<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Cara Mudah Menyusun Anggaran Rumah Tangga</title><description>Penting untuk memiliki anggaran rumah tangga yang disetujui oleh seluruh anggota keluarga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/622/2392113/6-cara-mudah-menyusun-anggaran-rumah-tangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/622/2392113/6-cara-mudah-menyusun-anggaran-rumah-tangga"/><item><title>6 Cara Mudah Menyusun Anggaran Rumah Tangga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/622/2392113/6-cara-mudah-menyusun-anggaran-rumah-tangga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/10/622/2392113/6-cara-mudah-menyusun-anggaran-rumah-tangga</guid><pubDate>Sabtu 10 April 2021 22:03 WIB</pubDate><dc:creator>Iffa Naila Safira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/09/622/2392113/6-cara-mudah-menyusun-anggaran-rumah-tangga-3B0TbXxsmk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Personal Finance (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/09/622/2392113/6-cara-mudah-menyusun-anggaran-rumah-tangga-3B0TbXxsmk.jpg</image><title>Personal Finance (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penting untuk memiliki anggaran rumah tangga yang disetujui oleh seluruh anggota keluarga. Anggaran rumah tangga bertujuan untuk menciptakan kondisi keuangan keluarga yang lebih teratur.

Memiliki anggaran adalah bagian penting dari fondasi keuangan yang kuat. Dengan merancang anggaran dapat membantu mengelola uang, mengontrol pengeluaran, menghemat lebih banyak uang, melunasi hutang, atau menghindari hutang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 6 Langkah Menentukan Konsultan Keuangan Terbaik
Dilansir dari The Balance Jakarta, Sabtu (10/4/2021) Langkah-langkah berikut dapat membantu menyusun anggaran rumah tangga demi mewujudkan tercapainya tujuan-tujuan keuangan.

 
Unduh dan Cetak Lembar Kerja Anggaran

Gunakan lembar kerja untuk membantu memulai anggaran. Dapat juga membuat lembar kerja anggaran menggunakan program spreadsheet gratis, seperti yang ditawarkan oleh Vertex42 dan It&amp;rsquo;s Your Money, atau bahkan menggunakan kertas dan pena saja.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil, Pelajari Hal Ini
 
Buat Daftar Penghasilan

Mulailah dengan mengetahui berapa banyak yang dihasilkan setiap bulannya. Masukkan semua sumber pendapatan yang dapat diandalkan seperti gaji dari pekerjaan, tunjangan, tunjangan anak, dan lainnya. Jika mendapatkan uang tunai dari pekerjaan atau hobi di luar, tetapi tidak secara teratur, jangan memasukkan itu sebagai pendapatan dalam anggaran.

Namun, jika seorang wiraswasta atau memiliki pendapatan yang berfluktuasi, gunakan pendapatan bulanan rata-rata atau perkiraan pendapatan yang ingin diterima pada bulan tertentu.Jumlahkan Semua Pengeluaran

Buat daftar semua biaya tetap dan jumlah biaya keseluruhan. Beberapa  pengeluaran tetap seperti biaya untuk sewa, pajak properti, listrik, air  dan bahan makanan. Untuk biaya variabel, tulis jumlah maksimum yang  berencana untuk dibelanjakan dalam kategori itu atau jumlah yang  diharapkan dari tagihan.

Gunakan laporan bank dan kartu kredit untuk membantu mengetahui apa  yang biasanya dibelanjakan setiap bulan. Meninjau pengeluaran bulan  lalu, juga dapat membantu menemukan kategori pengeluaran yang mungkin  terlewatkan.

 
Hitung Penghasilan Bersih

Pendapatan bersih adalah apa yang tersisa setelah semua tagihan  dibayar. Tentu ingin ini menjadi angka positif sehingga dapat digunakan  untuk membayar hutang, tabungan, atau tujuan keuangan lainnya. Hitung  pendapatan bersih dengan mengurangkan pengeluaran dari pendapatan  bulanan. Tuliskan angkanya, meskipun negatif.

 
Sesuaikan Pengeluaran

Jika pendapatan bersih negatif, artinya pada anggaran yang dibuat,  lebih besar pengeluaran dari pada pendapatan. Ini harus diperbaiki.  Evaluasi pengeluaran dengan menggunakan analisis &quot;keinginan vs.  kebutuhan&quot;. Kurangi atau bahkan hilangkan pengeluaran di bagian  &quot;keinginan&quot; tersebut untuk memberi lebih banyak ruang bagi hal-hal yang  &quot;perlu&quot; dibelanjakan.

 
Periksa Pengeluaran

Periksa pengeluaran selama sebulan berdasarkan dengan anggaran yang  telah dibuat. Jika pengeluaran melebihi dari yang ada di anggaran,  artinya lebih banyak uang yang dihabiskan. Kedepannya, harus lebih  berhati-hati agar tidak mengeluarkan uang terlalu banyak pada bagian  tersebut. Atau mungkin perlu menyesuaikan anggaran untuk mengimbangi  pengeluaran tambahan. Jika akan meningkatkan anggaran di bagian  tertentu, turunkan di bagian lain agar anggaran Anda tetap seimbang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penting untuk memiliki anggaran rumah tangga yang disetujui oleh seluruh anggota keluarga. Anggaran rumah tangga bertujuan untuk menciptakan kondisi keuangan keluarga yang lebih teratur.

Memiliki anggaran adalah bagian penting dari fondasi keuangan yang kuat. Dengan merancang anggaran dapat membantu mengelola uang, mengontrol pengeluaran, menghemat lebih banyak uang, melunasi hutang, atau menghindari hutang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 6 Langkah Menentukan Konsultan Keuangan Terbaik
Dilansir dari The Balance Jakarta, Sabtu (10/4/2021) Langkah-langkah berikut dapat membantu menyusun anggaran rumah tangga demi mewujudkan tercapainya tujuan-tujuan keuangan.

 
Unduh dan Cetak Lembar Kerja Anggaran

Gunakan lembar kerja untuk membantu memulai anggaran. Dapat juga membuat lembar kerja anggaran menggunakan program spreadsheet gratis, seperti yang ditawarkan oleh Vertex42 dan It&amp;rsquo;s Your Money, atau bahkan menggunakan kertas dan pena saja.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil, Pelajari Hal Ini
 
Buat Daftar Penghasilan

Mulailah dengan mengetahui berapa banyak yang dihasilkan setiap bulannya. Masukkan semua sumber pendapatan yang dapat diandalkan seperti gaji dari pekerjaan, tunjangan, tunjangan anak, dan lainnya. Jika mendapatkan uang tunai dari pekerjaan atau hobi di luar, tetapi tidak secara teratur, jangan memasukkan itu sebagai pendapatan dalam anggaran.

Namun, jika seorang wiraswasta atau memiliki pendapatan yang berfluktuasi, gunakan pendapatan bulanan rata-rata atau perkiraan pendapatan yang ingin diterima pada bulan tertentu.Jumlahkan Semua Pengeluaran

Buat daftar semua biaya tetap dan jumlah biaya keseluruhan. Beberapa  pengeluaran tetap seperti biaya untuk sewa, pajak properti, listrik, air  dan bahan makanan. Untuk biaya variabel, tulis jumlah maksimum yang  berencana untuk dibelanjakan dalam kategori itu atau jumlah yang  diharapkan dari tagihan.

Gunakan laporan bank dan kartu kredit untuk membantu mengetahui apa  yang biasanya dibelanjakan setiap bulan. Meninjau pengeluaran bulan  lalu, juga dapat membantu menemukan kategori pengeluaran yang mungkin  terlewatkan.

 
Hitung Penghasilan Bersih

Pendapatan bersih adalah apa yang tersisa setelah semua tagihan  dibayar. Tentu ingin ini menjadi angka positif sehingga dapat digunakan  untuk membayar hutang, tabungan, atau tujuan keuangan lainnya. Hitung  pendapatan bersih dengan mengurangkan pengeluaran dari pendapatan  bulanan. Tuliskan angkanya, meskipun negatif.

 
Sesuaikan Pengeluaran

Jika pendapatan bersih negatif, artinya pada anggaran yang dibuat,  lebih besar pengeluaran dari pada pendapatan. Ini harus diperbaiki.  Evaluasi pengeluaran dengan menggunakan analisis &quot;keinginan vs.  kebutuhan&quot;. Kurangi atau bahkan hilangkan pengeluaran di bagian  &quot;keinginan&quot; tersebut untuk memberi lebih banyak ruang bagi hal-hal yang  &quot;perlu&quot; dibelanjakan.

 
Periksa Pengeluaran

Periksa pengeluaran selama sebulan berdasarkan dengan anggaran yang  telah dibuat. Jika pengeluaran melebihi dari yang ada di anggaran,  artinya lebih banyak uang yang dihabiskan. Kedepannya, harus lebih  berhati-hati agar tidak mengeluarkan uang terlalu banyak pada bagian  tersebut. Atau mungkin perlu menyesuaikan anggaran untuk mengimbangi  pengeluaran tambahan. Jika akan meningkatkan anggaran di bagian  tertentu, turunkan di bagian lain agar anggaran Anda tetap seimbang.</content:encoded></item></channel></rss>
