<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha: Bom Bunuh Diri di Makasar Ganggu Iklim Investasi</title><description>Pengusaha mengutuk keras bom bunuh diri yang dilakukan kelompok tertentu  di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385671/pengusaha-bom-bunuh-diri-di-makasar-ganggu-iklim-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385671/pengusaha-bom-bunuh-diri-di-makasar-ganggu-iklim-investasi"/><item><title>Pengusaha: Bom Bunuh Diri di Makasar Ganggu Iklim Investasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385671/pengusaha-bom-bunuh-diri-di-makasar-ganggu-iklim-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/29/320/2385671/pengusaha-bom-bunuh-diri-di-makasar-ganggu-iklim-investasi</guid><pubDate>Senin 29 Maret 2021 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/29/320/2385671/pengusaha-bom-bunuh-diri-di-makasar-ganggu-iklim-investasi-wijtxDPczP.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Lokasi Bom Bunuh Diri di Makassar (Foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/29/320/2385671/pengusaha-bom-bunuh-diri-di-makasar-ganggu-iklim-investasi-wijtxDPczP.jfif</image><title>Lokasi Bom Bunuh Diri di Makassar (Foto: Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha mengutuk keras bom bunuh diri yang dilakukan kelompok tertentu di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengusaha menilai bom bunuh diri tersebut akan mempengaruhi iklim investasi di Indonesia, khususnya di daerah setempat.
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan, kejadian itu akan mempengaruhi iklim usaha dan investasi. Bahkan, mempengaruhi program pemerintah untuk menggaet sejumlah investor untuk masuk ke Indonesia.
Baca Juga: Peristiwa 29 Maret: Bom Bunuh Diri di Moskow Dilakukan 2 Wanita 
 
&quot;Dunia usaha sangat mengutuk keras kelompok yang melakukan bom di gereja Katedral, Makassar. Kejadian ini sangat kita sayangkan,&quot; ujar Sarman, Senin (29/3/2021).
Sikap terorisme itu sangat mengganggu upaya pemerintah dan masyarakat untuk keluar dari krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi Covid-19. Sebab, tak hanya mengganggu sektor bisnis, namun juga mempengaruhi ketertiban dan ketentraman masyarakat.
Baca Juga: Bom Makassar, KPAI Ingatkan Banyak Informasi Tak Layak Anak di Medsos
 
Sarman menyebut, semakin cepat aparat keamanan menuntaskan masalah tersebut, maka akan mempengaruhi psikologis investor untuk tidak ragu masuk dan berinvestasi di Indonesia. Karenanya, dia mengajak seluruh pelaku bisnis dalam negeri untuk memberikan dukungan kepada pihak Polri dan TNI.
Terlebih, meningkatkan keamanan di sektor usaha seperti di pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, restoran, dan pusat-pusat perdagangan lain yang mendatangkan pengunjung. Di mana, setiap manajemen disarankan meningkatkan pengawasan berupa deteksi dini sehingga dapat menghalau kejadian yang sama.
&quot;Kita akan mendukung pihak Polri untuk segera mengusut dan menangkap  kelompok pelaku bom ini sampai ke akar-akarnya sehingga dapat  menenangkan masyarakat. Dan yang paling penting, mampu meyakinkan  investor untuk tidak ragu menanamkan modalnya di Indonesia. Kami juga  mengajak kepada seluruh pelaku usaha agar tetap menjalankan berbagai  aktivitas usahanya sambil meningkatkan kewaspadaan di lokasi  masing-masing,&quot; kata dia.
Bom bunuh diri terjadi pada Minggu pagi (28/3/2021) di depan Gereja  Katedral, Makassar. Akibat kejadian itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur  Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meminta partisipasi masyarakat  untuk menghindari spekulasi dan hoaks. Warga juga diimbau meningkatkan  kewaspadaan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha mengutuk keras bom bunuh diri yang dilakukan kelompok tertentu di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengusaha menilai bom bunuh diri tersebut akan mempengaruhi iklim investasi di Indonesia, khususnya di daerah setempat.
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan, kejadian itu akan mempengaruhi iklim usaha dan investasi. Bahkan, mempengaruhi program pemerintah untuk menggaet sejumlah investor untuk masuk ke Indonesia.
Baca Juga: Peristiwa 29 Maret: Bom Bunuh Diri di Moskow Dilakukan 2 Wanita 
 
&quot;Dunia usaha sangat mengutuk keras kelompok yang melakukan bom di gereja Katedral, Makassar. Kejadian ini sangat kita sayangkan,&quot; ujar Sarman, Senin (29/3/2021).
Sikap terorisme itu sangat mengganggu upaya pemerintah dan masyarakat untuk keluar dari krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi Covid-19. Sebab, tak hanya mengganggu sektor bisnis, namun juga mempengaruhi ketertiban dan ketentraman masyarakat.
Baca Juga: Bom Makassar, KPAI Ingatkan Banyak Informasi Tak Layak Anak di Medsos
 
Sarman menyebut, semakin cepat aparat keamanan menuntaskan masalah tersebut, maka akan mempengaruhi psikologis investor untuk tidak ragu masuk dan berinvestasi di Indonesia. Karenanya, dia mengajak seluruh pelaku bisnis dalam negeri untuk memberikan dukungan kepada pihak Polri dan TNI.
Terlebih, meningkatkan keamanan di sektor usaha seperti di pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, restoran, dan pusat-pusat perdagangan lain yang mendatangkan pengunjung. Di mana, setiap manajemen disarankan meningkatkan pengawasan berupa deteksi dini sehingga dapat menghalau kejadian yang sama.
&quot;Kita akan mendukung pihak Polri untuk segera mengusut dan menangkap  kelompok pelaku bom ini sampai ke akar-akarnya sehingga dapat  menenangkan masyarakat. Dan yang paling penting, mampu meyakinkan  investor untuk tidak ragu menanamkan modalnya di Indonesia. Kami juga  mengajak kepada seluruh pelaku usaha agar tetap menjalankan berbagai  aktivitas usahanya sambil meningkatkan kewaspadaan di lokasi  masing-masing,&quot; kata dia.
Bom bunuh diri terjadi pada Minggu pagi (28/3/2021) di depan Gereja  Katedral, Makassar. Akibat kejadian itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur  Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meminta partisipasi masyarakat  untuk menghindari spekulasi dan hoaks. Warga juga diimbau meningkatkan  kewaspadaan.</content:encoded></item></channel></rss>
