<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Industri Kelapa Sawit Ciptakan 16 Juta Lapangan Kerja</title><description>Pemerintah mengklaim industri kelapa sawit memberikan kontribusi besar bagi ekonomi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/07/320/2391022/menko-airlangga-industri-kelapa-sawit-ciptakan-16-juta-lapangan-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/07/320/2391022/menko-airlangga-industri-kelapa-sawit-ciptakan-16-juta-lapangan-kerja"/><item><title>Menko Airlangga: Industri Kelapa Sawit Ciptakan 16 Juta Lapangan Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/07/320/2391022/menko-airlangga-industri-kelapa-sawit-ciptakan-16-juta-lapangan-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/07/320/2391022/menko-airlangga-industri-kelapa-sawit-ciptakan-16-juta-lapangan-kerja</guid><pubDate>Rabu 07 April 2021 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/07/320/2391022/menko-airlangga-industri-kelapa-sawit-ciptakan-16-juta-lapangan-kerja-6iTNad1PM6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri kelapa sawit (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/07/320/2391022/menko-airlangga-industri-kelapa-sawit-ciptakan-16-juta-lapangan-kerja-6iTNad1PM6.jpg</image><title>Industri kelapa sawit (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengklaim industri kelapa sawit memberikan kontribusi besar bagi ekonomi Indonesia. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kelapa sawit memiliki peran strategis di Indonesia. Sebagai penghasil sawit terbesar di dunia, industri tersebut memberikan pekerjaan yang layak bagi 16 juta warga di Tanah Air.
Baca juga: Produksi Sawit Turun 7,1% Imbas Banjir
&quot;Kelapa sawit memberikan peran strategis bagi ekonomi Indonesia sebagai penciptaan lapangan kerja sebanyak 16 juta di mana Indonesia penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia,&quot; ujar Airlangga dalam video virtual, Rabu (7/4/2021).
Lanjutnya, kondisi pandemi Covid-19 produk-produk kelapa sawit juga tetap menunjukkan angka yang baik sekitar USD22,97 miliar atau tumbuh 13,6% dari tahun 2019.
Baca juga: Petani Dapat BLT Rp30 Juta untuk Peremajaan Sawit
Tren positif ini pun terus berlanjut di 2021. Di mana harga referensi dari Kementerian Perdagangan, CPO di periode April 2021 angkanya cukup tinggi yaitu USD1.093,83/ton. Dengan demikian bea keluar yang diterapkan sebesar USD116/ton.
&quot;Dan ini tentu berdampak positif terhadap penerimaan negara serta meningkatkan kesejahteraan perkebunan kelapa sawit yang dalam bentuk harga tandan buah segar,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, Industri kelapa sawit dibangun dan diprioritaskan  dalam berbagai aspek mulai dari sosial dan ekonomi. Indonesia  berkomitmen untuk pembangunan berkelanjutan pada tahun 2020-2024.
&quot;Pembangunan industri kelapa sawit memberikan dampak yang  berkelanjutan di Indonesia. Pemanfaatan industri kelapa sawit di  berbagai sektor hulu dan hilir,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengklaim industri kelapa sawit memberikan kontribusi besar bagi ekonomi Indonesia. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kelapa sawit memiliki peran strategis di Indonesia. Sebagai penghasil sawit terbesar di dunia, industri tersebut memberikan pekerjaan yang layak bagi 16 juta warga di Tanah Air.
Baca juga: Produksi Sawit Turun 7,1% Imbas Banjir
&quot;Kelapa sawit memberikan peran strategis bagi ekonomi Indonesia sebagai penciptaan lapangan kerja sebanyak 16 juta di mana Indonesia penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia,&quot; ujar Airlangga dalam video virtual, Rabu (7/4/2021).
Lanjutnya, kondisi pandemi Covid-19 produk-produk kelapa sawit juga tetap menunjukkan angka yang baik sekitar USD22,97 miliar atau tumbuh 13,6% dari tahun 2019.
Baca juga: Petani Dapat BLT Rp30 Juta untuk Peremajaan Sawit
Tren positif ini pun terus berlanjut di 2021. Di mana harga referensi dari Kementerian Perdagangan, CPO di periode April 2021 angkanya cukup tinggi yaitu USD1.093,83/ton. Dengan demikian bea keluar yang diterapkan sebesar USD116/ton.
&quot;Dan ini tentu berdampak positif terhadap penerimaan negara serta meningkatkan kesejahteraan perkebunan kelapa sawit yang dalam bentuk harga tandan buah segar,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, Industri kelapa sawit dibangun dan diprioritaskan  dalam berbagai aspek mulai dari sosial dan ekonomi. Indonesia  berkomitmen untuk pembangunan berkelanjutan pada tahun 2020-2024.
&quot;Pembangunan industri kelapa sawit memberikan dampak yang  berkelanjutan di Indonesia. Pemanfaatan industri kelapa sawit di  berbagai sektor hulu dan hilir,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
