<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Perubahan Iklim, Sri Mulyani Bakal Ubah Skema Dana Transfer ke Daerah</title><description>Indonesia bekomitmen untuk mengatasi perubahan iklim</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/320/2386341/atasi-perubahan-iklim-sri-mulyani-bakal-ubah-skema-dana-transfer-ke-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/320/2386341/atasi-perubahan-iklim-sri-mulyani-bakal-ubah-skema-dana-transfer-ke-daerah"/><item><title>Atasi Perubahan Iklim, Sri Mulyani Bakal Ubah Skema Dana Transfer ke Daerah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/320/2386341/atasi-perubahan-iklim-sri-mulyani-bakal-ubah-skema-dana-transfer-ke-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/30/320/2386341/atasi-perubahan-iklim-sri-mulyani-bakal-ubah-skema-dana-transfer-ke-daerah</guid><pubDate>Selasa 30 Maret 2021 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/30/320/2386341/atasi-perubahan-iklim-sri-mulyani-bakal-ubah-skema-dana-transfer-ke-daerah-wFkFIhnfn9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/30/320/2386341/atasi-perubahan-iklim-sri-mulyani-bakal-ubah-skema-dana-transfer-ke-daerah-wFkFIhnfn9.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia bekomitmen untuk mengatasi perubahan iklim. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, Pemerintah Pusat juga menggandeng Pemerintah Daerah untuk mensukseskan penanganan isu perubahan iklim dengan penandaan anggaran perubahan iklim di tingkat daerah (Regional Climate Budget Tagging/RCBT) untuk sinkronisasi dokumen perencanaan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
&quot;Cara kita pelaksanankan komitmem terhadap climate change. Dana insetnif daerah juga mendukung pemerintah  mengelola sampah agar makin suistanbel dan friendly,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (30/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inggris Nilai Indonesia Negara Super Power dalam Penanggulangan Perubahan Iklim
Kata dia, APBN tidak bisa sendiri dalam mengantisipasi perubahan iklim yang saat ini terjadi di seluruh dunia. Adapun, Mantan Anggota Bank Dunia ini akan memperbaiki dana transfer daerah dalam mendanai untuk mengatasi program dampak perubahan iklim.
&quot;Di mana kita memperbaiki  transfer ke daerah dimana mendapatkan dukungan pemerintah daerah  dan owner ship tantangan perubahan iklim,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani-Janet Yellen Berbincang via Telepon, Begini Isi Pembicarannya
Indonesia berkomitmen menangani isu perubahan iklim melalui penyampaian dokumen Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia kepada UNFCCC. Sedangkan di dalam negeri, komitmen tercermin pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024 yang memasukkan aspek perubahan iklim ke dalam prioritas nasional ke 6 (PN-6).
&quot;Negara emerging yang cukip efektif dan kreatif dalam pembiayaan program climate change ini akan dikembangkan bagi Indonesia tidak hanya partisipasi climate change,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) memperkuat hubungan untuk menghadapi tantangan global, salah satunya perubahan iklim. Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen pun telah berkomunikasi via telepon untuk membahas kerjasama tersebut.
&quot;Saya dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen berbincang melalui telepon untuk membahas kerja sama antar negara dalam menghadapi berbagai isu tantangan global.&amp;#8291;,&quot; tulis Sri Mulyani.
OECD memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia akan membaik serta ekonomi AS juga akan meningkat tajam. Perbaikan ekonomi tersebut diharapkan berdampak positif bagi aktivitas ekonomi dan perdagangan dunia secara keseluruhan.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia bekomitmen untuk mengatasi perubahan iklim. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, Pemerintah Pusat juga menggandeng Pemerintah Daerah untuk mensukseskan penanganan isu perubahan iklim dengan penandaan anggaran perubahan iklim di tingkat daerah (Regional Climate Budget Tagging/RCBT) untuk sinkronisasi dokumen perencanaan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
&quot;Cara kita pelaksanankan komitmem terhadap climate change. Dana insetnif daerah juga mendukung pemerintah  mengelola sampah agar makin suistanbel dan friendly,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (30/3/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inggris Nilai Indonesia Negara Super Power dalam Penanggulangan Perubahan Iklim
Kata dia, APBN tidak bisa sendiri dalam mengantisipasi perubahan iklim yang saat ini terjadi di seluruh dunia. Adapun, Mantan Anggota Bank Dunia ini akan memperbaiki dana transfer daerah dalam mendanai untuk mengatasi program dampak perubahan iklim.
&quot;Di mana kita memperbaiki  transfer ke daerah dimana mendapatkan dukungan pemerintah daerah  dan owner ship tantangan perubahan iklim,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani-Janet Yellen Berbincang via Telepon, Begini Isi Pembicarannya
Indonesia berkomitmen menangani isu perubahan iklim melalui penyampaian dokumen Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia kepada UNFCCC. Sedangkan di dalam negeri, komitmen tercermin pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024 yang memasukkan aspek perubahan iklim ke dalam prioritas nasional ke 6 (PN-6).
&quot;Negara emerging yang cukip efektif dan kreatif dalam pembiayaan program climate change ini akan dikembangkan bagi Indonesia tidak hanya partisipasi climate change,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) memperkuat hubungan untuk menghadapi tantangan global, salah satunya perubahan iklim. Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen pun telah berkomunikasi via telepon untuk membahas kerjasama tersebut.
&quot;Saya dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen berbincang melalui telepon untuk membahas kerja sama antar negara dalam menghadapi berbagai isu tantangan global.&amp;#8291;,&quot; tulis Sri Mulyani.
OECD memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia akan membaik serta ekonomi AS juga akan meningkat tajam. Perbaikan ekonomi tersebut diharapkan berdampak positif bagi aktivitas ekonomi dan perdagangan dunia secara keseluruhan.</content:encoded></item></channel></rss>
