<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PMI Manufaktur Indonesia Sentuh Rekor Tertinggi dalam 10 Tahun</title><description>Industri pengolahan nonmigas di tanah air makin menunjukkan peningkatan  menuju pemulihan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2021 ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387777/pmi-manufaktur-indonesia-sentuh-rekor-tertinggi-dalam-10-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387777/pmi-manufaktur-indonesia-sentuh-rekor-tertinggi-dalam-10-tahun"/><item><title>PMI Manufaktur Indonesia Sentuh Rekor Tertinggi dalam 10 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387777/pmi-manufaktur-indonesia-sentuh-rekor-tertinggi-dalam-10-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387777/pmi-manufaktur-indonesia-sentuh-rekor-tertinggi-dalam-10-tahun</guid><pubDate>Kamis 01 April 2021 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/01/320/2387777/pmi-manufaktur-indonesia-sentuh-rekor-tertinggi-dalam-10-tahun-1j1Qd4ePMG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/01/320/2387777/pmi-manufaktur-indonesia-sentuh-rekor-tertinggi-dalam-10-tahun-1j1Qd4ePMG.jpg</image><title>Pabrik (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Industri pengolahan nonmigas di tanah air makin menunjukkan peningkatan menuju pemulihan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2021 ini. Hal ini tercermin dari capaian Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 yang berada di level 53,2.

Angka tersebut meningkat sebesar 2,3 poin dari Februari 2021 yang sebesar 50,9. Peningkatan PMI manufaktur Maret 2021 menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, sejak survei ini dimulai pada April 2011. &amp;ldquo;Ini hasil jerih payah para pelaku industri, sedangkan kami di pemerintah all out untuk support mereka. Terbukti, selama 5 bulan berturut-turut, PMI Indonesia menunjukkan ekspansi,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasamita di Jakarta, Kamis (1/4/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Covid-19 Masih Jadi Penghambat Produktivitas Manufaktur Indonesia 
Ia menuturkan, ketika pandemi Covid-19 menghantam perekonomian tanah air, pemerintah menggodok kebijakan dan stimulus untuk membangkitkan gairah pelaku usaha. &amp;ldquo;Di tengah masa-masa sulit, kenaikan yang sangat signifikan ini menunjukkan bahwa rebound-nya ekonomi Indonesia akan semakin cepat,&amp;rdquo; ungkapnya.

Menperin menambahkan, di kawasan ASEAN, Indonesia memiliki performa paling baik selama 5 bulan terakhir. Diharapkan, hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Masuk Fase Ekspansif, Industri Manufaktur Bakal Tumbuh Positif di 2021
Pemerintah telah memberikan berbagai stimulus agar sektor manufaktur cepat ekspansif dan terus menunjukkan pertumbuhan positif. Salah satunya melalui insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor. &amp;ldquo;Kebijakan ini terbukti meningkatkan confidence para pelaku industri dan mendorong daya beli masyarakat,&amp;rdquo; papar Agus.Guna mendorong penjualan kendaraan bermotor produksi dalam negeri,  pemerintah telah memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah  Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2021  untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500  cc. Kebijakan tersebut juga akan diperluas hingga kendaraan dengan  kapasitas mesin 2.500 cc mulai 1 April ini.

Hingga akhir Maret 2021, telah terjadi peningkatan penjualan cukup  signifikan untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai  1.500 CC, yaitu sekitar 140% dari penjualan bulan Februari 2021. &amp;ldquo;Dengan  penerapan kebijakan relaksasi PPnBM-DTP, kinerja produksi kendaraan  roda empat atau lebih pada periode Januari-Februari 2021, tercatat  sebesar 152 ribu unit, dan penjualan (wholesales) sebesar 102 ribu unit  untuk periode yang sama&amp;rdquo; jelas Menperin.

Direktur Ekonomi IHS Markit Andrew Harker menggaris bawahi tiga poin  penting terkait kenaikan signifikan PMI Indonesia pada Maret 2021.  Pertama, kenaikan paling tajam pada output dan pesanan baru selama  survei satu dekade, ketenagakerjaan menjadi stabil, serta kenaikan  tercepat pada biaya input sejak Oktober 2018.

&amp;ldquo;Sektor manufaktur Indonesia mengakhiri kuartal pertama tahun ini di  posisi tinggi, perusahaan meningkatkan produksinya untuk menanggapi  masuknya pesanan baru paling kuat dalam survei selama satu dekade,&amp;rdquo;  jelasnya.

Andrew menambahkan, tercatat rekor perbaikan pada sektor kesehatan  yang dipacu dengan permintaan baru dan output. &amp;ldquo;Sejauh ini, keduanya  naik pada kisaran terbesar dalam periode survei satu dekade. Produksi  naik selama lima bulan berturut-turut, dengan panelis umumnya mengaitkan  ekspansi terkini dengan kenaikan permintaan baru,&amp;rdquo; imbuhnya.

Sebelumnya, PMI manufaktur Indonesia pada Januari 2021 telah  melampaui capaian PMI manufaktur Vietnam (51,3), Thailand (49,0), dan  Malaysia (48,9). Sementara itu, PMI manufaktur ASEAN pada awal tahun ini  berada di level 51,4. Bahkan, PMI manufaktur China mengalami penurunan  ke titik 51,3 dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 51,9.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri pengolahan nonmigas di tanah air makin menunjukkan peningkatan menuju pemulihan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2021 ini. Hal ini tercermin dari capaian Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 yang berada di level 53,2.

Angka tersebut meningkat sebesar 2,3 poin dari Februari 2021 yang sebesar 50,9. Peningkatan PMI manufaktur Maret 2021 menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, sejak survei ini dimulai pada April 2011. &amp;ldquo;Ini hasil jerih payah para pelaku industri, sedangkan kami di pemerintah all out untuk support mereka. Terbukti, selama 5 bulan berturut-turut, PMI Indonesia menunjukkan ekspansi,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasamita di Jakarta, Kamis (1/4/2021)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Covid-19 Masih Jadi Penghambat Produktivitas Manufaktur Indonesia 
Ia menuturkan, ketika pandemi Covid-19 menghantam perekonomian tanah air, pemerintah menggodok kebijakan dan stimulus untuk membangkitkan gairah pelaku usaha. &amp;ldquo;Di tengah masa-masa sulit, kenaikan yang sangat signifikan ini menunjukkan bahwa rebound-nya ekonomi Indonesia akan semakin cepat,&amp;rdquo; ungkapnya.

Menperin menambahkan, di kawasan ASEAN, Indonesia memiliki performa paling baik selama 5 bulan terakhir. Diharapkan, hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Masuk Fase Ekspansif, Industri Manufaktur Bakal Tumbuh Positif di 2021
Pemerintah telah memberikan berbagai stimulus agar sektor manufaktur cepat ekspansif dan terus menunjukkan pertumbuhan positif. Salah satunya melalui insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor. &amp;ldquo;Kebijakan ini terbukti meningkatkan confidence para pelaku industri dan mendorong daya beli masyarakat,&amp;rdquo; papar Agus.Guna mendorong penjualan kendaraan bermotor produksi dalam negeri,  pemerintah telah memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah  Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2021  untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500  cc. Kebijakan tersebut juga akan diperluas hingga kendaraan dengan  kapasitas mesin 2.500 cc mulai 1 April ini.

Hingga akhir Maret 2021, telah terjadi peningkatan penjualan cukup  signifikan untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai  1.500 CC, yaitu sekitar 140% dari penjualan bulan Februari 2021. &amp;ldquo;Dengan  penerapan kebijakan relaksasi PPnBM-DTP, kinerja produksi kendaraan  roda empat atau lebih pada periode Januari-Februari 2021, tercatat  sebesar 152 ribu unit, dan penjualan (wholesales) sebesar 102 ribu unit  untuk periode yang sama&amp;rdquo; jelas Menperin.

Direktur Ekonomi IHS Markit Andrew Harker menggaris bawahi tiga poin  penting terkait kenaikan signifikan PMI Indonesia pada Maret 2021.  Pertama, kenaikan paling tajam pada output dan pesanan baru selama  survei satu dekade, ketenagakerjaan menjadi stabil, serta kenaikan  tercepat pada biaya input sejak Oktober 2018.

&amp;ldquo;Sektor manufaktur Indonesia mengakhiri kuartal pertama tahun ini di  posisi tinggi, perusahaan meningkatkan produksinya untuk menanggapi  masuknya pesanan baru paling kuat dalam survei selama satu dekade,&amp;rdquo;  jelasnya.

Andrew menambahkan, tercatat rekor perbaikan pada sektor kesehatan  yang dipacu dengan permintaan baru dan output. &amp;ldquo;Sejauh ini, keduanya  naik pada kisaran terbesar dalam periode survei satu dekade. Produksi  naik selama lima bulan berturut-turut, dengan panelis umumnya mengaitkan  ekspansi terkini dengan kenaikan permintaan baru,&amp;rdquo; imbuhnya.

Sebelumnya, PMI manufaktur Indonesia pada Januari 2021 telah  melampaui capaian PMI manufaktur Vietnam (51,3), Thailand (49,0), dan  Malaysia (48,9). Sementara itu, PMI manufaktur ASEAN pada awal tahun ini  berada di level 51,4. Bahkan, PMI manufaktur China mengalami penurunan  ke titik 51,3 dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 51,9.</content:encoded></item></channel></rss>
