<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siloam Tebar Dividen Rp226 Miliar, Ini Rinciannya</title><description>PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp226 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/278/2389567/siloam-tebar-dividen-rp226-miliar-ini-rinciannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/278/2389567/siloam-tebar-dividen-rp226-miliar-ini-rinciannya"/><item><title>Siloam Tebar Dividen Rp226 Miliar, Ini Rinciannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/278/2389567/siloam-tebar-dividen-rp226-miliar-ini-rinciannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/278/2389567/siloam-tebar-dividen-rp226-miliar-ini-rinciannya</guid><pubDate>Senin 05 April 2021 14:09 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/05/278/2389567/siloam-tebar-dividen-rp226-miliar-ini-rinciannya-sWOStgcAT3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/05/278/2389567/siloam-tebar-dividen-rp226-miliar-ini-rinciannya-sWOStgcAT3.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Berhasil membukukan pertumbuhan laba di tengah pandemi Covid-19 mendorong PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) untuk membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp226 miliar.

mengutip Neraca, Head of Investor Relations SILO, Joel Ellis dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, pembagian dividen kepada para pemegang saham merupakan bagian dari strategi perseroan untuk fokus pada konsolidasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tak Lagi Rugi, Rumah Sakit Siloam Kantongi Laba Rp116,16 Miliar
Melalui persetujuan RUPS, Siloam juga akan membayarkan dividen biasa sebesar Rp56 miliar, merepresentasikan rasio pembayaran dividen sebesar 45% dari laba bersih. Selain itu, rapat umum pemegang saham (RUPS) juga menyetujui pembayaran dividen khusus senilai Rp170 miliar sebagai bentuk apresiasi kesuksesan transformasi bisnis perseroan. Dengan demikian, total dividen yang akan dibagikan emiten Grup Lippo ini mencapai Rp226 miliar untuk 2020. Adapun, jumlah dividen akan ditentukan dalam keputusan RUPS pada 28 April 2021.

Sebagai informasi, di tahun lalu, emiten pengelola rumah sakit Siloam ini berhasil membukukan laba seiring dengan peningkatan pendapatan dan penurunan beban. Disebutkan, perseroan membukukan pendapatan senilai Rp7,11 triliun pada tahun lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RS Siloam Catat Rugi Bersih Rp43 Miliar di Kuartal III-2020
Realisasi itu naik 1,31% year-on-year (yoy) dibandingkan 2019 senilai Rp7,01 triliun. Kenaikan pendapatan pun mengangkat laba perseroan. SILO membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp116,16 miliar pada 2020 atau berbalik dari rugi Rp338,77 miliar pada 2019.

Dengan capaian ini, laba per saham dasar atau earning per share perseroan menjadi Rp71,52 pada tahun 2020, berbalik dari rugi per saham sebesar Rp208,38 pada tahun 2019. Dilihat dari kontribusi pendapatan, pemasukan dari rawat jalan mengalami pertumbuhan 7,85% yoy menjadi Rp3,15 triliun pada 2020 dari sebelumnya Rp2,92 triliun.Sementara itu, pendapatan dari rawat inap terkontraksi 3,35% yoy  menjadi Rp3,95 triliun dari sebelumnya Rp4,09 triliun. Selanjutnya total  aset dari emiten Grup Lippo ini tumbuh 8,86% yoy menjadi Rp8,42 triliun  pada akhir 2020. Perinciannya, liabilitas menanjak 37,35% yoy menjadi  Rp2,40 triliun dan ekuitas turun 22,26% yoy menjadi Rp6,01 triliun.

Kata Presiden Direktur Siloam International Hospitals, Ketut Budi  Wijaya, perseroan terus fokus pada biaya manajemen sepanjang 2020  sebagai bagian dari rencana efisiensi jangka panjang. Di luar  pengeluaran material untuk Covid, secara persentase biaya material  Siloam Hospitals terhadap pendapatan operasional bersih sebesar 39,1%  pada 2020 dibandingkan 2019 sebesar 40,5%.

Total operational expenditure Siloam Hospitals di luar pengeluaran  terkait Covid-19 tercatat 34,8% terhadap pendapatan operasional bersih  2020, menurun dari 37,4% pada 2019. Pertumbuhan EBITDA yang kuat dan  laba bersih perseroan menghasilkan pertumbuhan arus kas yang fenomenal.

Arus kas operasional meningkat sebesar Rp1,34 triliun pada 2020,  melonjak 105% dari Rp 652 miliar pada 2019. Arus kas bebas bertumbuh  sebesar Rp1,1 triliun, meningkat 762% dibandingkan sebelumnya Rp 122  miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Berhasil membukukan pertumbuhan laba di tengah pandemi Covid-19 mendorong PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) untuk membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp226 miliar.

mengutip Neraca, Head of Investor Relations SILO, Joel Ellis dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, pembagian dividen kepada para pemegang saham merupakan bagian dari strategi perseroan untuk fokus pada konsolidasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tak Lagi Rugi, Rumah Sakit Siloam Kantongi Laba Rp116,16 Miliar
Melalui persetujuan RUPS, Siloam juga akan membayarkan dividen biasa sebesar Rp56 miliar, merepresentasikan rasio pembayaran dividen sebesar 45% dari laba bersih. Selain itu, rapat umum pemegang saham (RUPS) juga menyetujui pembayaran dividen khusus senilai Rp170 miliar sebagai bentuk apresiasi kesuksesan transformasi bisnis perseroan. Dengan demikian, total dividen yang akan dibagikan emiten Grup Lippo ini mencapai Rp226 miliar untuk 2020. Adapun, jumlah dividen akan ditentukan dalam keputusan RUPS pada 28 April 2021.

Sebagai informasi, di tahun lalu, emiten pengelola rumah sakit Siloam ini berhasil membukukan laba seiring dengan peningkatan pendapatan dan penurunan beban. Disebutkan, perseroan membukukan pendapatan senilai Rp7,11 triliun pada tahun lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RS Siloam Catat Rugi Bersih Rp43 Miliar di Kuartal III-2020
Realisasi itu naik 1,31% year-on-year (yoy) dibandingkan 2019 senilai Rp7,01 triliun. Kenaikan pendapatan pun mengangkat laba perseroan. SILO membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp116,16 miliar pada 2020 atau berbalik dari rugi Rp338,77 miliar pada 2019.

Dengan capaian ini, laba per saham dasar atau earning per share perseroan menjadi Rp71,52 pada tahun 2020, berbalik dari rugi per saham sebesar Rp208,38 pada tahun 2019. Dilihat dari kontribusi pendapatan, pemasukan dari rawat jalan mengalami pertumbuhan 7,85% yoy menjadi Rp3,15 triliun pada 2020 dari sebelumnya Rp2,92 triliun.Sementara itu, pendapatan dari rawat inap terkontraksi 3,35% yoy  menjadi Rp3,95 triliun dari sebelumnya Rp4,09 triliun. Selanjutnya total  aset dari emiten Grup Lippo ini tumbuh 8,86% yoy menjadi Rp8,42 triliun  pada akhir 2020. Perinciannya, liabilitas menanjak 37,35% yoy menjadi  Rp2,40 triliun dan ekuitas turun 22,26% yoy menjadi Rp6,01 triliun.

Kata Presiden Direktur Siloam International Hospitals, Ketut Budi  Wijaya, perseroan terus fokus pada biaya manajemen sepanjang 2020  sebagai bagian dari rencana efisiensi jangka panjang. Di luar  pengeluaran material untuk Covid, secara persentase biaya material  Siloam Hospitals terhadap pendapatan operasional bersih sebesar 39,1%  pada 2020 dibandingkan 2019 sebesar 40,5%.

Total operational expenditure Siloam Hospitals di luar pengeluaran  terkait Covid-19 tercatat 34,8% terhadap pendapatan operasional bersih  2020, menurun dari 37,4% pada 2019. Pertumbuhan EBITDA yang kuat dan  laba bersih perseroan menghasilkan pertumbuhan arus kas yang fenomenal.

Arus kas operasional meningkat sebesar Rp1,34 triliun pada 2020,  melonjak 105% dari Rp 652 miliar pada 2019. Arus kas bebas bertumbuh  sebesar Rp1,1 triliun, meningkat 762% dibandingkan sebelumnya Rp 122  miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
