<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Simak 3 Cara agar Gaji Cepat Naik</title><description>Kenaikan gaji berhak didapatkan ketika karyawan sudah meningkatkan hasil, mengambil lebih banyak tanggung jawab.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/455/2392101/simak-3-cara-agar-gaji-cepat-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/455/2392101/simak-3-cara-agar-gaji-cepat-naik"/><item><title>Simak 3 Cara agar Gaji Cepat Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/455/2392101/simak-3-cara-agar-gaji-cepat-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/455/2392101/simak-3-cara-agar-gaji-cepat-naik</guid><pubDate>Sabtu 10 April 2021 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/09/455/2392101/simak-3-cara-agar-gaji-cepat-naik-0t6VDoAHGH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/09/455/2392101/simak-3-cara-agar-gaji-cepat-naik-0t6VDoAHGH.jpg</image><title>Gaji (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan gaji berhak didapatkan ketika karyawan  sudah meningkatkan hasil, mengambil lebih banyak tanggung jawab dan  sudah bekerja lebih lama. Meminta kenaikan gaji juga tidak mudah,  apalagi sedang masa pandemi.

Tidak sedikit perusahaan yang susah memberi kenaikan gaji, terutama  sedang pandemi seperti ini. Kebanyakan perusahaan malah meng-phk  karyawannya, daripada menaikan gaji.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 8 Kutipan Inspirasi Presiden-Presiden AS, Jadi Motivasi bagi Para Pengusaha
Melansir dari CNN, Sabtu (10/4/2021), ada beberapa cara bagaimana  meminta kenaikan gaji, terutama di masa pandemi. Berikut cara-caranya:

 
1. Bicarakan baik-baik dengan Atasan
Memulai percakapan dengan menjelaskan apa saja kontribusi yang sudah  dilakukan. Sebelum mulai bernegosiasi, perhatikan bagaimana progress  perusahaan dahulu.
 
&amp;nbsp;Baca juga:Karier Vs Menikah, Milenial Pilih Mana?
Shari Santoriello, spesialis karir di Ama La Vida, menyarankan untuk  tidak mengatakan, &quot;Saya minta maaf, saya tahu keadaan memang sedang  sulit. Tapi saya membutuhkan dan berhak akan hal ini.&quot;2. Menunjukkan Hasil Kontribusi
Argumen bahwa sudah bekerja keras, tidak akan membantu. Ini semua  tentang menunjukkan nilai/hasil yang sudah berhasil di bawa ke  perusahaan.
&quot;Bersikaplah spesifik dengan hasil apa saja yang sudah diberikan, ini  benar-benar tentang dampaknya, bukan usahanya.&quot; kata Kate Dixon,  penulis &quot;Pay UP !: Unlocking Insider Secrets of Salary Negotiation&quot;
 
&amp;nbsp;
 
3. Jangan Pantang Menyerah
Meskipun saat pertama tidak mendapatkan kenaikan gaji, bukan berarti  usaha Anda sia-sia. Tetap ada manfaatnya, mungkin akan dipertimbangkan  nanti.

Pertahankan kinerja dan teruskan negosiasi jika belum berhasil. Agar  menjadi tolak ukur bagi atasan, jika Anda benar-benar bekerja dengan  maksimal.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan gaji berhak didapatkan ketika karyawan  sudah meningkatkan hasil, mengambil lebih banyak tanggung jawab dan  sudah bekerja lebih lama. Meminta kenaikan gaji juga tidak mudah,  apalagi sedang masa pandemi.

Tidak sedikit perusahaan yang susah memberi kenaikan gaji, terutama  sedang pandemi seperti ini. Kebanyakan perusahaan malah meng-phk  karyawannya, daripada menaikan gaji.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 8 Kutipan Inspirasi Presiden-Presiden AS, Jadi Motivasi bagi Para Pengusaha
Melansir dari CNN, Sabtu (10/4/2021), ada beberapa cara bagaimana  meminta kenaikan gaji, terutama di masa pandemi. Berikut cara-caranya:

 
1. Bicarakan baik-baik dengan Atasan
Memulai percakapan dengan menjelaskan apa saja kontribusi yang sudah  dilakukan. Sebelum mulai bernegosiasi, perhatikan bagaimana progress  perusahaan dahulu.
 
&amp;nbsp;Baca juga:Karier Vs Menikah, Milenial Pilih Mana?
Shari Santoriello, spesialis karir di Ama La Vida, menyarankan untuk  tidak mengatakan, &quot;Saya minta maaf, saya tahu keadaan memang sedang  sulit. Tapi saya membutuhkan dan berhak akan hal ini.&quot;2. Menunjukkan Hasil Kontribusi
Argumen bahwa sudah bekerja keras, tidak akan membantu. Ini semua  tentang menunjukkan nilai/hasil yang sudah berhasil di bawa ke  perusahaan.
&quot;Bersikaplah spesifik dengan hasil apa saja yang sudah diberikan, ini  benar-benar tentang dampaknya, bukan usahanya.&quot; kata Kate Dixon,  penulis &quot;Pay UP !: Unlocking Insider Secrets of Salary Negotiation&quot;
 
&amp;nbsp;
 
3. Jangan Pantang Menyerah
Meskipun saat pertama tidak mendapatkan kenaikan gaji, bukan berarti  usaha Anda sia-sia. Tetap ada manfaatnya, mungkin akan dipertimbangkan  nanti.

Pertahankan kinerja dan teruskan negosiasi jika belum berhasil. Agar  menjadi tolak ukur bagi atasan, jika Anda benar-benar bekerja dengan  maksimal.</content:encoded></item></channel></rss>
