<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Rebound Ditopang Lonjakan Inflasi AS</title><description>Harga emas lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), rebound dari kerugian sesi sebelumnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394291/harga-emas-rebound-ditopang-lonjakan-inflasi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394291/harga-emas-rebound-ditopang-lonjakan-inflasi-as"/><item><title>Harga Emas Rebound Ditopang Lonjakan Inflasi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394291/harga-emas-rebound-ditopang-lonjakan-inflasi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394291/harga-emas-rebound-ditopang-lonjakan-inflasi-as</guid><pubDate>Rabu 14 April 2021 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/14/320/2394291/harga-emas-rebound-ditopang-lonjakan-inflasi-as-BA3vS2w4dP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/14/320/2394291/harga-emas-rebound-ditopang-lonjakan-inflasi-as-BA3vS2w4dP.jpg</image><title>Emas (Shutterstock)</title></images><description>CHICAGO - Harga emas lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), rebound dari kerugian sesi sebelumnya, setelah data yang menunjukkan kenaikan tajam dalam inflasi AS mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi dan menekan dolar AS lebih rendah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD14,9 atau 0,86% menjadi ditutup pada USD1.747,6 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (12/4/2021), emas berjangka anjlok USD12,10 atau 0,69% menjadi USD1.732,70.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Antam Makin Murah, Ini Daftarnya
Emas berjangka juga jatuh USD13,4 atau 0,76% menjadi USD1.744,80 pada Jumat (9/4/2021), setelah terangkat USD16,6 atau 0,95% menjadi USD1.758,20 pada Kamis (8/4/2021), dan turun USD1,40 atau 0,08% menjadi USD1.741,60 pada Rabu (7/4/2021).

&quot;Kami perlu melihat beberapa inflasi untuk membuat emas bergerak dan kami melihatnya hari ini dengan angka IHK itu,&quot; kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, menambahkan bahwa dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah juga mendukung harga lebih lanjut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Anjlok Tertekan Kuatnya Imbal Hasil Obligasi AS
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/4/2021) bahwa indeks harga konsumen AS naik 0,6 persen pada Maret dari bulan sebelumnya dan 2,6 persen dari setahun lalu, menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.Harga-harga konsumen AS naik paling tinggi dalam lebih dari 8,5 tahun  pada Maret, memicu apa yang diperkirakan sebagian besar ekonom akan  menjadi periode singkat inflasi yang lebih tinggi.

Dolar AS tergelincir ke posisi terendah tiga minggu setelah data  tersebut, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya,  sementara patokan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun juga  menurun.

Mendukung aset safe-haven emas lebih lanjut adalah kekhawatiran yang  diangkat oleh keputusan para pejabat kesehatan AS untuk merekomendasikan  jeda dalam penggunaan vaksin Covid-19 Johnson &amp;amp; Johnson, kata para  analis.

&quot;Saat ini, kita perlu melihat penembusan yang menentukan di atas  USD1.765 untuk memicu gelombang pembelian naik hingga USD1.800,&quot; kata  Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

&quot;Level USD1.750 telah menjadi resistensi yang kuat, jadi kami naik  mendekati level itu,&quot; katanya, menambahkan bahwa risiko geopolitik  terkait dengan berita tentang Iran yang meningkatkan pengayaan nuklirnya  juga telah memicu banyak pembelian emas dan perak.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 55,9 sen atau  2,25% menjadi ditutup pada USD25,426 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD17,7 atau 1,51% menjadi menetap di USD1.157,1  per ounce.</description><content:encoded>CHICAGO - Harga emas lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), rebound dari kerugian sesi sebelumnya, setelah data yang menunjukkan kenaikan tajam dalam inflasi AS mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi dan menekan dolar AS lebih rendah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD14,9 atau 0,86% menjadi ditutup pada USD1.747,6 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (12/4/2021), emas berjangka anjlok USD12,10 atau 0,69% menjadi USD1.732,70.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Antam Makin Murah, Ini Daftarnya
Emas berjangka juga jatuh USD13,4 atau 0,76% menjadi USD1.744,80 pada Jumat (9/4/2021), setelah terangkat USD16,6 atau 0,95% menjadi USD1.758,20 pada Kamis (8/4/2021), dan turun USD1,40 atau 0,08% menjadi USD1.741,60 pada Rabu (7/4/2021).

&quot;Kami perlu melihat beberapa inflasi untuk membuat emas bergerak dan kami melihatnya hari ini dengan angka IHK itu,&quot; kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, menambahkan bahwa dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah juga mendukung harga lebih lanjut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Anjlok Tertekan Kuatnya Imbal Hasil Obligasi AS
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/4/2021) bahwa indeks harga konsumen AS naik 0,6 persen pada Maret dari bulan sebelumnya dan 2,6 persen dari setahun lalu, menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.Harga-harga konsumen AS naik paling tinggi dalam lebih dari 8,5 tahun  pada Maret, memicu apa yang diperkirakan sebagian besar ekonom akan  menjadi periode singkat inflasi yang lebih tinggi.

Dolar AS tergelincir ke posisi terendah tiga minggu setelah data  tersebut, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya,  sementara patokan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun juga  menurun.

Mendukung aset safe-haven emas lebih lanjut adalah kekhawatiran yang  diangkat oleh keputusan para pejabat kesehatan AS untuk merekomendasikan  jeda dalam penggunaan vaksin Covid-19 Johnson &amp;amp; Johnson, kata para  analis.

&quot;Saat ini, kita perlu melihat penembusan yang menentukan di atas  USD1.765 untuk memicu gelombang pembelian naik hingga USD1.800,&quot; kata  Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

&quot;Level USD1.750 telah menjadi resistensi yang kuat, jadi kami naik  mendekati level itu,&quot; katanya, menambahkan bahwa risiko geopolitik  terkait dengan berita tentang Iran yang meningkatkan pengayaan nuklirnya  juga telah memicu banyak pembelian emas dan perak.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 55,9 sen atau  2,25% menjadi ditutup pada USD25,426 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD17,7 atau 1,51% menjadi menetap di USD1.157,1  per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
