<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Masyarakat Bali Turun, Sri Mulyani Kesulitan Salurkan Bansos</title><description>Pandemi Covid-19 membuat ekonomi di Bali tertekan. Hal ini pun diakui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391384/pendapatan-masyarakat-bali-turun-sri-mulyani-kesulitan-salurkan-bansos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391384/pendapatan-masyarakat-bali-turun-sri-mulyani-kesulitan-salurkan-bansos"/><item><title>Pendapatan Masyarakat Bali Turun, Sri Mulyani Kesulitan Salurkan Bansos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391384/pendapatan-masyarakat-bali-turun-sri-mulyani-kesulitan-salurkan-bansos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391384/pendapatan-masyarakat-bali-turun-sri-mulyani-kesulitan-salurkan-bansos</guid><pubDate>Kamis 08 April 2021 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/08/320/2391384/pendapatan-masyarakat-bali-turun-sri-mulyani-kesulitan-salurkan-bansos-mg244wCcIe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/08/320/2391384/pendapatan-masyarakat-bali-turun-sri-mulyani-kesulitan-salurkan-bansos-mg244wCcIe.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat ekonomi di Bali tertekan. Hal ini pun diakui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Dia mengatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat pendapatan masyarakat di Bali tertekan. Namun dengan turunnya pendapatan negara membuat pemerintah kesulitan memberikan bantuan sosial.
Baca Juga:&amp;nbsp;Asik, Bansos Sembako Dipercepat untuk Dua Bulan
&quot;Pandemi covid menurunkan penghasilan masyarakat Bali. Semakin rendah pendapatan mereka dalam mendapatkan bantuan sosial,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (8/4/2021).
Dia membeberkan jenis bantuan relaksasi atau penundaan pembayaran pinjaman (cicilan dan bunga) baru diterima oleh usaha mikro kecil (UMK)  sebanyak 17,89%, sementara bantuan yang dibutuhkan 59,09%. Untuk UMB yang dibutuhkan sebesar 53,48% tapi yang diterima baru 20,86%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Bansos Rp14 Triliun yang Cair April hingga Awal Mei
Selanjutnya, bantuan berupa modal usaha untuk UMK yang dibutuhkan sebesar 82,96
&quot;Langkah pemerintah ternyata dalam hal ini baru mencapai 10,73% yang mendapatkan bantuan modal usaha tersebut untuk UMKM,&quot; katanya
Dia menambahkan, Bali merupakan pusat daerah yang aktivitas, akomodasi makanan dan minuman dan transport dan pedagangan memberikan kontribusi besar ke Ekon9mi Indonesia. Hal ini membuat APBN bekerja luar biasa.
&quot;Ini yang memgalami dampak luar biasa dalam. APBN memiliki sifat countercyle yang mana mesin APBN bekerja luar biasa,&quot; katanyaMenurutnya, Bali merupakan daerah destinasi wisata. Tapi, pandemi banyak masyarakat yang tinggal dirumah ini jelas memberikan dampak luar biasa.
&quot;Kunjungan wisatawan turun yang mana di Indonesia harus ada langkah- langkah displin protokol kesehatan,&quot; tandansya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat ekonomi di Bali tertekan. Hal ini pun diakui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Dia mengatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat pendapatan masyarakat di Bali tertekan. Namun dengan turunnya pendapatan negara membuat pemerintah kesulitan memberikan bantuan sosial.
Baca Juga:&amp;nbsp;Asik, Bansos Sembako Dipercepat untuk Dua Bulan
&quot;Pandemi covid menurunkan penghasilan masyarakat Bali. Semakin rendah pendapatan mereka dalam mendapatkan bantuan sosial,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (8/4/2021).
Dia membeberkan jenis bantuan relaksasi atau penundaan pembayaran pinjaman (cicilan dan bunga) baru diterima oleh usaha mikro kecil (UMK)  sebanyak 17,89%, sementara bantuan yang dibutuhkan 59,09%. Untuk UMB yang dibutuhkan sebesar 53,48% tapi yang diterima baru 20,86%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Bansos Rp14 Triliun yang Cair April hingga Awal Mei
Selanjutnya, bantuan berupa modal usaha untuk UMK yang dibutuhkan sebesar 82,96
&quot;Langkah pemerintah ternyata dalam hal ini baru mencapai 10,73% yang mendapatkan bantuan modal usaha tersebut untuk UMKM,&quot; katanya
Dia menambahkan, Bali merupakan pusat daerah yang aktivitas, akomodasi makanan dan minuman dan transport dan pedagangan memberikan kontribusi besar ke Ekon9mi Indonesia. Hal ini membuat APBN bekerja luar biasa.
&quot;Ini yang memgalami dampak luar biasa dalam. APBN memiliki sifat countercyle yang mana mesin APBN bekerja luar biasa,&quot; katanyaMenurutnya, Bali merupakan daerah destinasi wisata. Tapi, pandemi banyak masyarakat yang tinggal dirumah ini jelas memberikan dampak luar biasa.
&quot;Kunjungan wisatawan turun yang mana di Indonesia harus ada langkah- langkah displin protokol kesehatan,&quot; tandansya.</content:encoded></item></channel></rss>
