri Keuangan. Kita akan perbaiki ekosistem keuangan kita  seiring perkembangan, saya humble dengan fenomena ini,&quot; tukas Sri  Mulyani.</content:encoded></item></channel></rss>
