<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Bergerak Mixed, Dow Jones Jatuh saat S&amp;P 500 Cetak Rekor</title><description>Wall Street beragam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394285/wall-street-bergerak-mixed-dow-jones-jatuh-saat-s-p-500-cetak-rekor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394285/wall-street-bergerak-mixed-dow-jones-jatuh-saat-s-p-500-cetak-rekor"/><item><title>Wall Street Bergerak Mixed, Dow Jones Jatuh saat S&amp;P 500 Cetak Rekor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394285/wall-street-bergerak-mixed-dow-jones-jatuh-saat-s-p-500-cetak-rekor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394285/wall-street-bergerak-mixed-dow-jones-jatuh-saat-s-p-500-cetak-rekor</guid><pubDate>Rabu 14 April 2021 07:42 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/14/278/2394285/wall-street-bergerak-mixed-dow-jones-jatuh-saat-s-p-500-cetak-rekor-PWQWFwoIXz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/14/278/2394285/wall-street-bergerak-mixed-dow-jones-jatuh-saat-s-p-500-cetak-rekor-PWQWFwoIXz.jpg</image><title>Wall Street (Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Wall Street beragam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan indeks Dow jatuh sementara indeks S&amp;amp;P 500 ditutup di rekor tertinggi baru dan Nasdaq melonjak karena investor mengabaikan kekhawatiran tentang penghentian peluncuran vaksin Covid-19 Johnson &amp;amp; Johnson dan inflasi AS yang kuat.

Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 68,13 poin atau 0,20 persen menjadi menetap di 33.677,27 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 13,60 poin atau 0,33 persen menjadi berakhir di 4.141,59 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 146,10 poin atau 1,05 persen, menjadi 13.996,10 poin.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Ditutup Melemah Menanti Laporan Keuangan Emiten
Indeks S&amp;amp;P 500 ditutup pada rekor tertinggi pada Rabu (7/4/2021), Kamis (8/4/2021), dan Jumat (9/4/2021) pekan lalu.

Tujuh dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor utilitas menguat 1,22 persen, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor finansial tergelincir 0,92 persen, merupakan kelompok dengan berkinerja terburuk.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Lanjutkan Penguatan, S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor
Saham Johnson &amp;amp; Johnson mencapai level terendah satu bulan sebelum memulihkan beberapa kerugian hingga ditutup turun 1,3 persen, karena seruan untuk menghentikan penggunaan vaksin COVID-19 Johnson &amp;amp; Johnson setelah enam wanita mengalami pembekuan darah langka, memberikan kemunduran baru untuk upaya mengatasi pandemi.Berita itu datang ketika data AS menunjukkan indeks harga konsumen  (IHK) pada Maret naik paling tinggi dalam lebih dari 8,5 tahun, memulai  apa yang sebagian besar ekonom harapkan akan menjadi periode singkat  inflasi yang lebih tinggi.

Permintaan yang kuat dalam penerbitan obligasi pemerintah AS pada  Selasa (13/4/2021) mendorong penurunan imbal hasil lebih lanjut,  menyoroti kurangnya kekhawatiran investor tentang kenaikan suku bunga  yang akan terjadi.

Sebaliknya, dalam salah satu sesi paling tenang tahun ini,  saham-saham teknologi ternama yang berkembang pesat selama lockdown yang  dipicu oleh virus corona tahun lalu menarik pembelian baru yang  mendorong Apple Inc, Microsoft Corp, dan Amazon.com Inc. Trio tersebut  naik antara 0,6 persen hingga 2,4 persen. Sektor teknologi yang lebih  luas terangkat 1,0 persen.

&quot;Sementara (berita J&amp;amp;J) dapat menyebabkan beberapa volatilitas  jangka pendek, investor cukup teguh dalam keyakinan mereka pada  pemulihan ekonomi penuh,&quot; kata Mike Loewengart, direktur pelaksana  strategi investasi di E*TRADE Financial.

Musim laporan keuangan emiten kuartal pertama dimulai pada Rabu waktu  setempat, dengan pelaporan Goldman Sachs, JPMorgan dan Wells Fargo.  Analis memperkirakan pendapatan untuk perusahaan S&amp;amp;P 500 akan  melonjak 25 persen dari tahun sebelumnya, didorong oleh kekuatan di  perusahaan keuangan dan consumer discretionary, menurut data Refinitiv  IBES.

Mata uang kripto dan firma terkait blockchain Riot Blockchain dan  Marathon Digital Holdings masing-masing naik 15 persen dan 1,9 persen  ketika harga bitcoin melonjak 5,6 perseb, sehari menjelang pencatatan  Coinbase, bursa mata uang krito AS terbesar.</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street beragam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan indeks Dow jatuh sementara indeks S&amp;amp;P 500 ditutup di rekor tertinggi baru dan Nasdaq melonjak karena investor mengabaikan kekhawatiran tentang penghentian peluncuran vaksin Covid-19 Johnson &amp;amp; Johnson dan inflasi AS yang kuat.

Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 68,13 poin atau 0,20 persen menjadi menetap di 33.677,27 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 13,60 poin atau 0,33 persen menjadi berakhir di 4.141,59 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 146,10 poin atau 1,05 persen, menjadi 13.996,10 poin.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Ditutup Melemah Menanti Laporan Keuangan Emiten
Indeks S&amp;amp;P 500 ditutup pada rekor tertinggi pada Rabu (7/4/2021), Kamis (8/4/2021), dan Jumat (9/4/2021) pekan lalu.

Tujuh dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor utilitas menguat 1,22 persen, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor finansial tergelincir 0,92 persen, merupakan kelompok dengan berkinerja terburuk.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Lanjutkan Penguatan, S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor
Saham Johnson &amp;amp; Johnson mencapai level terendah satu bulan sebelum memulihkan beberapa kerugian hingga ditutup turun 1,3 persen, karena seruan untuk menghentikan penggunaan vaksin COVID-19 Johnson &amp;amp; Johnson setelah enam wanita mengalami pembekuan darah langka, memberikan kemunduran baru untuk upaya mengatasi pandemi.Berita itu datang ketika data AS menunjukkan indeks harga konsumen  (IHK) pada Maret naik paling tinggi dalam lebih dari 8,5 tahun, memulai  apa yang sebagian besar ekonom harapkan akan menjadi periode singkat  inflasi yang lebih tinggi.

Permintaan yang kuat dalam penerbitan obligasi pemerintah AS pada  Selasa (13/4/2021) mendorong penurunan imbal hasil lebih lanjut,  menyoroti kurangnya kekhawatiran investor tentang kenaikan suku bunga  yang akan terjadi.

Sebaliknya, dalam salah satu sesi paling tenang tahun ini,  saham-saham teknologi ternama yang berkembang pesat selama lockdown yang  dipicu oleh virus corona tahun lalu menarik pembelian baru yang  mendorong Apple Inc, Microsoft Corp, dan Amazon.com Inc. Trio tersebut  naik antara 0,6 persen hingga 2,4 persen. Sektor teknologi yang lebih  luas terangkat 1,0 persen.

&quot;Sementara (berita J&amp;amp;J) dapat menyebabkan beberapa volatilitas  jangka pendek, investor cukup teguh dalam keyakinan mereka pada  pemulihan ekonomi penuh,&quot; kata Mike Loewengart, direktur pelaksana  strategi investasi di E*TRADE Financial.

Musim laporan keuangan emiten kuartal pertama dimulai pada Rabu waktu  setempat, dengan pelaporan Goldman Sachs, JPMorgan dan Wells Fargo.  Analis memperkirakan pendapatan untuk perusahaan S&amp;amp;P 500 akan  melonjak 25 persen dari tahun sebelumnya, didorong oleh kekuatan di  perusahaan keuangan dan consumer discretionary, menurut data Refinitiv  IBES.

Mata uang kripto dan firma terkait blockchain Riot Blockchain dan  Marathon Digital Holdings masing-masing naik 15 persen dan 1,9 persen  ketika harga bitcoin melonjak 5,6 perseb, sehari menjelang pencatatan  Coinbase, bursa mata uang krito AS terbesar.</content:encoded></item></channel></rss>
