<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melantai di Bursa, Saham TAGP Kena ARA di Rp270</title><description>PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) hari ini melakukan penawaran  perdana umum atau IPO di Bursa Efek Indonesia  (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393071/melantai-di-bursa-saham-tagp-kena-ara-di-rp270</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393071/melantai-di-bursa-saham-tagp-kena-ara-di-rp270"/><item><title>Melantai di Bursa, Saham TAGP Kena ARA di Rp270</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393071/melantai-di-bursa-saham-tagp-kena-ara-di-rp270</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/278/2393071/melantai-di-bursa-saham-tagp-kena-ara-di-rp270</guid><pubDate>Senin 12 April 2021 09:26 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/12/278/2393071/melantai-di-bursa-saham-tagp-kena-ara-di-rp270-HGYLa7E6S7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/12/278/2393071/melantai-di-bursa-saham-tagp-kena-ara-di-rp270-HGYLa7E6S7.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) hari ini melakukan penawaran perdana umum atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, karet dan industri pengolahannya ini menjadi perusahaan tercatat ke-14 yang melantai di Bursa tahun ini.

Perseroan akan melepas sebanyak 866,2 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebanyak 4,36 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada Penawaran Umum. Sementara itu, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesarRp 200 setiap saham.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Deretan Orang Terkaya Dunia yang Cuan dari IPO
Dari pantauan, Jakarta, Senin (12/4/2021), saham TAPG langsung menyentuh auto reject atas. Di mana, naik Rp70 atau  35% ke Rp270.

Perseroan menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Masa penawaran umum telah dilangsungkan pada tanggal 5-6 April 2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jumlah Emiten Naik Signifikan tapi Nilainya Tak Besar
Corporate Secretary Triputra Agro Persada, Joni Tjeng mengatakan, dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini akan digunakan oleh Perseroan untuk meningkatkan penyertaan modal pada Perusahaan Anak, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP) yang kemudian akan disalurkan kepada Perusahaan Anak AMP, yaitu PT Sukses Karya Mandiri (SKM) untuk belanja modal dan modal kerja sehubungan dengan pembangunan pabrik SKM di Kalimantan Tengah.&quot;Selain itu, Perseroan juga akan menggunakan sisa dana untuk modal  kerja Perseroan berupa pembelian pupuk,&quot; ujarnya dalam keterangan  tertulis.

Dia menambahkan, perusahaan yang didirikan tahun 2005 ini telah  beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit, satu perkebunan karet,  15 pabrik kelapa sawit, satu pabrik Ribbed Smoke Sheet (RSS) dan empat  kantor cabang Perusahaan Anak yang berlokasi di Jambi, Kalimantan Tengah  dan Kalimantan Timur.

&quot;Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan didukung oleh  pemegang saham yang memiliki rekam jejak yang kuat dan berpegang teguh  pada nilai moral dan etika yang tinggi,&quot; kata dia.

Selain itu, Perseroan juga mengadakan Program Pemberian Saham  Penghargaan Dalam Program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah  sebanyak 0,57 persen dari saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum  atau sebanyak 4.897.000 saham. Saham yang ditawarkan merupakan Saham  Baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) hari ini melakukan penawaran perdana umum atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, karet dan industri pengolahannya ini menjadi perusahaan tercatat ke-14 yang melantai di Bursa tahun ini.

Perseroan akan melepas sebanyak 866,2 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebanyak 4,36 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada Penawaran Umum. Sementara itu, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesarRp 200 setiap saham.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Deretan Orang Terkaya Dunia yang Cuan dari IPO
Dari pantauan, Jakarta, Senin (12/4/2021), saham TAPG langsung menyentuh auto reject atas. Di mana, naik Rp70 atau  35% ke Rp270.

Perseroan menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Masa penawaran umum telah dilangsungkan pada tanggal 5-6 April 2021.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jumlah Emiten Naik Signifikan tapi Nilainya Tak Besar
Corporate Secretary Triputra Agro Persada, Joni Tjeng mengatakan, dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini akan digunakan oleh Perseroan untuk meningkatkan penyertaan modal pada Perusahaan Anak, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP) yang kemudian akan disalurkan kepada Perusahaan Anak AMP, yaitu PT Sukses Karya Mandiri (SKM) untuk belanja modal dan modal kerja sehubungan dengan pembangunan pabrik SKM di Kalimantan Tengah.&quot;Selain itu, Perseroan juga akan menggunakan sisa dana untuk modal  kerja Perseroan berupa pembelian pupuk,&quot; ujarnya dalam keterangan  tertulis.

Dia menambahkan, perusahaan yang didirikan tahun 2005 ini telah  beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit, satu perkebunan karet,  15 pabrik kelapa sawit, satu pabrik Ribbed Smoke Sheet (RSS) dan empat  kantor cabang Perusahaan Anak yang berlokasi di Jambi, Kalimantan Tengah  dan Kalimantan Timur.

&quot;Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan didukung oleh  pemegang saham yang memiliki rekam jejak yang kuat dan berpegang teguh  pada nilai moral dan etika yang tinggi,&quot; kata dia.

Selain itu, Perseroan juga mengadakan Program Pemberian Saham  Penghargaan Dalam Program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah  sebanyak 0,57 persen dari saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum  atau sebanyak 4.897.000 saham. Saham yang ditawarkan merupakan Saham  Baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
