<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM: Penyebab Kebakaran Tangki Kilang Balongan Masih Diinvestigasi</title><description>Arifin Tasrif mengatakan untuk penyebab kebakaran tangki di Kilang  Pertamina Balongan,&amp;nbsp; masih dalam proses  investigasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/320/2388818/menteri-esdm-penyebab-kebakaran-tangki-kilang-balongan-masih-diinvestigasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/320/2388818/menteri-esdm-penyebab-kebakaran-tangki-kilang-balongan-masih-diinvestigasi"/><item><title>Menteri ESDM: Penyebab Kebakaran Tangki Kilang Balongan Masih Diinvestigasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/320/2388818/menteri-esdm-penyebab-kebakaran-tangki-kilang-balongan-masih-diinvestigasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/320/2388818/menteri-esdm-penyebab-kebakaran-tangki-kilang-balongan-masih-diinvestigasi</guid><pubDate>Sabtu 03 April 2021 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/03/320/2388818/menteri-esdm-penyebab-kebakaran-tangki-kilang-balongan-masih-diinvestigasi-cecODmKugn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Kilang Minyak Balongan (Foto: Fathnur/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/03/320/2388818/menteri-esdm-penyebab-kebakaran-tangki-kilang-balongan-masih-diinvestigasi-cecODmKugn.jpg</image><title>Kebakaran Kilang Minyak Balongan (Foto: Fathnur/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan untuk penyebab kebakaran tangki di Kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih dalam proses investigasi, baik dari internal maupun eksternal.
Arifin Tasrif meminta agar PT Pertamina melakukan evlauasi pasca terjadinya ledakan dan kebakaran, di tangki kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Dijelaskannya, pihak Pertamina bisa belajar dari insiden tersebut, khususnya terkait hal-hal apa saja yang diperlukan diperlukan dari sistem pengamanan kilangnya. Selain itu, pemasangan instalasi unit pengamanan harus mengacu pada teknologi baru yang saat ini dipakai.
Baca Juga: Jangan Panik, BBM Tak Akan Langka meski Kilang Minyak Balongan Kebakaran
&quot;Kami minta lakukan evaluasi, dan lalukan langkah pemasangan instalasi unit pengamanan mengacu teknologi baru yang saat ini dipakai,&quot; kata Arifin kepada wartawan, Sabtu (3/4/2021).
Selain masalah keamanan, Arifin juga meminta supaya pihak Pertamina kembali menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar. Sehingga, apabila ada indikasi yang diperkirakan bisa membahayakan, maka persiapan antisipasi lebih dini dapat dilakukan dengan cepat, agar bisa menjaga keselamatan.
Baca Juga: Kilang Balongan Kebakaran Lagi, Pertamina: Proses Pendinginan Terus Dilakukan
Sedangkan untuk masalah ganti rugi bagi masyarakat terdampak maupun korban lainnya, ia menjamin Pertamina akan memberikan kompensasi baik berupa fisik maupun perawatan healing.
&quot;Beberapa mengalami luka cukup serius. Kita harapkan bisa membaik dan bisa segera keluar dari unit perawatan khusus,&quot; ujarnya.
 


Sementara itu, hingga kini upaya investigasi untuk mencari tahu  penyebab insiden ledakan dan kebakaran tangki kilang minyak PT Pertamina  RU VI Balongan terus dilakukan. Investigasi ini, tutur dia, melibatkan  tim internal dari Pertamina serta pihak eksternal. Termasuk Kementrian  ESDM.
Dia menambahkan, kobaran api yang kembali muncul di salah satu tangki  pada Kamis 1 April 2021 lalu, disebabkan karena minyak dalam tangki  tersebut masih panas, serta terbukanya permukaan cairan. Sehingga,  berkontak dengan udara.
Saat ini, sambungnya, kobaran api di tangki tersebut telah  dipadamkan, serta petugas dari Pertamina sedang melakukan proses  pendinginan di lokasi kebakaran.
&quot;Allhamdulilah api bisa dikendalikan, dipadamkan. Sekarang sedang  dalam tahap proses penyelesaian. Masih dilakukan pemadamam yang  ofensif,&quot; ucap dia.
 
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan untuk penyebab kebakaran tangki di Kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih dalam proses investigasi, baik dari internal maupun eksternal.
Arifin Tasrif meminta agar PT Pertamina melakukan evlauasi pasca terjadinya ledakan dan kebakaran, di tangki kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Dijelaskannya, pihak Pertamina bisa belajar dari insiden tersebut, khususnya terkait hal-hal apa saja yang diperlukan diperlukan dari sistem pengamanan kilangnya. Selain itu, pemasangan instalasi unit pengamanan harus mengacu pada teknologi baru yang saat ini dipakai.
Baca Juga: Jangan Panik, BBM Tak Akan Langka meski Kilang Minyak Balongan Kebakaran
&quot;Kami minta lakukan evaluasi, dan lalukan langkah pemasangan instalasi unit pengamanan mengacu teknologi baru yang saat ini dipakai,&quot; kata Arifin kepada wartawan, Sabtu (3/4/2021).
Selain masalah keamanan, Arifin juga meminta supaya pihak Pertamina kembali menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar. Sehingga, apabila ada indikasi yang diperkirakan bisa membahayakan, maka persiapan antisipasi lebih dini dapat dilakukan dengan cepat, agar bisa menjaga keselamatan.
Baca Juga: Kilang Balongan Kebakaran Lagi, Pertamina: Proses Pendinginan Terus Dilakukan
Sedangkan untuk masalah ganti rugi bagi masyarakat terdampak maupun korban lainnya, ia menjamin Pertamina akan memberikan kompensasi baik berupa fisik maupun perawatan healing.
&quot;Beberapa mengalami luka cukup serius. Kita harapkan bisa membaik dan bisa segera keluar dari unit perawatan khusus,&quot; ujarnya.
 


Sementara itu, hingga kini upaya investigasi untuk mencari tahu  penyebab insiden ledakan dan kebakaran tangki kilang minyak PT Pertamina  RU VI Balongan terus dilakukan. Investigasi ini, tutur dia, melibatkan  tim internal dari Pertamina serta pihak eksternal. Termasuk Kementrian  ESDM.
Dia menambahkan, kobaran api yang kembali muncul di salah satu tangki  pada Kamis 1 April 2021 lalu, disebabkan karena minyak dalam tangki  tersebut masih panas, serta terbukanya permukaan cairan. Sehingga,  berkontak dengan udara.
Saat ini, sambungnya, kobaran api di tangki tersebut telah  dipadamkan, serta petugas dari Pertamina sedang melakukan proses  pendinginan di lokasi kebakaran.
&quot;Allhamdulilah api bisa dikendalikan, dipadamkan. Sekarang sedang  dalam tahap proses penyelesaian. Masih dilakukan pemadamam yang  ofensif,&quot; ucap dia.
 
</content:encoded></item></channel></rss>
