<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesulitan Dapat Suplai Gas, PGN Surati Menperin</title><description>Kementerian ESDM menyatakan bahwa serapan gas bumi dari kalangan industri masih belum maksimal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/09/320/2392117/kesulitan-dapat-suplai-gas-pgn-surati-menperin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/09/320/2392117/kesulitan-dapat-suplai-gas-pgn-surati-menperin"/><item><title>Kesulitan Dapat Suplai Gas, PGN Surati Menperin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/09/320/2392117/kesulitan-dapat-suplai-gas-pgn-surati-menperin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/09/320/2392117/kesulitan-dapat-suplai-gas-pgn-surati-menperin</guid><pubDate>Jum'at 09 April 2021 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/09/320/2392117/kesulitan-dapat-suplai-gas-pgn-surati-menperin-odueyVWBFf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">agus Gumiwang (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/09/320/2392117/kesulitan-dapat-suplai-gas-pgn-surati-menperin-odueyVWBFf.jpg</image><title>agus Gumiwang (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa serapan gas bumi dari kalangan industri masih belum maksimal. Padahal, harga gas bumi untuk industri sudah mengalami penurunan, yaitu sebesar 6 dolar AS per MMBTU.
Menanggapi hal itu, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita salah satunya penyebabnya rendahnya serapan gas adalah tersendatnya suplai dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
 
&amp;nbsp;Baca juga: SKK Migas dan KKKS Berhasil Rumuskan Strategi Tambahan Produksi Minyak
Dia mengungkapkan bahwa dirinya disurati oleh terkait suplai gas untuk disalurkan ke industri. Dalam surat itu menyatakan bahwa PGN mengalami kesulitan untuk mendapatkan suplai gas ke Jawa Timur.
&quot;Saya dapat surat dari PGN  bahwa PGN mengalami kesulitan untuk mendapatkan suplai gas karena terhambatnya suplai gas dari supplier-supplier-nya mereka khususnya di Jawa Timur,&quot; katanya dalam konferensi pers, Jumat (9/4/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga:  SKK Buka-bukaan soal TKDN di BUMN Hulu Migas
Agus menambahkan, selain masalah  suplai,  tentu penyebab rendahnya penyerapan gas industri dikarena pandemi. Sementara untuk daerah lain, secara umum program harga gas murah untuk industri sudah berjalan dengan baik.&quot;Nah Jawa Timur ada yang mengatakan karena industrinya tidak bisa  menyerap, tapi faktanya saya mendapat surat dari PGN yang menyatakan  bahwa mereka kesulitan mensuplai karena mereka sendiri kesulitan  mendapat suplai dari supplier-supplier-nya mereka,&quot; jelasnya.
Meski begitu, Agus menegaskan,  jika  ada perusahaan yang tidak  optimal memanfaatkan harga gas USD6 per MMBTU maka pihaknya akan  melakukan evaluasi..
&quot;Ini salah satu bagian dari evaluasi kita dari produk kita, sudah  dibantu harga gas USD6 tapi kok kinerjanya tidak naik,&quot;tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa serapan gas bumi dari kalangan industri masih belum maksimal. Padahal, harga gas bumi untuk industri sudah mengalami penurunan, yaitu sebesar 6 dolar AS per MMBTU.
Menanggapi hal itu, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita salah satunya penyebabnya rendahnya serapan gas adalah tersendatnya suplai dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
 
&amp;nbsp;Baca juga: SKK Migas dan KKKS Berhasil Rumuskan Strategi Tambahan Produksi Minyak
Dia mengungkapkan bahwa dirinya disurati oleh terkait suplai gas untuk disalurkan ke industri. Dalam surat itu menyatakan bahwa PGN mengalami kesulitan untuk mendapatkan suplai gas ke Jawa Timur.
&quot;Saya dapat surat dari PGN  bahwa PGN mengalami kesulitan untuk mendapatkan suplai gas karena terhambatnya suplai gas dari supplier-supplier-nya mereka khususnya di Jawa Timur,&quot; katanya dalam konferensi pers, Jumat (9/4/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga:  SKK Buka-bukaan soal TKDN di BUMN Hulu Migas
Agus menambahkan, selain masalah  suplai,  tentu penyebab rendahnya penyerapan gas industri dikarena pandemi. Sementara untuk daerah lain, secara umum program harga gas murah untuk industri sudah berjalan dengan baik.&quot;Nah Jawa Timur ada yang mengatakan karena industrinya tidak bisa  menyerap, tapi faktanya saya mendapat surat dari PGN yang menyatakan  bahwa mereka kesulitan mensuplai karena mereka sendiri kesulitan  mendapat suplai dari supplier-supplier-nya mereka,&quot; jelasnya.
Meski begitu, Agus menegaskan,  jika  ada perusahaan yang tidak  optimal memanfaatkan harga gas USD6 per MMBTU maka pihaknya akan  melakukan evaluasi..
&quot;Ini salah satu bagian dari evaluasi kita dari produk kita, sudah  dibantu harga gas USD6 tapi kok kinerjanya tidak naik,&quot;tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
