<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Sekuritas: Sektor Komoditas Topang IHSG Jelang Akhir Pekan</title><description>Pekan ini, IHSG cukup volatile dan cenderung melemah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/278/2395999/mnc-sekuritas-sektor-komoditas-topang-ihsg-jelang-akhir-pekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/278/2395999/mnc-sekuritas-sektor-komoditas-topang-ihsg-jelang-akhir-pekan"/><item><title>MNC Sekuritas: Sektor Komoditas Topang IHSG Jelang Akhir Pekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/278/2395999/mnc-sekuritas-sektor-komoditas-topang-ihsg-jelang-akhir-pekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/278/2395999/mnc-sekuritas-sektor-komoditas-topang-ihsg-jelang-akhir-pekan</guid><pubDate>Jum'at 16 April 2021 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/16/278/2395999/mnc-sekuritas-sektor-komoditas-topang-ihsg-jelang-akhir-pekan-FJIycJ7kV8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MNC Sekuritas Morning Meeting (MNC Group)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/16/278/2395999/mnc-sekuritas-sektor-komoditas-topang-ihsg-jelang-akhir-pekan-FJIycJ7kV8.jpg</image><title>MNC Sekuritas Morning Meeting (MNC Group)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pekan ini, IHSG cukup volatile dan cenderung melemah. IHSG ditutup melemah signifikan sebesar -2,00% ke level 5.948,57 pada perdagangan Senin (12/04/2021). Penurunan IHSG cukup signifikan akibat melemahnya Penjualan Ritel di Februari 2021 yang turun menjadi -18,1% YoY, dari -16,4% YoY di Januari 2021, serta pembatasan mudik yang menjadi sentimen pemberat IHSG. Pada perdagangan Selasa (13/04/2021) pun IHSG masih ditutup melemah -0,36% ke level 5.927,43.

Namun, pada perdagangan Rabu (14/04/2021) IHSG berhasil ditutup menguat signifikan +2,07% ke level 6.050,28. IHSG akhirnya rebound setelah sempat melemah selama tiga hari berturut-turut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Masih Tunjukan Sinyal Negatif, Ini Rekomendasi Sahamnya
Tim Riset MNC Sekuritas melihat bahwa investor membeli kembali saham-saham yang terlihat oversold selama beberapa hari terakhir, tercermin dari net foreign buy yang cukup signifikan mencapai Rp1,02 triliun. Penguatan masih berlanjut pada Kamis (15/04/2021) ke level 6.079,50 (+0,48%). Pergerakan IHSG masih mencerminkan indeks global karena intraday swing masih tampak volatil.

Technical Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengungkapkan sentimen positif dari surplus neraca perdagangan akhirnya menambah optimisme di pasar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Menanti Berkah Ramadhan
BPS merilis neraca perdagangan periode Maret 2021 yang mencatat surplus USD1,56 miliar. BPS melaporkan nilai impor Maret 2021 sebesar USD16.79 miliar, meningkat 25,73% YoY/26,55% MoM; sedangkan ekspor mencapai USD18,35 miliar atau meningkat 30,47% YoY.Pergerakan IHSG pada Jumat (16/04/2021) masih melanjutkan  penguatannya ke level 6.086,26 (+0,11%), didorong oleh peningkatan yang  cukup signifikan di atas 2% dari sektor komoditas, seperti pertambangan  dan agri, dan harga komoditas tersebut menguat pada penutupan  sebelumnya.

&amp;ldquo;Pekan depan IHSG diperkirakan bergerak cenderung terkoreksi dengan  rentang 5.920 &amp;ndash; 6.030. Investor dapat mencermati keputusan suku bunga BI  pada pekan depan, yang diperkirakan akan tetap pada level 3,50%. Selain  itu, perkembangan vaksinasi dan rilisnya data laporan keuangan di US  maupun di Indonesia yang biasanya diawali oleh perbankan dapat menjadi  sentimen bagi pergerakan IHSG ke depan,&amp;rdquo; jelas Herditya.

Update dunia pasar modal setiap harinya dapat kamu saksikan melalui  program &amp;ldquo;Morning Meeting&amp;rdquo; secara live di YouTube dan Instagram MNC  Sekuritas setiap hari Senin-Jumat pukul 08.15 &amp;ndash; 08.45 WIB!</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pekan ini, IHSG cukup volatile dan cenderung melemah. IHSG ditutup melemah signifikan sebesar -2,00% ke level 5.948,57 pada perdagangan Senin (12/04/2021). Penurunan IHSG cukup signifikan akibat melemahnya Penjualan Ritel di Februari 2021 yang turun menjadi -18,1% YoY, dari -16,4% YoY di Januari 2021, serta pembatasan mudik yang menjadi sentimen pemberat IHSG. Pada perdagangan Selasa (13/04/2021) pun IHSG masih ditutup melemah -0,36% ke level 5.927,43.

Namun, pada perdagangan Rabu (14/04/2021) IHSG berhasil ditutup menguat signifikan +2,07% ke level 6.050,28. IHSG akhirnya rebound setelah sempat melemah selama tiga hari berturut-turut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Masih Tunjukan Sinyal Negatif, Ini Rekomendasi Sahamnya
Tim Riset MNC Sekuritas melihat bahwa investor membeli kembali saham-saham yang terlihat oversold selama beberapa hari terakhir, tercermin dari net foreign buy yang cukup signifikan mencapai Rp1,02 triliun. Penguatan masih berlanjut pada Kamis (15/04/2021) ke level 6.079,50 (+0,48%). Pergerakan IHSG masih mencerminkan indeks global karena intraday swing masih tampak volatil.

Technical Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengungkapkan sentimen positif dari surplus neraca perdagangan akhirnya menambah optimisme di pasar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Menanti Berkah Ramadhan
BPS merilis neraca perdagangan periode Maret 2021 yang mencatat surplus USD1,56 miliar. BPS melaporkan nilai impor Maret 2021 sebesar USD16.79 miliar, meningkat 25,73% YoY/26,55% MoM; sedangkan ekspor mencapai USD18,35 miliar atau meningkat 30,47% YoY.Pergerakan IHSG pada Jumat (16/04/2021) masih melanjutkan  penguatannya ke level 6.086,26 (+0,11%), didorong oleh peningkatan yang  cukup signifikan di atas 2% dari sektor komoditas, seperti pertambangan  dan agri, dan harga komoditas tersebut menguat pada penutupan  sebelumnya.

&amp;ldquo;Pekan depan IHSG diperkirakan bergerak cenderung terkoreksi dengan  rentang 5.920 &amp;ndash; 6.030. Investor dapat mencermati keputusan suku bunga BI  pada pekan depan, yang diperkirakan akan tetap pada level 3,50%. Selain  itu, perkembangan vaksinasi dan rilisnya data laporan keuangan di US  maupun di Indonesia yang biasanya diawali oleh perbankan dapat menjadi  sentimen bagi pergerakan IHSG ke depan,&amp;rdquo; jelas Herditya.

Update dunia pasar modal setiap harinya dapat kamu saksikan melalui  program &amp;ldquo;Morning Meeting&amp;rdquo; secara live di YouTube dan Instagram MNC  Sekuritas setiap hari Senin-Jumat pukul 08.15 &amp;ndash; 08.45 WIB!</content:encoded></item></channel></rss>
