<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahas Desain Istana Negara Ibu Kota Baru, Kepala Bappenas Kumpulkan Arsitek</title><description>Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melakukan diskusi terkait pembahasan ibu kota negara (IKN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/470/2389824/bahas-desain-istana-negara-ibu-kota-baru-kepala-bappenas-kumpulkan-arsitek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/470/2389824/bahas-desain-istana-negara-ibu-kota-baru-kepala-bappenas-kumpulkan-arsitek"/><item><title>Bahas Desain Istana Negara Ibu Kota Baru, Kepala Bappenas Kumpulkan Arsitek</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/470/2389824/bahas-desain-istana-negara-ibu-kota-baru-kepala-bappenas-kumpulkan-arsitek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/05/470/2389824/bahas-desain-istana-negara-ibu-kota-baru-kepala-bappenas-kumpulkan-arsitek</guid><pubDate>Senin 05 April 2021 20:35 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/05/470/2389824/bahas-desain-istana-negara-ibu-kota-baru-kepala-bappenas-kumpulkan-arsitek-iiNiisnbrM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bappenas Suharso (Foto: Dokumentasi Bappenas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/05/470/2389824/bahas-desain-istana-negara-ibu-kota-baru-kepala-bappenas-kumpulkan-arsitek-iiNiisnbrM.jpg</image><title>Kepala Bappenas Suharso (Foto: Dokumentasi Bappenas)</title></images><description>JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melakukan diskusi terkait pembahasan istana negara di ibu kota negara (IKN). Beberapa pihak diundang untuk membahas wacana pembangunan ibu kota baru.
Beberapa yang diajak adalah Ikatan Ahli Perencana Wilayah dan Kota (IAP), Ikatan Ahli Arsitek Indonesia (IAI), Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), Green Building Council Indonesia (GBCI).
Baca Juga: Desain Garuda Istana Negara Ibu Kota Baru, Netizen: Seharusnya Patung Para Presiden Layaknya Hokage 
 
Menteri Suharso mengatakan, dalam diskusi tersebut sejumlah aspek seperti lingkungan, budaya, hingga progresmaster plan IKN dibahas. Tak terkecuali juga mengenai  desain Istana Negara.
Menurut Suharso, saat ini desain Istana Negara masih dalam tahap gagasan awal. Sehingga, prosesnya terus bergulir dan dapat diperdalam serta didiskusikan bersama para ahli di bidang arsitektur dan perencanaan.
Baca Juga: Pradesain Istana Negara Ibu Kota Baru, Netizen: Patung Semua Presiden RI biar Kayak Naruto
 
Untuk pembangunan Istana Negara, Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah menyelaraskan materi master plan Ibu Kota Negara dan Urban Design Ibu Kota Negara.
&amp;ldquo;Saya berterima kasih sekali atas masukan dari rekan-rekan arsitek, dari IAP, IAI, IARKI, IALI, GBCI, dan masyarakat luas. Kita pikirkan, bangunan burung garuda, secara arsitektur bagaimana atau secara security-nya, kita bisa diskusikan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keteranganya, Senin (5/4/2021).Namun, Menteri Suharso memastikan aspek lingkungan adalah salah satu  elemen penting yang akan terus menjadi perhatian utama pemerintah.  Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup  dan Kehutanan, Kementerian PPN/Bappenas dan memastikan pembangunan akan  memperhatikan pelestarian lingkungan.
&amp;ldquo;Pembangunan ini sangat amat memperhatikan lingkungan hidup, bahkan  kita menghutankan kembali hutan yang sudah rusak. Semua hitungan dalam  proses perencanaan dan rancangan Ibukota Negara sudah kita perhitungkan,  prosesnya sudah mengikuti kaidah yang bisa diterima dan paling penting  tidak melanggar undang-undang,&amp;rdquo; tegas Suharso.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melakukan diskusi terkait pembahasan istana negara di ibu kota negara (IKN). Beberapa pihak diundang untuk membahas wacana pembangunan ibu kota baru.
Beberapa yang diajak adalah Ikatan Ahli Perencana Wilayah dan Kota (IAP), Ikatan Ahli Arsitek Indonesia (IAI), Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), Green Building Council Indonesia (GBCI).
Baca Juga: Desain Garuda Istana Negara Ibu Kota Baru, Netizen: Seharusnya Patung Para Presiden Layaknya Hokage 
 
Menteri Suharso mengatakan, dalam diskusi tersebut sejumlah aspek seperti lingkungan, budaya, hingga progresmaster plan IKN dibahas. Tak terkecuali juga mengenai  desain Istana Negara.
Menurut Suharso, saat ini desain Istana Negara masih dalam tahap gagasan awal. Sehingga, prosesnya terus bergulir dan dapat diperdalam serta didiskusikan bersama para ahli di bidang arsitektur dan perencanaan.
Baca Juga: Pradesain Istana Negara Ibu Kota Baru, Netizen: Patung Semua Presiden RI biar Kayak Naruto
 
Untuk pembangunan Istana Negara, Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah menyelaraskan materi master plan Ibu Kota Negara dan Urban Design Ibu Kota Negara.
&amp;ldquo;Saya berterima kasih sekali atas masukan dari rekan-rekan arsitek, dari IAP, IAI, IARKI, IALI, GBCI, dan masyarakat luas. Kita pikirkan, bangunan burung garuda, secara arsitektur bagaimana atau secara security-nya, kita bisa diskusikan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keteranganya, Senin (5/4/2021).Namun, Menteri Suharso memastikan aspek lingkungan adalah salah satu  elemen penting yang akan terus menjadi perhatian utama pemerintah.  Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup  dan Kehutanan, Kementerian PPN/Bappenas dan memastikan pembangunan akan  memperhatikan pelestarian lingkungan.
&amp;ldquo;Pembangunan ini sangat amat memperhatikan lingkungan hidup, bahkan  kita menghutankan kembali hutan yang sudah rusak. Semua hitungan dalam  proses perencanaan dan rancangan Ibukota Negara sudah kita perhitungkan,  prosesnya sudah mengikuti kaidah yang bisa diterima dan paling penting  tidak melanggar undang-undang,&amp;rdquo; tegas Suharso.</content:encoded></item></channel></rss>
