<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmi IPO, Saham NPGF Langsung Meroket 35%</title><description>PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) resmi melaksanakan penawaran perdana umum atau Initial Public Offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394318/resmi-ipo-saham-npgf-langsung-meroket-35</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394318/resmi-ipo-saham-npgf-langsung-meroket-35"/><item><title>Resmi IPO, Saham NPGF Langsung Meroket 35%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394318/resmi-ipo-saham-npgf-langsung-meroket-35</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/278/2394318/resmi-ipo-saham-npgf-langsung-meroket-35</guid><pubDate>Rabu 14 April 2021 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/14/278/2394318/resmi-ipo-saham-npgf-langsung-meroket-35-9q7UqzCBF0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/14/278/2394318/resmi-ipo-saham-npgf-langsung-meroket-35-9q7UqzCBF0.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) resmi melaksanakan penawaran perdana umum atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu (14/4/2021).

Perusahaan asal Sidoarjo, Jawa Timur ini bergerak di bidang Produksi, Pemasaran dan Perdagangan Pupuk Buatan Majemuk Hara Makro Primer.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Melantai di Bursa, Saham TAGP Kena ARA di Rp270
NPGF akan melepas sejumlah 648 juta saham baru, dimana.  besaran saham itu setara dengan 20 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga Rp100 per saham.

Dari pantauan, saham NPGF langsung melonjak hingga 35 poin atau 35% ke Rp135. Di mana, pergerakannya langsung terkena auto reject atas (ARA).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jumlah Emiten Naik Signifikan tapi Nilainya Tak Besar
Direktur Utama Nusa Palapa Gemilang, Uus Sudianto mengatakan, langkah Perseroan untuk melantai di Bursa adalah bagian dari strategi Perseroan untuk memperbesar kapasitas pendanaan Perseroan serta demi meningkatkan tata kelola Perseroan agar menjadi lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang.

&quot;Kinerja Perseroan sampai dengan September 2020 telah mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif kendati pandemi Covid-19 telah merebak secara global. Perseroan tetap optimis bahwa prospek usaha yang dijalankan saat ini masih akan positif di masa-masa yang akan datang,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).Dia menambahkan, pertumbuhan permintaan pupuk NPK dari perkebunan  kelapa sawit sebagai imbas dari membaiknya harga CPO internasional.

&quot;Secara keseluruhan, pertumbuhan sektor non migas dari industri dasar  dan kimia terus meningkat hingga 14,96 persem sampai dengan kuartal  ketiga tahun 2020 yang lalu,&quot; kata dia.

Dalam rangka IPO tersebut, Perseroan telah menunjuk PT UOB Kay Hian  Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Head of Corporate UOB  Kay Hian Sekuritas Daud Gunawan mengatakan, Perseroan telah memperoleh  Ijin Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 29 Maret  2021.

Selama masa penawaran umum pada tanggal 31 Maret sampai dengan 7  April 2021, saham PT Nusa Palapa Gemilang Tbk mendapatkan minat yang  cukup positif dari para investor di mana jumlah permintaan yang masuk  mengalami oversubscribed hingga sebesar 3,97x dari jumlah total  penawaran saham yang ditawarkan dalam IPO Perseroan ini.

Selanjutnya, Perseroan akan menerima dana segar dari IPO sebesar  Rp64,8 milyar dimana dana yang diperoleh Perseroan tersebut sebanyak 82  persen akan digunakan untuk untuk akusisi lahan, kemudian sebanyak 17  persen akan digunakan untuk pelunasan pembelian mesin produksi dan  sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan yaitu pembelian bahan  baku produksi.

&amp;ldquo;Kami meyakini bahwa rencana ekspansi usaha yang didanai dari hasil  IPO Perseroan tersebut akan memberikan efek yang positif bagi  kelangsungan maupun prospek usaha Perseroan ke depannya,&quot; ucap Daud.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) resmi melaksanakan penawaran perdana umum atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu (14/4/2021).

Perusahaan asal Sidoarjo, Jawa Timur ini bergerak di bidang Produksi, Pemasaran dan Perdagangan Pupuk Buatan Majemuk Hara Makro Primer.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Melantai di Bursa, Saham TAGP Kena ARA di Rp270
NPGF akan melepas sejumlah 648 juta saham baru, dimana.  besaran saham itu setara dengan 20 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga Rp100 per saham.

Dari pantauan, saham NPGF langsung melonjak hingga 35 poin atau 35% ke Rp135. Di mana, pergerakannya langsung terkena auto reject atas (ARA).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jumlah Emiten Naik Signifikan tapi Nilainya Tak Besar
Direktur Utama Nusa Palapa Gemilang, Uus Sudianto mengatakan, langkah Perseroan untuk melantai di Bursa adalah bagian dari strategi Perseroan untuk memperbesar kapasitas pendanaan Perseroan serta demi meningkatkan tata kelola Perseroan agar menjadi lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang.

&quot;Kinerja Perseroan sampai dengan September 2020 telah mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif kendati pandemi Covid-19 telah merebak secara global. Perseroan tetap optimis bahwa prospek usaha yang dijalankan saat ini masih akan positif di masa-masa yang akan datang,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).Dia menambahkan, pertumbuhan permintaan pupuk NPK dari perkebunan  kelapa sawit sebagai imbas dari membaiknya harga CPO internasional.

&quot;Secara keseluruhan, pertumbuhan sektor non migas dari industri dasar  dan kimia terus meningkat hingga 14,96 persem sampai dengan kuartal  ketiga tahun 2020 yang lalu,&quot; kata dia.

Dalam rangka IPO tersebut, Perseroan telah menunjuk PT UOB Kay Hian  Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Head of Corporate UOB  Kay Hian Sekuritas Daud Gunawan mengatakan, Perseroan telah memperoleh  Ijin Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 29 Maret  2021.

Selama masa penawaran umum pada tanggal 31 Maret sampai dengan 7  April 2021, saham PT Nusa Palapa Gemilang Tbk mendapatkan minat yang  cukup positif dari para investor di mana jumlah permintaan yang masuk  mengalami oversubscribed hingga sebesar 3,97x dari jumlah total  penawaran saham yang ditawarkan dalam IPO Perseroan ini.

Selanjutnya, Perseroan akan menerima dana segar dari IPO sebesar  Rp64,8 milyar dimana dana yang diperoleh Perseroan tersebut sebanyak 82  persen akan digunakan untuk untuk akusisi lahan, kemudian sebanyak 17  persen akan digunakan untuk pelunasan pembelian mesin produksi dan  sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan yaitu pembelian bahan  baku produksi.

&amp;ldquo;Kami meyakini bahwa rencana ekspansi usaha yang didanai dari hasil  IPO Perseroan tersebut akan memberikan efek yang positif bagi  kelangsungan maupun prospek usaha Perseroan ke depannya,&quot; ucap Daud.
</content:encoded></item></channel></rss>
