<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil: Jabar-Serang Jajaki Kerjasama di Sektor Pertanian</title><description>PT Agro Jabar menyerahkan naskah MoU kepada PT Agro Serang Berkah tentang Penanaman Modal Pangan Jagung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/320/2395469/ridwan-kamil-jabar-serang-jajaki-kerjasama-di-sektor-pertanian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/320/2395469/ridwan-kamil-jabar-serang-jajaki-kerjasama-di-sektor-pertanian"/><item><title>Ridwan Kamil: Jabar-Serang Jajaki Kerjasama di Sektor Pertanian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/320/2395469/ridwan-kamil-jabar-serang-jajaki-kerjasama-di-sektor-pertanian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/15/320/2395469/ridwan-kamil-jabar-serang-jajaki-kerjasama-di-sektor-pertanian</guid><pubDate>Kamis 15 April 2021 22:44 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/15/320/2395469/ridwan-kamil-jabar-serang-jajaki-kerjasama-di-sektor-pertanian-qet0TZhULM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil di Serang (Foto; Dok Humas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/15/320/2395469/ridwan-kamil-jabar-serang-jajaki-kerjasama-di-sektor-pertanian-qet0TZhULM.jpg</image><title>Ridwan Kamil di Serang (Foto; Dok Humas)</title></images><description>SERANG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat (Jabar) PT Agro Jabar menyerahkan naskah MoU kepada PT Agro Serang Berkah tentang Penanaman Modal Pangan Jagung.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menilai, kesepakatan kerja sama tersebut menjadi langkah awal dari rencana panjang untuk saling menguatkan dan sama-sama menyejahterakan masyarakat melalui sektor pertanian dan pangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ridwan Kamil: Sinergi BUMD Jabar-PT Krakatau Steel Dorong Pemulihan Ekonomi
Demikian dikatakan Kang Emil &amp;ndash;sapaan Ridwan Kamil&amp;mdash;saat memberikan sambutan dalam penyerahan MoU antara PT Agro Jabar dan PT Agro Serang Berkah di Kantor Pendopo Kabupaten Serang, Kamis (15/4/2021).

&amp;ldquo;Sektor pangan teknologinya harus canggih, jangan kayak dulu. Kembali ke desa hanya bisa dikampanyekan kalau pemasukannya setara kota dan diberikan inovasi baru berupa aplikasi yang memudahkan pekerjaan,&amp;rdquo; ucap Kang Emil.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hari Pertama Puasa, Ridwan Kamil dan Mendag Cek Harga di Pasar Kosambi Bandung
Kang Emil menuturkan, inovasi dan teknologi pertanian menjadi hal yang harus dikembangkan. Apalagi saat pandemi COVID-19, pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan.

&amp;ldquo;Karena masa depan kita, pangan berbasis teknologi,&amp;rdquo; tuturnya.Menurut Kang Emil, dalam kerja sama tersebut, Agro Jabar akan membeli  jagung di Serang. Nantinya, jagung akan ditanam di lahan seluas 1.000  hektare. Lahan tersebut nantinya akan dikelola bersama Agro Serang  Berkah.

&amp;ldquo;Nantinya akan dikelola bersama oleh Agro Jabar dan Agro Serang untuk  ditanami jagung yang memang mayoritas untuk pakan. Saat ini kebutuhan  pakan ternak sedang defisit. Maka, kami akan maksimalkan bersama. Target  produksi jagung, satu hektare itu sekitar 4-6 ton. Jadi, kalau dikali  seribu, sekitar 4-6 ribu ton,&amp;rdquo; ucapnya.

&amp;ldquo;Kami punya teknologi, punya pembeli, kami menawarkan kerja sama jadi  win-win solution, kami mendapatkan keuntungan, petani di Kabupaten  Serang juga mendapatkan keuntungan,&amp;rdquo; imbuhnya.

Dengan adanya kerja sama antara dua daerah ini, Kang Emil berharap  bisa saling memberikan dampak yang baik untuk masyarakat setempat dan  saling menguntungkan.

&amp;ldquo;Selama COVID-19 juga kita memperkuat kerja sama antar daerah jadi  saling mengunjungi membawa kebaikan dan kebermanfaatan,&amp;rdquo; katanya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap penyerahan naskah MoU  tersebut menjadi awal untuk kerja sama yang lebih konkret antara kedua  belah pihak. Apalagi, katanya, ada potensi kerja sama yang cukup besar.

&amp;ldquo;Kami punya luas persawahan 47 ribu hektare. Kemudian lahan  berkelanjutan 56 ribu hektare. Jadi di sini banyak lahan yang dimiliki  swasta belum dipergunakan. Kami sering meminjam lahan tidur digunakan  untuk pemberdayaan petani,&amp;rdquo; ucapnya.

Tatu menilai kerja sama tersebut akan memberikan kebermanfaatan.  Terlebih lagi daerahnya memiliki pangsa pasar yang berlimpah terkait  jagung untuk pakan.

&amp;ldquo;Dengan MoU ini saya punya harapan banyak karena pertanian menjadi  andalan kami. Di Provinsi Banten kami surprlus, kita punya pasar yang  luar biasa di Kabupaten Serang ada 8 pabrik pakan yang membutuhkan  jagung pipir,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Saya berharap ini bisa menjadi modal awal kerja sama yang bagus untuk Kabupaten Serang,&amp;rdquo; tambahnya.</description><content:encoded>SERANG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat (Jabar) PT Agro Jabar menyerahkan naskah MoU kepada PT Agro Serang Berkah tentang Penanaman Modal Pangan Jagung.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menilai, kesepakatan kerja sama tersebut menjadi langkah awal dari rencana panjang untuk saling menguatkan dan sama-sama menyejahterakan masyarakat melalui sektor pertanian dan pangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ridwan Kamil: Sinergi BUMD Jabar-PT Krakatau Steel Dorong Pemulihan Ekonomi
Demikian dikatakan Kang Emil &amp;ndash;sapaan Ridwan Kamil&amp;mdash;saat memberikan sambutan dalam penyerahan MoU antara PT Agro Jabar dan PT Agro Serang Berkah di Kantor Pendopo Kabupaten Serang, Kamis (15/4/2021).

&amp;ldquo;Sektor pangan teknologinya harus canggih, jangan kayak dulu. Kembali ke desa hanya bisa dikampanyekan kalau pemasukannya setara kota dan diberikan inovasi baru berupa aplikasi yang memudahkan pekerjaan,&amp;rdquo; ucap Kang Emil.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hari Pertama Puasa, Ridwan Kamil dan Mendag Cek Harga di Pasar Kosambi Bandung
Kang Emil menuturkan, inovasi dan teknologi pertanian menjadi hal yang harus dikembangkan. Apalagi saat pandemi COVID-19, pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan.

&amp;ldquo;Karena masa depan kita, pangan berbasis teknologi,&amp;rdquo; tuturnya.Menurut Kang Emil, dalam kerja sama tersebut, Agro Jabar akan membeli  jagung di Serang. Nantinya, jagung akan ditanam di lahan seluas 1.000  hektare. Lahan tersebut nantinya akan dikelola bersama Agro Serang  Berkah.

&amp;ldquo;Nantinya akan dikelola bersama oleh Agro Jabar dan Agro Serang untuk  ditanami jagung yang memang mayoritas untuk pakan. Saat ini kebutuhan  pakan ternak sedang defisit. Maka, kami akan maksimalkan bersama. Target  produksi jagung, satu hektare itu sekitar 4-6 ton. Jadi, kalau dikali  seribu, sekitar 4-6 ribu ton,&amp;rdquo; ucapnya.

&amp;ldquo;Kami punya teknologi, punya pembeli, kami menawarkan kerja sama jadi  win-win solution, kami mendapatkan keuntungan, petani di Kabupaten  Serang juga mendapatkan keuntungan,&amp;rdquo; imbuhnya.

Dengan adanya kerja sama antara dua daerah ini, Kang Emil berharap  bisa saling memberikan dampak yang baik untuk masyarakat setempat dan  saling menguntungkan.

&amp;ldquo;Selama COVID-19 juga kita memperkuat kerja sama antar daerah jadi  saling mengunjungi membawa kebaikan dan kebermanfaatan,&amp;rdquo; katanya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap penyerahan naskah MoU  tersebut menjadi awal untuk kerja sama yang lebih konkret antara kedua  belah pihak. Apalagi, katanya, ada potensi kerja sama yang cukup besar.

&amp;ldquo;Kami punya luas persawahan 47 ribu hektare. Kemudian lahan  berkelanjutan 56 ribu hektare. Jadi di sini banyak lahan yang dimiliki  swasta belum dipergunakan. Kami sering meminjam lahan tidur digunakan  untuk pemberdayaan petani,&amp;rdquo; ucapnya.

Tatu menilai kerja sama tersebut akan memberikan kebermanfaatan.  Terlebih lagi daerahnya memiliki pangsa pasar yang berlimpah terkait  jagung untuk pakan.

&amp;ldquo;Dengan MoU ini saya punya harapan banyak karena pertanian menjadi  andalan kami. Di Provinsi Banten kami surprlus, kita punya pasar yang  luar biasa di Kabupaten Serang ada 8 pabrik pakan yang membutuhkan  jagung pipir,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Saya berharap ini bisa menjadi modal awal kerja sama yang bagus untuk Kabupaten Serang,&amp;rdquo; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
