<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Diprediksi Tertekan ke Rp14.600/USD</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal mengalami tekanan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393055/rupiah-diprediksi-tertekan-ke-rp14-600-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393055/rupiah-diprediksi-tertekan-ke-rp14-600-usd"/><item><title>Rupiah Diprediksi Tertekan ke Rp14.600/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393055/rupiah-diprediksi-tertekan-ke-rp14-600-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393055/rupiah-diprediksi-tertekan-ke-rp14-600-usd</guid><pubDate>Senin 12 April 2021 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/12/278/2393055/rupiah-diprediksi-tertekan-ke-rp14-600-usd-4R8OG1jFnc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/12/278/2393055/rupiah-diprediksi-tertekan-ke-rp14-600-usd-4R8OG1jFnc.jpg</image><title>Rupiah (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal mengalami tekanan. Hal ini dikarenakan rebound-nya yield obligasi pemerintah AS terutama tenor 10 tahun.

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan yield Treasury AS kini berada di sekitar 1,66%. Sebelumnya di awal hari Jumat, yield berada di kisaran 1,62%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gagal Taklukan Dolar AS, Rupiah Melemah ke Rp14.545/USD
&quot;Yield naik karena data indikator inflasi AS menunjukkan kenaikan melebihi proyeksi. Data indeks harga produsen AS bulan Maret Jumat malam pekan lalu dirilis naik 1,0% vs proyeksi 0,5%. Kenaikan yield ini sebagai antisipasi kenaikan inflasi AS,&quot; kata Ariston di Jakarta, Senin (12/9/2021).

Yield AS yang kembali meninggi ini akan memberikan tekanan ke nilai tukar rupiah karena dollar AS menjadi lebih menarik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Kian Lesu, Bergerak Dekati Rp14.600/USD
&quot;USDIDR berpotensi bergerak menuju area Rp14.600 per USD, dengan potensi support di kisaran Rp14.530 per USD,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal mengalami tekanan. Hal ini dikarenakan rebound-nya yield obligasi pemerintah AS terutama tenor 10 tahun.

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan yield Treasury AS kini berada di sekitar 1,66%. Sebelumnya di awal hari Jumat, yield berada di kisaran 1,62%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gagal Taklukan Dolar AS, Rupiah Melemah ke Rp14.545/USD
&quot;Yield naik karena data indikator inflasi AS menunjukkan kenaikan melebihi proyeksi. Data indeks harga produsen AS bulan Maret Jumat malam pekan lalu dirilis naik 1,0% vs proyeksi 0,5%. Kenaikan yield ini sebagai antisipasi kenaikan inflasi AS,&quot; kata Ariston di Jakarta, Senin (12/9/2021).

Yield AS yang kembali meninggi ini akan memberikan tekanan ke nilai tukar rupiah karena dollar AS menjadi lebih menarik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Kian Lesu, Bergerak Dekati Rp14.600/USD
&quot;USDIDR berpotensi bergerak menuju area Rp14.600 per USD, dengan potensi support di kisaran Rp14.530 per USD,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
