<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakai Kompor Listrik Vs LPG, Lebih Hemat Mana Bund?</title><description>Penggunaan kompor listrik ternyata lebih hemat dibandingkan dengan kompor gas elpiji.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/622/2387846/pakai-kompor-listrik-vs-lpg-lebih-hemat-mana-bund</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/622/2387846/pakai-kompor-listrik-vs-lpg-lebih-hemat-mana-bund"/><item><title>Pakai Kompor Listrik Vs LPG, Lebih Hemat Mana Bund?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/622/2387846/pakai-kompor-listrik-vs-lpg-lebih-hemat-mana-bund</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/01/622/2387846/pakai-kompor-listrik-vs-lpg-lebih-hemat-mana-bund</guid><pubDate>Kamis 01 April 2021 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/01/622/2387846/pakai-kompor-listrik-vs-lpg-lebih-hemat-mana-bund-RxBPfozcFr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gas elpiji (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/01/622/2387846/pakai-kompor-listrik-vs-lpg-lebih-hemat-mana-bund-RxBPfozcFr.jpg</image><title>Gas elpiji (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penggunaan kompor listrik ternyata lebih hemat dibandingkan dengan kompor gas elpiji. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, penghematan dari penggunaan kompor induksi listrik bisa sebesar 10-15%.
&quot;Penghematannya itu bisa 10-15% dengan energi yang sama. Misalnya, memanaskan air 1 liter dengan kompor listrik dan kompor LPG itu setelah dihitung hemat 10-15%,&quot; ujarnya ketika dihubungi, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: ESDM Belum Putuskan soal Perubahan Penyaluran Elpiji Subsidi
 
Menurut dia, penggunaan kompor induksi listrik secara masif dapat meningkatkan kenaikan pertumbuhan konsumsi listrik ke depannya. Namun, penghematan subsidi LPG belum tentu terjadi. Hal ini karena masyarakat belum terbiasa menggunakan kompor listrik.
Baca Juga: 6 Fakta Harga Patokan Elpiji 3 Kg, Begini Perhitungannya
&quot;Saat ini banyak peralatan masak listrik seperti teko listrik, microwave, digital fyer yang fungsinya sama seperti penggorengan. Itu sudah banyak dilakukan masyarakat urban. Jadi tidak semua menggunakan kompor induksi listrik,&quot; tuturnya.Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  mengatakan, penggunaan kompor listrik justru menguntungkan masyarakat.  Jika 15 juta kompor terpakai maka penghematan yang luar biasa dalam  menekan kompor LPG.
&quot;Rakyat diuntungkan yang rata-rata biaya masak di rumah Rp147.000, jadi Rp118.000 per bulan, hemat lagi 20%,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penggunaan kompor listrik ternyata lebih hemat dibandingkan dengan kompor gas elpiji. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, penghematan dari penggunaan kompor induksi listrik bisa sebesar 10-15%.
&quot;Penghematannya itu bisa 10-15% dengan energi yang sama. Misalnya, memanaskan air 1 liter dengan kompor listrik dan kompor LPG itu setelah dihitung hemat 10-15%,&quot; ujarnya ketika dihubungi, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: ESDM Belum Putuskan soal Perubahan Penyaluran Elpiji Subsidi
 
Menurut dia, penggunaan kompor induksi listrik secara masif dapat meningkatkan kenaikan pertumbuhan konsumsi listrik ke depannya. Namun, penghematan subsidi LPG belum tentu terjadi. Hal ini karena masyarakat belum terbiasa menggunakan kompor listrik.
Baca Juga: 6 Fakta Harga Patokan Elpiji 3 Kg, Begini Perhitungannya
&quot;Saat ini banyak peralatan masak listrik seperti teko listrik, microwave, digital fyer yang fungsinya sama seperti penggorengan. Itu sudah banyak dilakukan masyarakat urban. Jadi tidak semua menggunakan kompor induksi listrik,&quot; tuturnya.Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  mengatakan, penggunaan kompor listrik justru menguntungkan masyarakat.  Jika 15 juta kompor terpakai maka penghematan yang luar biasa dalam  menekan kompor LPG.
&quot;Rakyat diuntungkan yang rata-rata biaya masak di rumah Rp147.000, jadi Rp118.000 per bulan, hemat lagi 20%,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
