<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkeu Kirim Sinyal TMII Bakal Dikelola BUMN</title><description>Kemenkeu) bersama Kemensetneg akan bekerja sama dengan BUMN pariwisata untuk mengurus Taman Mini Indonesia Indah (TMII).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/320/2395917/kemenkeu-kirim-sinyal-tmii-bakal-dikelola-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/320/2395917/kemenkeu-kirim-sinyal-tmii-bakal-dikelola-bumn"/><item><title>Kemenkeu Kirim Sinyal TMII Bakal Dikelola BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/320/2395917/kemenkeu-kirim-sinyal-tmii-bakal-dikelola-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/320/2395917/kemenkeu-kirim-sinyal-tmii-bakal-dikelola-bumn</guid><pubDate>Jum'at 16 April 2021 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/16/320/2395917/kemenkeu-kirim-sinyal-tmii-bakal-dikelola-bumn-XeCy8ETsPX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/16/320/2395917/kemenkeu-kirim-sinyal-tmii-bakal-dikelola-bumn-XeCy8ETsPX.jpg</image><title>Rupiah (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama  Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pariwisata untuk mengurus Taman Mini Indonesia Indah (TMII).


Direktur Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan mengatakan kemungkinan BUMN pariwisata yang akan mengurus TMII, yaitu PT Taman Wisata Candi (TWC).
 
Baca juga:&amp;nbsp; Dikelola Negara, Sri Mulyani Asuransikan Aset TMII
&quot;Nanti akan dilihat tapi kemungkinan TWC sih, saya belum terima proposal dari Seketariat Negara. Tapi setidak setidaknya antara itu tapi ke TWC,&quot; ujar Encep dalam video virtual, Jumat (16/4/2021).

Kata dia, pengelolaan TMII akan dilakukan dengan kerja sama pemanfaatan (KSP). Dari situ negara bisa mendapat kontribusi tetap per tahun, bagi hasil, dan kerja sama akan menjadi BMN setelah 30 tahun.
Baca juga: Sidang Gugatan TMII, Keluarga Cendana Mangkir
&quot;Jadi kalau membangun sesuatu tahun ke-30 menjadi barang negara, itu yang akan diperoleh negara dari segi financial-nya ya yang tadi saya bilang kontribusi tetap, profit sharing sama akhir kerja sama menjadi BMN,&quot; tuturnya.Dia menambahkan sebagai perseroan yang kuat dari segi keuangan  sehingga tak perlu Penyertaan Modal Negara (PMN). Justru bagaimana agar  bisa menghasilkan pendapatan untuk negara.


&quot;Setneg kan bukan ahlinya di bidang wisata, dia akan melakukan kerja  sama rencananya dengan BUMN apakah ITDC (Indonesia Tourism Development  Corporation), atau TWC nanti akan dilihat, kemungkinan TWC itu. Saya  belum terima resmi proposalnya dari Setneg, tapi setidaknya antara itu,  mungkin TWC,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama  Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pariwisata untuk mengurus Taman Mini Indonesia Indah (TMII).


Direktur Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan mengatakan kemungkinan BUMN pariwisata yang akan mengurus TMII, yaitu PT Taman Wisata Candi (TWC).
 
Baca juga:&amp;nbsp; Dikelola Negara, Sri Mulyani Asuransikan Aset TMII
&quot;Nanti akan dilihat tapi kemungkinan TWC sih, saya belum terima proposal dari Seketariat Negara. Tapi setidak setidaknya antara itu tapi ke TWC,&quot; ujar Encep dalam video virtual, Jumat (16/4/2021).

Kata dia, pengelolaan TMII akan dilakukan dengan kerja sama pemanfaatan (KSP). Dari situ negara bisa mendapat kontribusi tetap per tahun, bagi hasil, dan kerja sama akan menjadi BMN setelah 30 tahun.
Baca juga: Sidang Gugatan TMII, Keluarga Cendana Mangkir
&quot;Jadi kalau membangun sesuatu tahun ke-30 menjadi barang negara, itu yang akan diperoleh negara dari segi financial-nya ya yang tadi saya bilang kontribusi tetap, profit sharing sama akhir kerja sama menjadi BMN,&quot; tuturnya.Dia menambahkan sebagai perseroan yang kuat dari segi keuangan  sehingga tak perlu Penyertaan Modal Negara (PMN). Justru bagaimana agar  bisa menghasilkan pendapatan untuk negara.


&quot;Setneg kan bukan ahlinya di bidang wisata, dia akan melakukan kerja  sama rencananya dengan BUMN apakah ITDC (Indonesia Tourism Development  Corporation), atau TWC nanti akan dilihat, kemungkinan TWC itu. Saya  belum terima resmi proposalnya dari Setneg, tapi setidaknya antara itu,  mungkin TWC,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
