<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG 'Kebakaran', Ini Biang Keroknya   </title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/278/2386348/ihsg-kebakaran-ini-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/278/2386348/ihsg-kebakaran-ini-biang-keroknya"/><item><title>IHSG 'Kebakaran', Ini Biang Keroknya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/278/2386348/ihsg-kebakaran-ini-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/278/2386348/ihsg-kebakaran-ini-biang-keroknya</guid><pubDate>Selasa 30 Maret 2021 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/30/278/2386348/ihsg-kebakaran-ini-biang-keroknya-uOKII6zUUG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/30/278/2386348/ihsg-kebakaran-ini-biang-keroknya-uOKII6zUUG.jpg</image><title>IHSG (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. IHSG tertekan 0,05% berada di level 6.163. Bahkan, gerak IHSG kian melemah 1,34% ke level 6.084.

Technical Analyst PT Indo Premier Sekuritas Mino menjelaskan, terkoreksinya sektor pertambangan membawa IHSG masih terus mengalami tekanan.

&amp;ldquo;Kemarin memang di awal-awal perdagangan indeks kita sempat menghijau. Tapi menjelang akhir perdagangan memang sektor pertambangan khususnya logam mineral ini mengalami tekanan yang luar biasa. Ini yang membuat sektor mining itu terkoreksi 2,1% dan yang membawa indeks itu akhirnya berakhir di zona merah. Jadi, di kita sendiri ini lebih spesifik ke harga komoditas,&amp;rdquo; tuturnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (30/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Turun Tipis ke Level 6.163&amp;nbsp;
Menurut dia, sentimen negatif dari sektor pertambangan khususnya mineral logam adalah terkait kesepakatan disuplainya 100 ribu juta ton bahan baku untuk baterai. Hal ini menyebabkan kekhawatiran market.

&amp;ldquo;Jadi membuat kekhawatiran bahwa supply market bahan baku baterai itu merendah. Ini membuat harga nikelnya sempat ke level 19.600 per ton di 19 Februari-an dan akhir-akhir ini turun ke level 16.300-an,&amp;rdquo; ujar Mino.

Lanjutnya, melemahnya sektor pertambangan khususnya logam mineral ini menjadi pengaruh yang spesifik bagi IHSG. Walaupun, ekspetasi global juga memberikan sedikit pengaruh terhadap pergerakan IHSG.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. IHSG tertekan 0,05% berada di level 6.163. Bahkan, gerak IHSG kian melemah 1,34% ke level 6.084.

Technical Analyst PT Indo Premier Sekuritas Mino menjelaskan, terkoreksinya sektor pertambangan membawa IHSG masih terus mengalami tekanan.

&amp;ldquo;Kemarin memang di awal-awal perdagangan indeks kita sempat menghijau. Tapi menjelang akhir perdagangan memang sektor pertambangan khususnya logam mineral ini mengalami tekanan yang luar biasa. Ini yang membuat sektor mining itu terkoreksi 2,1% dan yang membawa indeks itu akhirnya berakhir di zona merah. Jadi, di kita sendiri ini lebih spesifik ke harga komoditas,&amp;rdquo; tuturnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (30/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Turun Tipis ke Level 6.163&amp;nbsp;
Menurut dia, sentimen negatif dari sektor pertambangan khususnya mineral logam adalah terkait kesepakatan disuplainya 100 ribu juta ton bahan baku untuk baterai. Hal ini menyebabkan kekhawatiran market.

&amp;ldquo;Jadi membuat kekhawatiran bahwa supply market bahan baku baterai itu merendah. Ini membuat harga nikelnya sempat ke level 19.600 per ton di 19 Februari-an dan akhir-akhir ini turun ke level 16.300-an,&amp;rdquo; ujar Mino.

Lanjutnya, melemahnya sektor pertambangan khususnya logam mineral ini menjadi pengaruh yang spesifik bagi IHSG. Walaupun, ekspetasi global juga memberikan sedikit pengaruh terhadap pergerakan IHSG.</content:encoded></item></channel></rss>
