<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir hingga Mendag Lutfi ke China, Tawarkan Proyek Baterai Listrik</title><description>Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama bilateral dengan sejumlah negara. Saat ini delegasi Indonesia tengah berada di Fujian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/02/320/2388357/erick-thohir-hingga-mendag-lutfi-ke-china-tawarkan-proyek-baterai-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/02/320/2388357/erick-thohir-hingga-mendag-lutfi-ke-china-tawarkan-proyek-baterai-listrik"/><item><title>Erick Thohir hingga Mendag Lutfi ke China, Tawarkan Proyek Baterai Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/02/320/2388357/erick-thohir-hingga-mendag-lutfi-ke-china-tawarkan-proyek-baterai-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/02/320/2388357/erick-thohir-hingga-mendag-lutfi-ke-china-tawarkan-proyek-baterai-listrik</guid><pubDate>Jum'at 02 April 2021 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/02/320/2388357/erick-thohir-hingga-mendag-lutfi-ke-china-tawarkan-proyek-baterai-listrik-rudDeQSG9v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/02/320/2388357/erick-thohir-hingga-mendag-lutfi-ke-china-tawarkan-proyek-baterai-listrik-rudDeQSG9v.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama bilateral dengan sejumlah negara. Saat ini delegasi Indonesia tengah berada di Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Utusan Indonesia itu terdiri dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Kabar kunjungan itu disampaikan langsung Erick Thohir melalui akun sosial medianya.
Baca Juga: Menhub: Pemerintah Gandeng Bank Dunia Siapkan Peta Jalan Mobil Listrik
 
&quot;Selamat pagi, hari ini bersama Menlu, Ibu @retno_marsudi dan Mendag, Pak Lutfi, berada di Fujian, RRT, untuk melakukan beberapa pertemuan bilateral,&quot; ujar Erick, Jumat (2/4/2021).
Dari keterangan, Mantan Bos Inter Milan itu tengah mengulas kembali materi yang nantinya disampaikan saat pertemuan dengan otoritas setempat. &quot;Sebelumnya, review kembali materi-materi yang akan digunakan untuk rapat agar kegiatan hari ini berjalan lancar,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp; Ada IBC, RI Targetkan Produksi Baterai 140 GWh pada 2030
 
Erick pernah membocorkan agenda kerja sama bilateral Indonesia dengan sejumlah negara mitra. Dalam kesempatan lain, dia mengutarakan pihaknya berupaya menggaet sejumlah investor asing untuk menjadi mitra Indonesia Battery Holding (IBH) atau Indonesia Battery Corporation (IBC).
IBC sendiri baru saja diresmikan Kementerian BUMN pada Jumat, pekan keempat Maret 2021. Dimana, holding ini dipercayakan akan mengelola industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri.
Holding ini terdiri dari Mining and Industry Indonesia atau MIND ID,  PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang (Antam)  Tbk, dengan masing-masing kepemilikan saham 25%. IBH sendiri akan  difokuskan pada rantai pasok (value chain) baterai listrik.
Tak hanya China, targetnya sejak April tahun ini, delegasi akan  mengunjungi Amerika Serikat dan Jepang. &quot;Pertengahan April Pak Menko,  saya dan Mendag, juga kami akan ke Amerika. Salah satunya melihat  potensi kerjasama dengan pihak di AS. Kami ada rencana mendatangi negeri  Jepang yang ingin bicara hal yang sama,&quot; tutur dia.
Saat ini, pemerintah sudah memfinalisasikan negosiasi dengan dua  produsen baterai dunia, yakni LG Chem Ltd dan Contemporary Amperex  Technology Co. Ltd (CATL). Kedua perusahaan itu sepakat menjadi mitra  kerja IBC untuk memproduksi baterai untuk kendaraan listrik.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama bilateral dengan sejumlah negara. Saat ini delegasi Indonesia tengah berada di Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Utusan Indonesia itu terdiri dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Kabar kunjungan itu disampaikan langsung Erick Thohir melalui akun sosial medianya.
Baca Juga: Menhub: Pemerintah Gandeng Bank Dunia Siapkan Peta Jalan Mobil Listrik
 
&quot;Selamat pagi, hari ini bersama Menlu, Ibu @retno_marsudi dan Mendag, Pak Lutfi, berada di Fujian, RRT, untuk melakukan beberapa pertemuan bilateral,&quot; ujar Erick, Jumat (2/4/2021).
Dari keterangan, Mantan Bos Inter Milan itu tengah mengulas kembali materi yang nantinya disampaikan saat pertemuan dengan otoritas setempat. &quot;Sebelumnya, review kembali materi-materi yang akan digunakan untuk rapat agar kegiatan hari ini berjalan lancar,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp; Ada IBC, RI Targetkan Produksi Baterai 140 GWh pada 2030
 
Erick pernah membocorkan agenda kerja sama bilateral Indonesia dengan sejumlah negara mitra. Dalam kesempatan lain, dia mengutarakan pihaknya berupaya menggaet sejumlah investor asing untuk menjadi mitra Indonesia Battery Holding (IBH) atau Indonesia Battery Corporation (IBC).
IBC sendiri baru saja diresmikan Kementerian BUMN pada Jumat, pekan keempat Maret 2021. Dimana, holding ini dipercayakan akan mengelola industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri.
Holding ini terdiri dari Mining and Industry Indonesia atau MIND ID,  PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang (Antam)  Tbk, dengan masing-masing kepemilikan saham 25%. IBH sendiri akan  difokuskan pada rantai pasok (value chain) baterai listrik.
Tak hanya China, targetnya sejak April tahun ini, delegasi akan  mengunjungi Amerika Serikat dan Jepang. &quot;Pertengahan April Pak Menko,  saya dan Mendag, juga kami akan ke Amerika. Salah satunya melihat  potensi kerjasama dengan pihak di AS. Kami ada rencana mendatangi negeri  Jepang yang ingin bicara hal yang sama,&quot; tutur dia.
Saat ini, pemerintah sudah memfinalisasikan negosiasi dengan dua  produsen baterai dunia, yakni LG Chem Ltd dan Contemporary Amperex  Technology Co. Ltd (CATL). Kedua perusahaan itu sepakat menjadi mitra  kerja IBC untuk memproduksi baterai untuk kendaraan listrik.</content:encoded></item></channel></rss>
