<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Buruk, Kedatangan Kapal ke Tanjung Priok Dialihkan</title><description>IPC akan mengalihkan kapal-kapal baik dalam dan luar negeri yang tiba bersamaan di beberapa terminal Pelabuhan Tanjung Priok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391333/cuaca-buruk-kedatangan-kapal-ke-tanjung-priok-dialihkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391333/cuaca-buruk-kedatangan-kapal-ke-tanjung-priok-dialihkan"/><item><title>Cuaca Buruk, Kedatangan Kapal ke Tanjung Priok Dialihkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391333/cuaca-buruk-kedatangan-kapal-ke-tanjung-priok-dialihkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391333/cuaca-buruk-kedatangan-kapal-ke-tanjung-priok-dialihkan</guid><pubDate>Kamis 08 April 2021 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/08/320/2391333/cuaca-buruk-kedatangan-kapal-ke-tanjung-priok-dialihkan-NleSVdw5Xr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelabuhan Priok (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/08/320/2391333/cuaca-buruk-kedatangan-kapal-ke-tanjung-priok-dialihkan-NleSVdw5Xr.jpg</image><title>Pelabuhan Priok (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia Port Corporation (IPC) akan mengalihkan kapal-kapal baik dalam dan luar negeri yang tiba bersamaan di beberapa terminal Pelabuhan Tanjung Priok. Langkah itu menyusul adanya cuaca buruk serta kejadian luar biasa di Terusan Suez pada akhir Maret 2021 lalu

Direktur Utama IPC Arif Suhartono mencatat, cuaca buruk memberikan efek domino terhadap perubahan jadwal kapal yang masuk. Di sisi lainnya, kegiatan ekspor dan impor perlahan tumbuh positif. Kondisi tersebut mengharuskan perseroan mengalihkan kapal-kapal yang datang secara bersama.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cek Pelabuhan Tanjung Priok, Bahlil Pastikan Aktivitas Ekonomi Berjalan
&amp;ldquo;Untuk mengantisipasi hal tersebut, dalam waktu dekat kami akan mengalihkan kapal-kapal yang tiba bersamaan ke beberapa terminal serta mengosongkan lapangan yang digunakan untuk menampung kontainer,&quot; ujar Arif dalam keterangan pers, Kamis (8/7/2021).

IPC mencatat, peningkatan kegiatan ekspor dan impor, cuaca buruk, dan kejadian luar biasa di Terusan Suez juga berdampak pada kongesti pelabuhan keberangkatan sebelumnya, seperti keberangkatan dari Pelabuhan Singapura ke Tanjung Priok.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Trafik Peti Kemas Turun 4,8%, Pendapatan IPC Capai Rp3,5 Triliun hingga April
Tak hanya itu, arus kapal dan barang yang dilayani IPC mengalami antrian menuju pelabuhan untuk proses penerimaan barang dari pengguna jasa ke lapangan penumpukan sementara (receiving) dan pengiriman barang dari lapangan penumpukan sementara ke gudang (delivering).&amp;ldquo;Kami juga berupaya untuk meningkatkan pelayanan di masa sibuk ini  melalui penyediaan lebih banyak area penyangga (buffer area) di  pelabuhan, mengoptimalkan implementasi Single Track ID (TID), melakukan  pengaturan jadwal kedatangan truk ke dalam area terminal (traffic  management), serta rencana re-layout Pelabuhan,&amp;rdquo; katanya.

Adapun untuk strategi jangka panjang, IPC akan membangun New Priok  Eastern Access (NPEA) sebagai akses baru menuju ke Terminal Kalibaru  dari wilayah timur dan terkoneksi langsung dengan jaringan jalan tol.  Dengan adanya akses baru ini diharapkan membuat lalu lintas dari dan  menuju Pelabuhan Tanjung Priok ini menjadi lebih baik.

Percepatan pelayanan kepelabuhanan yang diupayakan tersebut  diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kerja sama dengan para  stakeholders terkait. Dengan begitu, upaya memberikan layanan terbaik  bagi pengguna jasa dapat terus dilakukan.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia Port Corporation (IPC) akan mengalihkan kapal-kapal baik dalam dan luar negeri yang tiba bersamaan di beberapa terminal Pelabuhan Tanjung Priok. Langkah itu menyusul adanya cuaca buruk serta kejadian luar biasa di Terusan Suez pada akhir Maret 2021 lalu

Direktur Utama IPC Arif Suhartono mencatat, cuaca buruk memberikan efek domino terhadap perubahan jadwal kapal yang masuk. Di sisi lainnya, kegiatan ekspor dan impor perlahan tumbuh positif. Kondisi tersebut mengharuskan perseroan mengalihkan kapal-kapal yang datang secara bersama.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cek Pelabuhan Tanjung Priok, Bahlil Pastikan Aktivitas Ekonomi Berjalan
&amp;ldquo;Untuk mengantisipasi hal tersebut, dalam waktu dekat kami akan mengalihkan kapal-kapal yang tiba bersamaan ke beberapa terminal serta mengosongkan lapangan yang digunakan untuk menampung kontainer,&quot; ujar Arif dalam keterangan pers, Kamis (8/7/2021).

IPC mencatat, peningkatan kegiatan ekspor dan impor, cuaca buruk, dan kejadian luar biasa di Terusan Suez juga berdampak pada kongesti pelabuhan keberangkatan sebelumnya, seperti keberangkatan dari Pelabuhan Singapura ke Tanjung Priok.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Trafik Peti Kemas Turun 4,8%, Pendapatan IPC Capai Rp3,5 Triliun hingga April
Tak hanya itu, arus kapal dan barang yang dilayani IPC mengalami antrian menuju pelabuhan untuk proses penerimaan barang dari pengguna jasa ke lapangan penumpukan sementara (receiving) dan pengiriman barang dari lapangan penumpukan sementara ke gudang (delivering).&amp;ldquo;Kami juga berupaya untuk meningkatkan pelayanan di masa sibuk ini  melalui penyediaan lebih banyak area penyangga (buffer area) di  pelabuhan, mengoptimalkan implementasi Single Track ID (TID), melakukan  pengaturan jadwal kedatangan truk ke dalam area terminal (traffic  management), serta rencana re-layout Pelabuhan,&amp;rdquo; katanya.

Adapun untuk strategi jangka panjang, IPC akan membangun New Priok  Eastern Access (NPEA) sebagai akses baru menuju ke Terminal Kalibaru  dari wilayah timur dan terkoneksi langsung dengan jaringan jalan tol.  Dengan adanya akses baru ini diharapkan membuat lalu lintas dari dan  menuju Pelabuhan Tanjung Priok ini menjadi lebih baik.

Percepatan pelayanan kepelabuhanan yang diupayakan tersebut  diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kerja sama dengan para  stakeholders terkait. Dengan begitu, upaya memberikan layanan terbaik  bagi pengguna jasa dapat terus dilakukan.</content:encoded></item></channel></rss>
