<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Keluar dari Jeratan Utang Kartu Kredit</title><description>Penggunaan kartu kredit yang berlebihan dapat membahayakan keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/622/2388670/tips-keluar-dari-jeratan-utang-kartu-kredit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/622/2388670/tips-keluar-dari-jeratan-utang-kartu-kredit"/><item><title>Tips Keluar dari Jeratan Utang Kartu Kredit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/622/2388670/tips-keluar-dari-jeratan-utang-kartu-kredit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/03/622/2388670/tips-keluar-dari-jeratan-utang-kartu-kredit</guid><pubDate>Sabtu 03 April 2021 19:17 WIB</pubDate><dc:creator>Fariza Rizky Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/03/622/2388670/tips-keluar-dari-jeratan-utang-kartu-kredit-y2XeW5B8Wu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kartu Kredit (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/03/622/2388670/tips-keluar-dari-jeratan-utang-kartu-kredit-y2XeW5B8Wu.jpg</image><title>Kartu Kredit (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Penggunaan kartu kredit yang berlebihan dapat membahayakan keuangan. Hal tersebut karena pengeluaran bisa lebih dari yang pendapatan yang ada, pengguna bisa lebih mudah menambah utang bulanan, lalu jika terlambat membayar akan mendapat denda. Pendapatan pun akan habis untuk membayar utang kredit saja.
Jika sudah seperti itu, mungkin banyak orang yang akhirnya ingin terlepas dari jeratan kartu kredit. Cara terbaik untuk menyelamatkan pengeluaran memang dengan berhenti menggunakan kartu kredit dan kembali mengontrol pengeluaran. Berikut langkah-langkahnya, dilansir dari The Balance, Sabtu (3/4/2021).
Baca Juga: Pekerja Kantoran Mau Punya Penghasilan Tambahan? Coba Cara Ini
 
Buat perencanaan anggaran
Langkah paling penting yang dapat dilakukan untuk mengontrol pengeluaran kartu kredit adalah menyiapkan anggaran, analisis pengeluaran dengan memperhitungkan berapa banyak penghasilan dan berapa banyak yang akan belanjakan.
Saat mengevaluasi pendapatan, perhitungkan semua aliran pendapatan, termasuk penghasilan pokok pekerjaan utama, pekerjaan paruh waktu, beserta tunjangan-tunjangan. Lalu lacak juga kebiasaan pengeluaran di atas kertas atau di spreadsheet selama sebulan. Carilah peluang untuk memotong pengeluaran kartu kredit yang tidak perlu.
Baca Juga: Trik agar Kantong Tak Jebol Selama Bulan Ramadan
 
Gunakan uang tunai
Salah satu cara paling efektif untuk berhenti menggunakan kartu kredit adalah dengan berhenti membawanya. Sebaliknya, bawa uang tunai. Kebanyakan tempat perbelanjaan tidak akan menolak uang tunai, pengguna juga hanya akan membelanjakan sejumlah uang tunai yang dibawa, oleh karenanya pengguna akan lebih bijak dalam mengontrol pengeluaran.
Gunakan kartu debit
Kartu debit menawarkan cara mudah untuk mengontrol pengeluaran namun tetap memberi kenyamanan tanpa risiko. Kartu debit memudahkan membeli barang, sama seperti kartu kredit, tanpa repot membawa uang tunai. Perbedaannya kartu debit hanya memungkinkan pengguna menggunakan uang yang dimiliki daripada berutang, sehingga bisa mengontrol pengeluaran pula.Buat rekening tabungan untuk dana darurat
Menggunakan kartu kredit untuk membayar pengeluaran yang tidak  terduga atau bernominal besar adalah salah satu alasan orang berutang  kredit. Sangat penting untuk membangun cadangan uang tunai yang dapat  ditarik sehingga tidak perlu membeli secara kredit saat keadaan darurat.  Para ahli merekomendasikan untuk mempertahankan dana darurat yang  setara dengan tiga hingga enam bulan biaya hidup.
 
Jadikan kartu kredit tidak dapat diakses
Jika masih kesulitan untuk menahan agar tidak menggunakan kartu  kredit, lakukan hal yang lebih drastis yaitu dengan membuat kartu tidak  bisa diakses kembali dan jauhkan dari jangkauan. Jangan membatalkan  kartu tersebut, karena kredit yang tersedia dapat membantu skor kredit  begitu utang terlunasi.
Ada beberapa pendekatan seperti:
- Gunakan fitur jeda kartu untuk menghentikan sementara penggunaan  kartu kredit untuk pembelanjaan tanpa melaporkannya sebagai dicuri atau  hilang.
- Simpan di tempat yang tidak dapat diakses dengan mudah, seperti brankas dan lemari tinggi
- Bekukan kartu di dalam balok es
- Gunting kartu
- Hapus nomor kartu kredit yang disimpan di akun toko online.
Selesaikan utang kredit yang tersisa
Setelah bisa berhenti menggunakan kartu kredit dan mendapatkan  kendali atas pengeluaran, carilah cara untuk membayar utang sampai  habis. Membayar utang dan memperbarui pembayaran kartu kredit lewat  jatuh tempo dapat meningkatkan skor kredit.
Jika saldo utang terlalu besar untuk dibayar, pertimbangkan untuk  menggunakan program keringanan utang. Program-program ini datang dalam  beberapa bentuk dan dapat membantu melunasi semua saldo kartu kredit.</description><content:encoded>JAKARTA - Penggunaan kartu kredit yang berlebihan dapat membahayakan keuangan. Hal tersebut karena pengeluaran bisa lebih dari yang pendapatan yang ada, pengguna bisa lebih mudah menambah utang bulanan, lalu jika terlambat membayar akan mendapat denda. Pendapatan pun akan habis untuk membayar utang kredit saja.
Jika sudah seperti itu, mungkin banyak orang yang akhirnya ingin terlepas dari jeratan kartu kredit. Cara terbaik untuk menyelamatkan pengeluaran memang dengan berhenti menggunakan kartu kredit dan kembali mengontrol pengeluaran. Berikut langkah-langkahnya, dilansir dari The Balance, Sabtu (3/4/2021).
Baca Juga: Pekerja Kantoran Mau Punya Penghasilan Tambahan? Coba Cara Ini
 
Buat perencanaan anggaran
Langkah paling penting yang dapat dilakukan untuk mengontrol pengeluaran kartu kredit adalah menyiapkan anggaran, analisis pengeluaran dengan memperhitungkan berapa banyak penghasilan dan berapa banyak yang akan belanjakan.
Saat mengevaluasi pendapatan, perhitungkan semua aliran pendapatan, termasuk penghasilan pokok pekerjaan utama, pekerjaan paruh waktu, beserta tunjangan-tunjangan. Lalu lacak juga kebiasaan pengeluaran di atas kertas atau di spreadsheet selama sebulan. Carilah peluang untuk memotong pengeluaran kartu kredit yang tidak perlu.
Baca Juga: Trik agar Kantong Tak Jebol Selama Bulan Ramadan
 
Gunakan uang tunai
Salah satu cara paling efektif untuk berhenti menggunakan kartu kredit adalah dengan berhenti membawanya. Sebaliknya, bawa uang tunai. Kebanyakan tempat perbelanjaan tidak akan menolak uang tunai, pengguna juga hanya akan membelanjakan sejumlah uang tunai yang dibawa, oleh karenanya pengguna akan lebih bijak dalam mengontrol pengeluaran.
Gunakan kartu debit
Kartu debit menawarkan cara mudah untuk mengontrol pengeluaran namun tetap memberi kenyamanan tanpa risiko. Kartu debit memudahkan membeli barang, sama seperti kartu kredit, tanpa repot membawa uang tunai. Perbedaannya kartu debit hanya memungkinkan pengguna menggunakan uang yang dimiliki daripada berutang, sehingga bisa mengontrol pengeluaran pula.Buat rekening tabungan untuk dana darurat
Menggunakan kartu kredit untuk membayar pengeluaran yang tidak  terduga atau bernominal besar adalah salah satu alasan orang berutang  kredit. Sangat penting untuk membangun cadangan uang tunai yang dapat  ditarik sehingga tidak perlu membeli secara kredit saat keadaan darurat.  Para ahli merekomendasikan untuk mempertahankan dana darurat yang  setara dengan tiga hingga enam bulan biaya hidup.
 
Jadikan kartu kredit tidak dapat diakses
Jika masih kesulitan untuk menahan agar tidak menggunakan kartu  kredit, lakukan hal yang lebih drastis yaitu dengan membuat kartu tidak  bisa diakses kembali dan jauhkan dari jangkauan. Jangan membatalkan  kartu tersebut, karena kredit yang tersedia dapat membantu skor kredit  begitu utang terlunasi.
Ada beberapa pendekatan seperti:
- Gunakan fitur jeda kartu untuk menghentikan sementara penggunaan  kartu kredit untuk pembelanjaan tanpa melaporkannya sebagai dicuri atau  hilang.
- Simpan di tempat yang tidak dapat diakses dengan mudah, seperti brankas dan lemari tinggi
- Bekukan kartu di dalam balok es
- Gunting kartu
- Hapus nomor kartu kredit yang disimpan di akun toko online.
Selesaikan utang kredit yang tersisa
Setelah bisa berhenti menggunakan kartu kredit dan mendapatkan  kendali atas pengeluaran, carilah cara untuk membayar utang sampai  habis. Membayar utang dan memperbarui pembayaran kartu kredit lewat  jatuh tempo dapat meningkatkan skor kredit.
Jika saldo utang terlalu besar untuk dibayar, pertimbangkan untuk  menggunakan program keringanan utang. Program-program ini datang dalam  beberapa bentuk dan dapat membantu melunasi semua saldo kartu kredit.</content:encoded></item></channel></rss>
