<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Krisis Ekonomi Indonesia saat Ini Berbeda</title><description>dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, KNKG mempunyai posisi dan peran yang sangat strategis untuk  membantu Pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387438/menko-airlangga-krisis-ekonomi-indonesia-saat-ini-berbeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387438/menko-airlangga-krisis-ekonomi-indonesia-saat-ini-berbeda"/><item><title>Menko Airlangga: Krisis Ekonomi Indonesia saat Ini Berbeda</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387438/menko-airlangga-krisis-ekonomi-indonesia-saat-ini-berbeda</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/03/31/320/2387438/menko-airlangga-krisis-ekonomi-indonesia-saat-ini-berbeda</guid><pubDate>Rabu 31 Maret 2021 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/31/320/2387438/menko-airlangga-krisis-ekonomi-indonesia-saat-ini-berbeda-9AmP3sv0Ox.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Airlangga</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/31/320/2387438/menko-airlangga-krisis-ekonomi-indonesia-saat-ini-berbeda-9AmP3sv0Ox.jpg</image><title>Airlangga</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) mempunyai posisi dan peran yang sangat strategis untuk membantu Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
Adapun,KNKG dibentuk Pemerintah untuk mencapai tata kelola pemerintahan dan korporasi yang baik guna mendorong peningkatan kinerja perekonomian nasional. Mulanya, KNKG pertama kali dibentuk pada tahun 1999 sebagai respon dari krisis ekonomi dan keuangan pada tahun 1997/1998.
Baca juga: Bertemu Standard &amp;amp; Poor's, Menko Airlangga: Pemerintah Optimistis Ekonomi Segera Pulih
&amp;ldquo;Krisis yang sekarang ini berbeda dan Indonesia menangani relatif lebih baik dari negara lain dalam Negara G20. Ekonomi Indonesia terkontraksi 2,07 persen (yoy) pada tahun 2020 dan karena hal ini Indonesia banyak diapresiasi oleh lembaga-lembaga termasuk lembaga pemeringkat yang melihat bahwa Indonesia menyelesaikan persoalannya tidak sama dengan negara-negara lain,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga di Jakarta, Rabu (31/3/2021).
Selanjutnya, Menko Airlangga menambahkan bahwa Indonesia memiliki  cara yang berbeda dalam menangani pandemi COVID-19. Dengan cara yang tidak sama dengan negara lain itulah ekonomi Indonesia masih bisa bertahan dan diprediksi akan pulih lebih cepat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RI Jadi Tujuan Investasi Favorit, Menko Airlangga: Pemerintah Terus Dorong Kemudahan Berinvestasi
&quot;Adanya KNKG diharapkan dapat membantu Pemerintah tidak hanya di sektor pemerintahan tetapi juga di sektor BUMN dan swasta. Terpenting adalah sektor kesehatan yang tentunya sektor kesehatan tersebut dapat merevitalisasi perekonomian nasional,&quot; bebernya.Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga mengatakan bahwa dalam  masa pandemi yang penuh tantangan, sektor korporasi masih bisa bertahan  dan pada sektor UMKM dengan stimulus dari Pemerintah pada tahun 2020  masih bisa tumbuh. Hal ini membuktikan bahwa aktivitas masyarakat  sebagai penyangga perekonomian masih bisa terjaga selama masa pandemi.
&amp;ldquo;Kalau istilah Bapak Presiden adalah restart dan rebooting. Penting  untuk dilakukan transformasi perekonomian nasional. Jadi kalau ada  momentum, momentumnya adalah sekarang. Jadi, kita gunakan momentum  pandemi Covid-19 ini untuk melanjutkan pertumbuhan dengan cara yang  berbeda,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Dalam masa reformasi sruktural yang dilakukan Indonesia saat ini,  adanya KNKG juga diharapkan dapat memantau dan mengevaluasi penerapan  governansi dalam penyelenggaraan perijinan berusaha berbasis risiko di  tingkat pemerintah pusat maupun daerah sesuai amanat UU 11/2020 tentang  Cipta Kerja.
&amp;ldquo;KNKG periode ini berbeda karena harapan Pemerintah lebih besar.  Tidak hanya dari segi governance tetapi juga sosialisasi. Kami percaya  para profesional dan praktisi dengan melibatkan Eselon 1  Kementerian/Lembaga maka akses ke semua Kementerian terbuka. Dengan  demikian, saya ucapkan selamat bekerja,&amp;rdquo; pungkas Menko Airlangga.
Anggota Dewan Pengurus KNKG periode saat ini diketuai oleh Mardiasmo  dan komposisi anggota dewan mencakup pejabat terkait dan para praktisi  di bidangnya masing-masing, sehingga diharapkan KNKG dapat menghasilkan  pedoman yang implementatif dan bermanfaat bagi peningkatan governansi di  Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) mempunyai posisi dan peran yang sangat strategis untuk membantu Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
Adapun,KNKG dibentuk Pemerintah untuk mencapai tata kelola pemerintahan dan korporasi yang baik guna mendorong peningkatan kinerja perekonomian nasional. Mulanya, KNKG pertama kali dibentuk pada tahun 1999 sebagai respon dari krisis ekonomi dan keuangan pada tahun 1997/1998.
Baca juga: Bertemu Standard &amp;amp; Poor's, Menko Airlangga: Pemerintah Optimistis Ekonomi Segera Pulih
&amp;ldquo;Krisis yang sekarang ini berbeda dan Indonesia menangani relatif lebih baik dari negara lain dalam Negara G20. Ekonomi Indonesia terkontraksi 2,07 persen (yoy) pada tahun 2020 dan karena hal ini Indonesia banyak diapresiasi oleh lembaga-lembaga termasuk lembaga pemeringkat yang melihat bahwa Indonesia menyelesaikan persoalannya tidak sama dengan negara-negara lain,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga di Jakarta, Rabu (31/3/2021).
Selanjutnya, Menko Airlangga menambahkan bahwa Indonesia memiliki  cara yang berbeda dalam menangani pandemi COVID-19. Dengan cara yang tidak sama dengan negara lain itulah ekonomi Indonesia masih bisa bertahan dan diprediksi akan pulih lebih cepat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RI Jadi Tujuan Investasi Favorit, Menko Airlangga: Pemerintah Terus Dorong Kemudahan Berinvestasi
&quot;Adanya KNKG diharapkan dapat membantu Pemerintah tidak hanya di sektor pemerintahan tetapi juga di sektor BUMN dan swasta. Terpenting adalah sektor kesehatan yang tentunya sektor kesehatan tersebut dapat merevitalisasi perekonomian nasional,&quot; bebernya.Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga mengatakan bahwa dalam  masa pandemi yang penuh tantangan, sektor korporasi masih bisa bertahan  dan pada sektor UMKM dengan stimulus dari Pemerintah pada tahun 2020  masih bisa tumbuh. Hal ini membuktikan bahwa aktivitas masyarakat  sebagai penyangga perekonomian masih bisa terjaga selama masa pandemi.
&amp;ldquo;Kalau istilah Bapak Presiden adalah restart dan rebooting. Penting  untuk dilakukan transformasi perekonomian nasional. Jadi kalau ada  momentum, momentumnya adalah sekarang. Jadi, kita gunakan momentum  pandemi Covid-19 ini untuk melanjutkan pertumbuhan dengan cara yang  berbeda,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Dalam masa reformasi sruktural yang dilakukan Indonesia saat ini,  adanya KNKG juga diharapkan dapat memantau dan mengevaluasi penerapan  governansi dalam penyelenggaraan perijinan berusaha berbasis risiko di  tingkat pemerintah pusat maupun daerah sesuai amanat UU 11/2020 tentang  Cipta Kerja.
&amp;ldquo;KNKG periode ini berbeda karena harapan Pemerintah lebih besar.  Tidak hanya dari segi governance tetapi juga sosialisasi. Kami percaya  para profesional dan praktisi dengan melibatkan Eselon 1  Kementerian/Lembaga maka akses ke semua Kementerian terbuka. Dengan  demikian, saya ucapkan selamat bekerja,&amp;rdquo; pungkas Menko Airlangga.
Anggota Dewan Pengurus KNKG periode saat ini diketuai oleh Mardiasmo  dan komposisi anggota dewan mencakup pejabat terkait dan para praktisi  di bidangnya masing-masing, sehingga diharapkan KNKG dapat menghasilkan  pedoman yang implementatif dan bermanfaat bagi peningkatan governansi di  Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
