<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Indonesia Turun, Sri Mulyani: Jangan Terlena</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani masih mewaspadai  kasus covid-19 yang saat ini telah turun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/06/320/2390142/kasus-covid-19-di-indonesia-turun-sri-mulyani-jangan-terlena</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/06/320/2390142/kasus-covid-19-di-indonesia-turun-sri-mulyani-jangan-terlena"/><item><title>Kasus Covid-19 di Indonesia Turun, Sri Mulyani: Jangan Terlena</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/06/320/2390142/kasus-covid-19-di-indonesia-turun-sri-mulyani-jangan-terlena</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/06/320/2390142/kasus-covid-19-di-indonesia-turun-sri-mulyani-jangan-terlena</guid><pubDate>Selasa 06 April 2021 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/06/320/2390142/kasus-covid-19-di-indonesia-turun-sri-mulyani-jangan-terlena-rwil9EMEKY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/06/320/2390142/kasus-covid-19-di-indonesia-turun-sri-mulyani-jangan-terlena-rwil9EMEKY.jpg</image><title>Sri Mulyani (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani masih mewaspadai  kasus covid-19 yang saat ini telah turun. Pasalnya, adanya varian virus Covid-19 ini bisa membuat kasus infeksi gelombang ketiga bakal muncul.

Sebagai informasi, kasus positif covid-19 di Indonesia bertambah 3.712 dalam sehari. Penambahan kasus berdasarkan pemeriksaan melalui polymerase chain reaction (PCR) test. Total ada 1.537.967 kasus covid-19 terkonfirmasi di Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres Sebut Bank Dunia hingga IMF Ramal Ekonomi RI Tumbuh 4,9%
&quot;Kasus penukaran turun tapi kita tidak boleh terlena tetap waspada. Karena ada varian baru yang cepat menular untuk gelombang ketiga,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (6/4/2021).

Lanjutnya,  instrumen APBN memiliki peran penting untuk mengendalikan pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi nasional. Dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional yang dianggarkan Rp699,43 triliun, pemerintah masih memberikan porsi yang besar untuk pos kesehatan mencapai Rp176,30 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Harus Cepat Pulih
&quot;Kita akan tetap membuat kebijakan covid dan pemulihan ekonomi sangat besar,&quot; katanya.Dia menambahkan anggaran yang besar digunakan untuk memberikan dukungan bagi tim kesehatan untuk bisa menangani Covid-19.

&amp;ldquo;Makanya anggaran 2021 vaksinasi lebih dari Rp 54 triliun, dan di  luar itu anggaran APBN masih mengalokasikan untuk 3 T yakni testing,  tracing, dan treatment. Itu anggaran luar biasa besar total. Keseluruhan  anggaran penanganan Covid-19 bisa mencapai Rp176,30 triliun. Ini  bertujuan untuk memberikan semacam assurance atau dukungan sangat kuat  bagi tim bidang kesehatan untuk bisa tangani Covid-19,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani masih mewaspadai  kasus covid-19 yang saat ini telah turun. Pasalnya, adanya varian virus Covid-19 ini bisa membuat kasus infeksi gelombang ketiga bakal muncul.

Sebagai informasi, kasus positif covid-19 di Indonesia bertambah 3.712 dalam sehari. Penambahan kasus berdasarkan pemeriksaan melalui polymerase chain reaction (PCR) test. Total ada 1.537.967 kasus covid-19 terkonfirmasi di Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres Sebut Bank Dunia hingga IMF Ramal Ekonomi RI Tumbuh 4,9%
&quot;Kasus penukaran turun tapi kita tidak boleh terlena tetap waspada. Karena ada varian baru yang cepat menular untuk gelombang ketiga,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (6/4/2021).

Lanjutnya,  instrumen APBN memiliki peran penting untuk mengendalikan pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi nasional. Dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional yang dianggarkan Rp699,43 triliun, pemerintah masih memberikan porsi yang besar untuk pos kesehatan mencapai Rp176,30 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Harus Cepat Pulih
&quot;Kita akan tetap membuat kebijakan covid dan pemulihan ekonomi sangat besar,&quot; katanya.Dia menambahkan anggaran yang besar digunakan untuk memberikan dukungan bagi tim kesehatan untuk bisa menangani Covid-19.

&amp;ldquo;Makanya anggaran 2021 vaksinasi lebih dari Rp 54 triliun, dan di  luar itu anggaran APBN masih mengalokasikan untuk 3 T yakni testing,  tracing, dan treatment. Itu anggaran luar biasa besar total. Keseluruhan  anggaran penanganan Covid-19 bisa mencapai Rp176,30 triliun. Ini  bertujuan untuk memberikan semacam assurance atau dukungan sangat kuat  bagi tim bidang kesehatan untuk bisa tangani Covid-19,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
