<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Layang Japek Ganti Nama Jadi MBZ, Investor Timur Tengah Diharapkan Investasi di RI</title><description>Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menunggu para investor yang berasal dari timur tengah untuk berinvestasi di proyek jalan tol.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/320/2393214/tol-layang-japek-ganti-nama-jadi-mbz-investor-timur-tengah-diharapkan-investasi-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/320/2393214/tol-layang-japek-ganti-nama-jadi-mbz-investor-timur-tengah-diharapkan-investasi-di-ri"/><item><title>Tol Layang Japek Ganti Nama Jadi MBZ, Investor Timur Tengah Diharapkan Investasi di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/320/2393214/tol-layang-japek-ganti-nama-jadi-mbz-investor-timur-tengah-diharapkan-investasi-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/12/320/2393214/tol-layang-japek-ganti-nama-jadi-mbz-investor-timur-tengah-diharapkan-investasi-di-ri</guid><pubDate>Senin 12 April 2021 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/12/320/2393214/tol-layang-japek-ganti-nama-jadi-mbz-investor-timur-tengah-diharapkan-investasi-di-ri-XMSRi8JjPz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol Japek II (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/12/320/2393214/tol-layang-japek-ganti-nama-jadi-mbz-investor-timur-tengah-diharapkan-investasi-di-ri-XMSRi8JjPz.jpg</image><title>Jalan Tol Japek II (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menunggu para investor yang berasal dari timur tengah untuk berinvestasi di proyek jalan tol. Harapan ini muncul setelah dilakukannya perubahan nama jalan tol layang Jakarta - Cikampek II atau Jakarta - Cikampek II Elevated menjadi Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, saat ini masih belum banyak investor dari timur tengah yang masuk ke proyek jalan tol. Oleh karena itu, dengan adanya perubahan nama ini diharapkan semakin banyak investor dari Timur Tengah yang berminat untuk menanamkan modalnya di proyek Jalan Tol.

&amp;nbsp;Baca juga: Jalan Tol Sheikh Mohamed Bin Zayed Bakal Jadi Urat Nadi Perekonomian
&quot;Kalau boleh bicara harapan, di sektor jasa jalan tol ini investor-investor dari Timur Tengah ini kan belum banyak yang masuk. Harapan kita dengan adanya jalan tol layang MBZ ini cukup banyak investor Timur Tengah yang menaruh minatnya untuk investasi di jalan tol Indonesia,&quot; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (12/4/2021).

Danang menambahkan, secara umum belum ada investasi dari timur tengah yang masuk untuk jalan tol pasca perubahan nama ini. Termasuk juga investasi dari Uni Emirat Arab (UEA).
Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama, Jadi Apa? 
Namun mengenai perubahan nama pada jalan tol Jakarta Cikampek II elevated ini sudah termasuk dalam program divestasinya Jasa Marga. Namun belum diketahui apakah nantinya kepemilikan saham dari tol MBZ ini juga akan diambil oleh UEA atau tidak.
&quot;Secara umum memang investasi kan memang banyak. Tapi kalau ini  termasuk dalam program divestasinya Jasa Marga. Kita lihat saja dalam  satu kuartal ke depan,&quot; jelasnya

Danang menjelaskan, Jasa Marga sendiri akan menjual 9 ruas tolnya  lewat Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau yang lebih dikenal dengan  Indonesia Investment Authority (INA). Salah satunnya adalah ruas tol  Jakarta Cikampek Elevated II atau yang kin berganti nama menjadi Sheikh  Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Adapun jika dijabarkan, sembilan ruas tersebut yakni Jalan Tol  Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated,  Jalan Tol Batang-Semarang, Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jalan Tol  Pandaan-Malang, Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jalan Tol  Balikpapan-Samarinda, Jalan Tol Manado-Bitung dan Jalan Tol Bali  Mandara.

&quot;Karena yang saya tahu Jasa Marga akan memproses program divestasi,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menunggu para investor yang berasal dari timur tengah untuk berinvestasi di proyek jalan tol. Harapan ini muncul setelah dilakukannya perubahan nama jalan tol layang Jakarta - Cikampek II atau Jakarta - Cikampek II Elevated menjadi Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, saat ini masih belum banyak investor dari timur tengah yang masuk ke proyek jalan tol. Oleh karena itu, dengan adanya perubahan nama ini diharapkan semakin banyak investor dari Timur Tengah yang berminat untuk menanamkan modalnya di proyek Jalan Tol.

&amp;nbsp;Baca juga: Jalan Tol Sheikh Mohamed Bin Zayed Bakal Jadi Urat Nadi Perekonomian
&quot;Kalau boleh bicara harapan, di sektor jasa jalan tol ini investor-investor dari Timur Tengah ini kan belum banyak yang masuk. Harapan kita dengan adanya jalan tol layang MBZ ini cukup banyak investor Timur Tengah yang menaruh minatnya untuk investasi di jalan tol Indonesia,&quot; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (12/4/2021).

Danang menambahkan, secara umum belum ada investasi dari timur tengah yang masuk untuk jalan tol pasca perubahan nama ini. Termasuk juga investasi dari Uni Emirat Arab (UEA).
Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama, Jadi Apa? 
Namun mengenai perubahan nama pada jalan tol Jakarta Cikampek II elevated ini sudah termasuk dalam program divestasinya Jasa Marga. Namun belum diketahui apakah nantinya kepemilikan saham dari tol MBZ ini juga akan diambil oleh UEA atau tidak.
&quot;Secara umum memang investasi kan memang banyak. Tapi kalau ini  termasuk dalam program divestasinya Jasa Marga. Kita lihat saja dalam  satu kuartal ke depan,&quot; jelasnya

Danang menjelaskan, Jasa Marga sendiri akan menjual 9 ruas tolnya  lewat Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau yang lebih dikenal dengan  Indonesia Investment Authority (INA). Salah satunnya adalah ruas tol  Jakarta Cikampek Elevated II atau yang kin berganti nama menjadi Sheikh  Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Adapun jika dijabarkan, sembilan ruas tersebut yakni Jalan Tol  Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated,  Jalan Tol Batang-Semarang, Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jalan Tol  Pandaan-Malang, Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jalan Tol  Balikpapan-Samarinda, Jalan Tol Manado-Bitung dan Jalan Tol Bali  Mandara.

&quot;Karena yang saya tahu Jasa Marga akan memproses program divestasi,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
