<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serikat Buruh Minta Pemerintah Tahan Gelombang PHK Besar-besaran</title><description>Andi Gani Nena Wea meminta agar pemerintah dapat menahan laju pemutusan hubungan kerja (PHK)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394706/serikat-buruh-minta-pemerintah-tahan-gelombang-phk-besar-besaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394706/serikat-buruh-minta-pemerintah-tahan-gelombang-phk-besar-besaran"/><item><title>Serikat Buruh Minta Pemerintah Tahan Gelombang PHK Besar-besaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394706/serikat-buruh-minta-pemerintah-tahan-gelombang-phk-besar-besaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/14/320/2394706/serikat-buruh-minta-pemerintah-tahan-gelombang-phk-besar-besaran</guid><pubDate>Rabu 14 April 2021 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/14/320/2394706/serikat-buruh-minta-pemerintah-tahan-gelombang-phk-besar-besaran-L234zsSGnL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buruh Minta Pemerintah Hentikan Gelombang PHK. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/14/320/2394706/serikat-buruh-minta-pemerintah-tahan-gelombang-phk-besar-besaran-L234zsSGnL.jpg</image><title>Buruh Minta Pemerintah Hentikan Gelombang PHK. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea meminta agar pemerintah dapat menahan laju pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini disampaikannya saat mendatangi istana dan bertemu beberapa menteri.
&amp;ldquo;Soal laju gelombang PHK, supaya pemerintah agar bisa menahan ini dengan memberikan stimulan-stimulan kepada perusahaan yang membutuhkan,&amp;rdquo; katanya, Rabu (14/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Selain Gaji, Pekerja Kena PHK Terima Manfaat Ini dari JKP
Lebih lanjut dia juga memberikan tanggapannya terkait adanya demo-demo pekerja yang dilakukan saat ini. Dia berharap pemerintah mau mendengar akasi-aksi buruh tersebut.
Ada beberapa banyak serikat buruh dan serikat pekerja yang melakukan aksi-aksi di minggu-minggu terakhir ini. Dan kemarin juga ada aksi. Dan kami berharap dan kami yakin pemerintah akan mendengar,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Korban PHK Masih Dapat Gaji, Ini Besarannya
Dia menegaskan bahwa meskipun beberapa bulan ini menghentikan aksi tapi bukan berarti buruh diam. Dia mengatakan bahwa para buruh memahami adanya pandemi covid-19 sehingga aksi-aksi demo dijaga dengan memperhatikan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Kami berharap pemerintah secara cepat untuk menjawab tuntutan buruh,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea meminta agar pemerintah dapat menahan laju pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini disampaikannya saat mendatangi istana dan bertemu beberapa menteri.
&amp;ldquo;Soal laju gelombang PHK, supaya pemerintah agar bisa menahan ini dengan memberikan stimulan-stimulan kepada perusahaan yang membutuhkan,&amp;rdquo; katanya, Rabu (14/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Selain Gaji, Pekerja Kena PHK Terima Manfaat Ini dari JKP
Lebih lanjut dia juga memberikan tanggapannya terkait adanya demo-demo pekerja yang dilakukan saat ini. Dia berharap pemerintah mau mendengar akasi-aksi buruh tersebut.
Ada beberapa banyak serikat buruh dan serikat pekerja yang melakukan aksi-aksi di minggu-minggu terakhir ini. Dan kemarin juga ada aksi. Dan kami berharap dan kami yakin pemerintah akan mendengar,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Korban PHK Masih Dapat Gaji, Ini Besarannya
Dia menegaskan bahwa meskipun beberapa bulan ini menghentikan aksi tapi bukan berarti buruh diam. Dia mengatakan bahwa para buruh memahami adanya pandemi covid-19 sehingga aksi-aksi demo dijaga dengan memperhatikan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Kami berharap pemerintah secara cepat untuk menjawab tuntutan buruh,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
