<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Tak Masuk Akal, 4 Saham Ini Digembok BEI</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan atas empat saham per Rabu (14/4/2021).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/278/2395123/harga-tak-masuk-akal-4-saham-ini-digembok-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/278/2395123/harga-tak-masuk-akal-4-saham-ini-digembok-bei"/><item><title>Harga Tak Masuk Akal, 4 Saham Ini Digembok BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/278/2395123/harga-tak-masuk-akal-4-saham-ini-digembok-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/278/2395123/harga-tak-masuk-akal-4-saham-ini-digembok-bei</guid><pubDate>Kamis 15 April 2021 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/15/278/2395123/harga-tak-masuk-akal-4-saham-ini-digembok-bei-y0ZuXLdju9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/15/278/2395123/harga-tak-masuk-akal-4-saham-ini-digembok-bei-y0ZuXLdju9.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan atas empat saham per Rabu (14/4/2021). Suspensi dilakukan dalam rangka cooling down.
Adapun empat saham tersebut adalah PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT Mahaka Media Tbk (ABBA), PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE).
Baca Juga: Naik Tajam, BEI Gembok Saham TIFA
 
Dalam pengumuman resmi, Bursa menjelaskan bahwa suspensi saham dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada empat saham tersebut mulai sesi I perdagangan hari ini, Kamis (15/4/2021).
Baca Juga: Sorry Investor, BEI Suspensi Saham TIFA
 
&quot;Penghentian sementara perdagangan saham dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai,&quot; tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (15/4/2021).Suspensi dilakukan dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai  bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan  informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di  empat saham tersebut.
Pada pengumuman tersebut juga disampaikan kepada para pihak yang  berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan  informasi yang disampaikan oleh Perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan atas empat saham per Rabu (14/4/2021). Suspensi dilakukan dalam rangka cooling down.
Adapun empat saham tersebut adalah PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT Mahaka Media Tbk (ABBA), PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE).
Baca Juga: Naik Tajam, BEI Gembok Saham TIFA
 
Dalam pengumuman resmi, Bursa menjelaskan bahwa suspensi saham dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada empat saham tersebut mulai sesi I perdagangan hari ini, Kamis (15/4/2021).
Baca Juga: Sorry Investor, BEI Suspensi Saham TIFA
 
&quot;Penghentian sementara perdagangan saham dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai,&quot; tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (15/4/2021).Suspensi dilakukan dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai  bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan  informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di  empat saham tersebut.
Pada pengumuman tersebut juga disampaikan kepada para pihak yang  berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan  informasi yang disampaikan oleh Perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
