<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub: Pemerintah Gandeng Bank Dunia Siapkan Peta Jalan Mobil Listrik</title><description>Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah tengah menyusun peta jalan mobil listrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387977/menhub-pemerintah-gandeng-bank-dunia-siapkan-peta-jalan-mobil-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387977/menhub-pemerintah-gandeng-bank-dunia-siapkan-peta-jalan-mobil-listrik"/><item><title>Menhub: Pemerintah Gandeng Bank Dunia Siapkan Peta Jalan Mobil Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387977/menhub-pemerintah-gandeng-bank-dunia-siapkan-peta-jalan-mobil-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/320/2387977/menhub-pemerintah-gandeng-bank-dunia-siapkan-peta-jalan-mobil-listrik</guid><pubDate>Kamis 01 April 2021 16:59 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/01/320/2387977/menhub-pemerintah-gandeng-bank-dunia-siapkan-peta-jalan-mobil-listrik-Stv1pL0Z6u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/01/320/2387977/menhub-pemerintah-gandeng-bank-dunia-siapkan-peta-jalan-mobil-listrik-Stv1pL0Z6u.jpg</image><title>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah tengah menyusun peta jalan untuk mengimplementasikan e-mobility bekerja sama dengan Bank Dunia.
&amp;ldquo;Kami tengah menyiapkan draf road map implementasi e-mobility, program transportasi massal berbasis listrik di Indonesia bersama dengan World Bank yang akan dimulai di Bandung, Surabaya, dan Medan sebagai pilot project,&amp;rdquo; kata Menhub Budi Karya dalam diskusi daring &quot;Disrupting the Fueling Network: Electric Vehicles &amp;amp; Smart Transportation&quot; di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: Ada IBC, RI Targetkan Produksi Baterai 140 GWh pada 2030
 
Menhub Budi Karya mengatakan pemerintah berkomitmen untuk memasifkan penggunaan kendaraan listrik di seluruh Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program National E-Mobility Plan, yakni penggunaan bus listrik yang beroperasi di Tanah Air.
Program tersebut, lanjut Menhub, merupakan upaya pemerintah dalam mengakselerasi percepatan pengembangan kendaraan listrik, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
Baca Juga: Erick Thohir Sebut Indonesia Battery Corporation Masih Kertas, Kapan Produksi Mobil Listrik?
 
&amp;ldquo;Saya sampaikan kebijakan pemerintah saat ini juga mendorong penggunaan bus, angkutan kota, hingga kendaraan pribadi yang berbasis listrik,&amp;rdquo; ujar Menhub Budi Karya.
Tidak hanya itu, kata dia, guna mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah juga menawarkan kerja sama kepada pihak swasta untuk menjadi investor dalam membangun fasilitas uji kendaraan atau proving ground.
Dalam rangka memenuhi semua persyaratan teknis dan kelayakan jalan  kendaraan listrik berstandar global, pemerintah menawarkan skema  Kerjasama Pemerintah dengan Dunia Usaha (KPBU).
Menhub berharap upaya-upaya tersebut mampu mendorong pengembangan industri otomasi di dalam negeri.
&amp;ldquo;Khususnya kendaraan listrik, harapannya mampu meningkatkan daya  saing produksi seiring dengan basis pasar tidak hanya di Asia Tenggara,  tetapi juga di internasional,&amp;rdquo; ujar Menhub Budi Karya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah tengah menyusun peta jalan untuk mengimplementasikan e-mobility bekerja sama dengan Bank Dunia.
&amp;ldquo;Kami tengah menyiapkan draf road map implementasi e-mobility, program transportasi massal berbasis listrik di Indonesia bersama dengan World Bank yang akan dimulai di Bandung, Surabaya, dan Medan sebagai pilot project,&amp;rdquo; kata Menhub Budi Karya dalam diskusi daring &quot;Disrupting the Fueling Network: Electric Vehicles &amp;amp; Smart Transportation&quot; di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: Ada IBC, RI Targetkan Produksi Baterai 140 GWh pada 2030
 
Menhub Budi Karya mengatakan pemerintah berkomitmen untuk memasifkan penggunaan kendaraan listrik di seluruh Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program National E-Mobility Plan, yakni penggunaan bus listrik yang beroperasi di Tanah Air.
Program tersebut, lanjut Menhub, merupakan upaya pemerintah dalam mengakselerasi percepatan pengembangan kendaraan listrik, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
Baca Juga: Erick Thohir Sebut Indonesia Battery Corporation Masih Kertas, Kapan Produksi Mobil Listrik?
 
&amp;ldquo;Saya sampaikan kebijakan pemerintah saat ini juga mendorong penggunaan bus, angkutan kota, hingga kendaraan pribadi yang berbasis listrik,&amp;rdquo; ujar Menhub Budi Karya.
Tidak hanya itu, kata dia, guna mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah juga menawarkan kerja sama kepada pihak swasta untuk menjadi investor dalam membangun fasilitas uji kendaraan atau proving ground.
Dalam rangka memenuhi semua persyaratan teknis dan kelayakan jalan  kendaraan listrik berstandar global, pemerintah menawarkan skema  Kerjasama Pemerintah dengan Dunia Usaha (KPBU).
Menhub berharap upaya-upaya tersebut mampu mendorong pengembangan industri otomasi di dalam negeri.
&amp;ldquo;Khususnya kendaraan listrik, harapannya mampu meningkatkan daya  saing produksi seiring dengan basis pasar tidak hanya di Asia Tenggara,  tetapi juga di internasional,&amp;rdquo; ujar Menhub Budi Karya.</content:encoded></item></channel></rss>
