<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Senang Industri Halal Moncer di Tengah Covid-19</title><description>Sri Mulyani Indrawati pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang luar  biasa, tidak hanya di bidang kesehatan tapi juga sosial dan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391461/sri-mulyani-senang-industri-halal-moncer-di-tengah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391461/sri-mulyani-senang-industri-halal-moncer-di-tengah-covid-19"/><item><title>Sri Mulyani Senang Industri Halal Moncer di Tengah Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391461/sri-mulyani-senang-industri-halal-moncer-di-tengah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/08/320/2391461/sri-mulyani-senang-industri-halal-moncer-di-tengah-covid-19</guid><pubDate>Kamis 08 April 2021 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/08/320/2391461/sri-mulyani-senang-industri-halal-moncer-di-tengah-covid-19-AYbSUE8urw.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/08/320/2391461/sri-mulyani-senang-industri-halal-moncer-di-tengah-covid-19-AYbSUE8urw.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang luar biasa, tidak hanya di bidang kesehatan tapi juga sosial dan ekonomi. Perekonomian mengalami tekanan di seluruh dunia.
&quot;Dalam situasi ini, industri halal masih mampu mencatat kinerja yang baik. Secara global, pengeluaran untuk produk-produk halal di tahun 2019 sebelum pandemi terjadi, khususnya untuk produk makanan, farmasi, kosmetik, fashion, dan produk lainnya mencapai USD2,20 triliun dan mengalami pertumbuhan sebesar 3,2%,&quot; ucap Sri dalam video virtual peluncuran Unilever Muslim Centre of Excellence di Jakarta, Kamis(8/4/2021).
Baca Juga: Peringatan Wafat Isa Al Masih, Sri Mulyani: Ujian Covid-19 Buat Kita Tabah dan Kuat
Dia mengatakan bahwa pertumbuhan itu lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi dunia sebelum terjadinya Covid yang sebesar 2,3%. Hal ini menggambarkan potensi dari pasar produk-produk halal yang diminati oleh banyak konsumen di seluruh dunia. Indonesia sebagai negara dengan perekonomian besar, termasuk dalam kelompok G20 dan dengan penduduk muslim yang besar, tentu bisa melihat potensi ini sebagai sebuah kesempatan untuk mengembangkan industri-industri yang bisa memenuhi keinginan atau demand baik untuk Indonesia sendiri dan pasar global.
Baca Juga: Terbitkan Aturan Diskon Pajak Mobil, Sri Mulyani: Percepat Pemulihan Ekonomi
&quot;Saya berharap kerjasama antara KNEKS dalam terus mengembangkan ekosistem industri halal di Indonesia dengan dunia usaha, hari ini dengan Unilever, tapi juga di regional dan dunia akan mengembangkan sebuah kerjasama yang baik,&quot; kata Sri.Dia menyampaikan, kerjasama ini menggambarkan pentingnya membangun  ekosistem dan kesempatan untuk terus membangun supply chain yang bisa  memperkuat dari sisi hulu yaitu para pelaku usaha termasuk industri  kecil dengan industri besar dan dengan tujuan pasarnya.
&quot;Kerjasama supplychain adalah sebuah keniscayaan pada saat ini.  Kerjasama ini merupakan sebuah langkah maju dalam memperkuat ekosistem  dan membuat sebuah kerjasama supply chain yang komprehensif,&quot; pungkas  Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang luar biasa, tidak hanya di bidang kesehatan tapi juga sosial dan ekonomi. Perekonomian mengalami tekanan di seluruh dunia.
&quot;Dalam situasi ini, industri halal masih mampu mencatat kinerja yang baik. Secara global, pengeluaran untuk produk-produk halal di tahun 2019 sebelum pandemi terjadi, khususnya untuk produk makanan, farmasi, kosmetik, fashion, dan produk lainnya mencapai USD2,20 triliun dan mengalami pertumbuhan sebesar 3,2%,&quot; ucap Sri dalam video virtual peluncuran Unilever Muslim Centre of Excellence di Jakarta, Kamis(8/4/2021).
Baca Juga: Peringatan Wafat Isa Al Masih, Sri Mulyani: Ujian Covid-19 Buat Kita Tabah dan Kuat
Dia mengatakan bahwa pertumbuhan itu lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi dunia sebelum terjadinya Covid yang sebesar 2,3%. Hal ini menggambarkan potensi dari pasar produk-produk halal yang diminati oleh banyak konsumen di seluruh dunia. Indonesia sebagai negara dengan perekonomian besar, termasuk dalam kelompok G20 dan dengan penduduk muslim yang besar, tentu bisa melihat potensi ini sebagai sebuah kesempatan untuk mengembangkan industri-industri yang bisa memenuhi keinginan atau demand baik untuk Indonesia sendiri dan pasar global.
Baca Juga: Terbitkan Aturan Diskon Pajak Mobil, Sri Mulyani: Percepat Pemulihan Ekonomi
&quot;Saya berharap kerjasama antara KNEKS dalam terus mengembangkan ekosistem industri halal di Indonesia dengan dunia usaha, hari ini dengan Unilever, tapi juga di regional dan dunia akan mengembangkan sebuah kerjasama yang baik,&quot; kata Sri.Dia menyampaikan, kerjasama ini menggambarkan pentingnya membangun  ekosistem dan kesempatan untuk terus membangun supply chain yang bisa  memperkuat dari sisi hulu yaitu para pelaku usaha termasuk industri  kecil dengan industri besar dan dengan tujuan pasarnya.
&quot;Kerjasama supplychain adalah sebuah keniscayaan pada saat ini.  Kerjasama ini merupakan sebuah langkah maju dalam memperkuat ekosistem  dan membuat sebuah kerjasama supply chain yang komprehensif,&quot; pungkas  Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
