<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permintaan Naik, BI Sebut Kegiatan Dunia Usaha Meningkat</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa kegiatan dunia usaha semakin membaik. Pasalnya, permintaan sudah mulai meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394339/permintaan-naik-bi-sebut-kegiatan-dunia-usaha-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394339/permintaan-naik-bi-sebut-kegiatan-dunia-usaha-meningkat"/><item><title>Permintaan Naik, BI Sebut Kegiatan Dunia Usaha Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394339/permintaan-naik-bi-sebut-kegiatan-dunia-usaha-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394339/permintaan-naik-bi-sebut-kegiatan-dunia-usaha-meningkat</guid><pubDate>Rabu 14 April 2021 10:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/14/320/2394339/permintaan-naik-bi-sebut-kegiatan-dunia-usaha-meningkat-9E77VLYPOP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/14/320/2394339/permintaan-naik-bi-sebut-kegiatan-dunia-usaha-meningkat-9E77VLYPOP.jpg</image><title>Ekonomi RI (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa kegiatan dunia usaha semakin membaik. Pasalnya, permintaan sudah mulai meningkat.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan I 2021. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 4,50%, membaik dari -3,90% pada triwulan IV 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Calon Ketua Kadin Harus Bisa Menggairahkan Kembali Dunia Usaha 
&quot;Peningkatan didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang telah positif antara lain sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan, serta sektor Industri Pengolahan,&quot; ujarnya di laman BI, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Dirinya mengatakan, responden menyatakan bahwa peningkatan kinerja sektor Pertambangan didorong oleh permintaan yang menguat. Sedangkan sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan ditopang oleh musim panen raya pada komoditas tanaman bahan makanan (tabama), sementara sektor Industri Pengolahan didorong oleh meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Sebut Pelaku Usaha Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi
Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha, lanjut Erwin, kapasitas produksi terpakai sebesar 73,38% pada triwulan I 2021. Meningkat dari capaian pada triwulan sebelumnya sebesar 71,96%.&quot;Penggunaan tenaga kerja juga diindikasikan membaik meski masih dalam  fase kontraksi, dengan kondisi keuangan dunia usaha dalam kondisi  normal,&quot; ujarnya.

Pada triwulan II 2021, responden memprakirakan kegiatan usaha akan  makin menguat dengan SBT sebesar 18,87%. Berdasarkan sektor ekonomi,  peningkatan diprakirakan terjadi pada seluruh sektor ekonomi, terutama  sektor Industri Pengolahan, sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran,  serta sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan  dan  Perikanan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa kegiatan dunia usaha semakin membaik. Pasalnya, permintaan sudah mulai meningkat.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan I 2021. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 4,50%, membaik dari -3,90% pada triwulan IV 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Calon Ketua Kadin Harus Bisa Menggairahkan Kembali Dunia Usaha 
&quot;Peningkatan didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang telah positif antara lain sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan, serta sektor Industri Pengolahan,&quot; ujarnya di laman BI, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Dirinya mengatakan, responden menyatakan bahwa peningkatan kinerja sektor Pertambangan didorong oleh permintaan yang menguat. Sedangkan sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan ditopang oleh musim panen raya pada komoditas tanaman bahan makanan (tabama), sementara sektor Industri Pengolahan didorong oleh meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Sebut Pelaku Usaha Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi
Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha, lanjut Erwin, kapasitas produksi terpakai sebesar 73,38% pada triwulan I 2021. Meningkat dari capaian pada triwulan sebelumnya sebesar 71,96%.&quot;Penggunaan tenaga kerja juga diindikasikan membaik meski masih dalam  fase kontraksi, dengan kondisi keuangan dunia usaha dalam kondisi  normal,&quot; ujarnya.

Pada triwulan II 2021, responden memprakirakan kegiatan usaha akan  makin menguat dengan SBT sebesar 18,87%. Berdasarkan sektor ekonomi,  peningkatan diprakirakan terjadi pada seluruh sektor ekonomi, terutama  sektor Industri Pengolahan, sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran,  serta sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan  dan  Perikanan.</content:encoded></item></channel></rss>
