<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Matangkan Persiapan Pembukaan Pariwisata Bali, Sandiaga Uno Jaring Aspirasi Seluruh Pelaku Usaha Parekraf</title><description>Sandiaga Salahuddin Uno kembali menjalin kolaborasi dengan seluruh pelaku parekraf di Bali.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387072/matangkan-persiapan-pembukaan-pariwisata-bali-sandiaga-uno-jaring-aspirasi-seluruh-pelaku-usaha-parekraf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387072/matangkan-persiapan-pembukaan-pariwisata-bali-sandiaga-uno-jaring-aspirasi-seluruh-pelaku-usaha-parekraf"/><item><title>Matangkan Persiapan Pembukaan Pariwisata Bali, Sandiaga Uno Jaring Aspirasi Seluruh Pelaku Usaha Parekraf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387072/matangkan-persiapan-pembukaan-pariwisata-bali-sandiaga-uno-jaring-aspirasi-seluruh-pelaku-usaha-parekraf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387072/matangkan-persiapan-pembukaan-pariwisata-bali-sandiaga-uno-jaring-aspirasi-seluruh-pelaku-usaha-parekraf</guid><pubDate>Rabu 31 Maret 2021 12:49 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/31/320/2387072/matangkan-persiapan-pembukaan-pariwisata-bali-sandiaga-uno-jaring-aspirasi-seluruh-pelaku-usaha-parekraf-RbJVp0eq9y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Dokumentasi Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/31/320/2387072/matangkan-persiapan-pembukaan-pariwisata-bali-sandiaga-uno-jaring-aspirasi-seluruh-pelaku-usaha-parekraf-RbJVp0eq9y.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Dokumentasi Kemenparekraf)</title></images><description>BALI - Matangkan persiapan pembukaan kembali pariwisata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menjalin kolaborasi dengan seluruh pelaku parekraf di Bali.
Usulan yang disampaikan para pelaku usaha parekraf tersebut disampaikannya sebagai dasar penyusunan sejumlah kebijakan yang akan disodorkan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Sehingga, lanjutnya, pembukaan pariwisata Bali yang ditargetkan pada Juni-Juli 2021 mendatang memiliki landasan hukum yang diharapkan dapat dipatuhi seluruh pihak.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Kena Prank saat Kunker Ke Samosir
 
&quot;Hari ini baru saja kita menyelesaikan satu program kolaborasi dengan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang mewakili berbagai sektor, termasuk hotel dan restoran, taman rekreasi, pegiat lingkungan hidup dan digital nomad,&quot; ungkap Sandiaga Uno usai bertemu dengan para pelaku usaha di John Hardy Boutique &amp;amp; yang Gallery Seminyak, Badung, Bali pada Selasa (30/3/2021).
&quot;Kami menerima banyak sekali masukan, rencananya masukan ini akan kita gunakan untuk mempersiapkan pembukaan Bali kembali yang ditargetkan bulan Juni dan Juli 2021 mendatang,&quot; tambahnya.
Bersamaan dengan hal tersebut, Kemenparekraf diungkapkan Sandiaga Uno terus menyiapkan seluruh aspek, berkaitan dengan travel corridor arrangement.
Baca Juga:&amp;nbsp; Paparkan Capaian 90 Hari Kerja, Sandiaga Uno Sebut Tiga Pilar Mampu Bangkitkan Ekonomi Nasional 
 
Dirinya pun secara langsung telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi untuk segera merampungkan travel corridor arrangement, sehingga dapat segera disahkan oleh Jokowi.
&quot;Travel corridor sekarang masih dalam tahap finalisasi, semuanya dikoordinasi di bawah Ibu Menlu, dan kami melakukan penyiapan dari segi produk-produk wisata, penyiapan dari zona hijau (green zone), penyiapan daripada vaksinasi, terutama bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; papar Sandiaga Uno.
&quot;Dan juga tentunya penyiapan daripada yang sangat terpenting, itu adalah keamanan dan kenyamanan wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata yang diidentifikasi sebagai zona hijau, seperti Nusa Dua, Ubud dan Sanur,&quot; jelasnya.Lebih lanjut ditegaskan Sandiaga Uno, seluruh persiapan terus  dilakukan Kemenparekraf berkolaborasi dengan semua pihak. Dirinya pun  menyambut baik keputusan untuk meniadakan mudik Lebaran 1442 hijriah  mendatang. Sebab menurutnya, kebijakan tersebut salah satu upaya untuk  menekan angka covid-19.
&quot;Sehingga dalam situasi pra kondisi yang diperlukan untuk membuka  pariwisata kembali di bulan Juni dan Juli dengan angka covid-19 yang  terkendali,&quot; jelas Sandiaga Uno.
Kebijakan tersebut pun diakuinya sejalan dengan langkah vaksinasi  covid-19 terhadap sebanyak 2 juta masyarakat Bali yang ditargetkan  terlaksana sebelum bulan Juni-Juli 2021.
&quot;Saya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, optimis akan tercapai,&quot; ungkap Sandiaga Uno.
Sementara itu, Kepala Dinas Parekraf Bali, I Putu Astawa menyampaikan  apresiasi atas dedikasi serta besarnya perhatian Sandiaga Uno dalam  percepatan pemulihan sektor parekraf Bali. Kolaborasi yang dibangun  Sandiaga Uno, meliputi Kemenparekraf dengan Pemprov Bali serta seluruh  Kementerian dan Lembaga diyakininya dapat segera mengembalikan kejayaan  pariwisata Bali.
&quot;Saya mengapresiasi kepada Pak Menteri yang terus mengupayakan untuk kepentingan kami di Bali pak,&quot; ungkap I Putu Astawa.
&quot;Kita butuh kolaborasi dan Bapak Menteri telah mengambil  langkah-langkah yang sangat strategis, mulai dari kehadiran Bapak  Presiden untuk menyaksikan vaksinasi, menyiapkan CHSE, lalu  mengkoordinasikan dengan para menteri, itu semuanya untuk kepentingan  insan-insan pariwisata di Bali,&quot; paparnya.
&quot;Sekali lagi kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih,&quot; tutup I Putu Astawa.</description><content:encoded>BALI - Matangkan persiapan pembukaan kembali pariwisata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menjalin kolaborasi dengan seluruh pelaku parekraf di Bali.
Usulan yang disampaikan para pelaku usaha parekraf tersebut disampaikannya sebagai dasar penyusunan sejumlah kebijakan yang akan disodorkan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Sehingga, lanjutnya, pembukaan pariwisata Bali yang ditargetkan pada Juni-Juli 2021 mendatang memiliki landasan hukum yang diharapkan dapat dipatuhi seluruh pihak.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Kena Prank saat Kunker Ke Samosir
 
&quot;Hari ini baru saja kita menyelesaikan satu program kolaborasi dengan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang mewakili berbagai sektor, termasuk hotel dan restoran, taman rekreasi, pegiat lingkungan hidup dan digital nomad,&quot; ungkap Sandiaga Uno usai bertemu dengan para pelaku usaha di John Hardy Boutique &amp;amp; yang Gallery Seminyak, Badung, Bali pada Selasa (30/3/2021).
&quot;Kami menerima banyak sekali masukan, rencananya masukan ini akan kita gunakan untuk mempersiapkan pembukaan Bali kembali yang ditargetkan bulan Juni dan Juli 2021 mendatang,&quot; tambahnya.
Bersamaan dengan hal tersebut, Kemenparekraf diungkapkan Sandiaga Uno terus menyiapkan seluruh aspek, berkaitan dengan travel corridor arrangement.
Baca Juga:&amp;nbsp; Paparkan Capaian 90 Hari Kerja, Sandiaga Uno Sebut Tiga Pilar Mampu Bangkitkan Ekonomi Nasional 
 
Dirinya pun secara langsung telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi untuk segera merampungkan travel corridor arrangement, sehingga dapat segera disahkan oleh Jokowi.
&quot;Travel corridor sekarang masih dalam tahap finalisasi, semuanya dikoordinasi di bawah Ibu Menlu, dan kami melakukan penyiapan dari segi produk-produk wisata, penyiapan dari zona hijau (green zone), penyiapan daripada vaksinasi, terutama bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; papar Sandiaga Uno.
&quot;Dan juga tentunya penyiapan daripada yang sangat terpenting, itu adalah keamanan dan kenyamanan wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata yang diidentifikasi sebagai zona hijau, seperti Nusa Dua, Ubud dan Sanur,&quot; jelasnya.Lebih lanjut ditegaskan Sandiaga Uno, seluruh persiapan terus  dilakukan Kemenparekraf berkolaborasi dengan semua pihak. Dirinya pun  menyambut baik keputusan untuk meniadakan mudik Lebaran 1442 hijriah  mendatang. Sebab menurutnya, kebijakan tersebut salah satu upaya untuk  menekan angka covid-19.
&quot;Sehingga dalam situasi pra kondisi yang diperlukan untuk membuka  pariwisata kembali di bulan Juni dan Juli dengan angka covid-19 yang  terkendali,&quot; jelas Sandiaga Uno.
Kebijakan tersebut pun diakuinya sejalan dengan langkah vaksinasi  covid-19 terhadap sebanyak 2 juta masyarakat Bali yang ditargetkan  terlaksana sebelum bulan Juni-Juli 2021.
&quot;Saya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, optimis akan tercapai,&quot; ungkap Sandiaga Uno.
Sementara itu, Kepala Dinas Parekraf Bali, I Putu Astawa menyampaikan  apresiasi atas dedikasi serta besarnya perhatian Sandiaga Uno dalam  percepatan pemulihan sektor parekraf Bali. Kolaborasi yang dibangun  Sandiaga Uno, meliputi Kemenparekraf dengan Pemprov Bali serta seluruh  Kementerian dan Lembaga diyakininya dapat segera mengembalikan kejayaan  pariwisata Bali.
&quot;Saya mengapresiasi kepada Pak Menteri yang terus mengupayakan untuk kepentingan kami di Bali pak,&quot; ungkap I Putu Astawa.
&quot;Kita butuh kolaborasi dan Bapak Menteri telah mengambil  langkah-langkah yang sangat strategis, mulai dari kehadiran Bapak  Presiden untuk menyaksikan vaksinasi, menyiapkan CHSE, lalu  mengkoordinasikan dengan para menteri, itu semuanya untuk kepentingan  insan-insan pariwisata di Bali,&quot; paparnya.
&quot;Sekali lagi kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih,&quot; tutup I Putu Astawa.</content:encoded></item></channel></rss>
