<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran KPR Subsidi BTN Tembus Rp21,5 Triliun</title><description>PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memacu realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/470/2395567/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp21-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/470/2395567/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp21-5-triliun"/><item><title>Penyaluran KPR Subsidi BTN Tembus Rp21,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/470/2395567/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp21-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/16/470/2395567/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp21-5-triliun</guid><pubDate>Jum'at 16 April 2021 07:52 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/16/470/2395567/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp21-5-triliun-KAhROxeCCv.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/16/470/2395567/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp21-5-triliun-KAhROxeCCv.jpeg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memacu realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi sejalan dengan komitmen perseroan mendukung Program Satu Juta Rumah yang diinisiasi Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hingga medio April 2021, Bank BTN tercatat telah merealisasikan penyaluran KPR Subsidi untuk lebih dari 31 ribu unit rumah.
Direktur Consumer and Commercial Banking Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan permintaan pembiayaan perumahan di tahun 2021 mulai menunjukkan peningkatan sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah untuk mendongkrak ekonomi nasional. Memanfaatkan berbagai stimulus positif dari pemerintah tersebut, tambah Hirwandi, Bank BTN juga terus berinovasi untuk mengoptimalkan penyaluran KPR Subsidi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Realisasi Penyaluran Rumah Subsidi dengan FLPP Masih Sedikit
&quot;Kami terus mengoptimalkan penyaluran agar semakin banyak masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah terutama di tengah pandemi yang mewajibkan mayoritas aktivitas dilakukan di rumah. Hingga 15 April 2021, Bank BTN telah menyalurkan KPR Subsidi untuk lebih dari 31 ribu unit rumah,&quot; tutur Hirwandi di Jakarta, Jumat (16/4/2021).
Menurut Hirwandi, berbagai inovasi yang digelar Bank BTN pun menunjukkan capaian positif. Sejak pandemi dimulai pada awal tahun 2020 hingga pertengahan April 2021, emiten bersandi saham BBTN juga tercatat telah memberikan KPR Subsidi baik skema konvensional maupun syariah untuk lebih dari 153 ribu unit rumah. Nilai penyaluran untuk ratusan ribu hunian tersebut setara Rp21,5 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir: Semua yang Pinjam ke BTN Harus Pakai Kompor Listrik
Hirwandi memaparkan Bank BTN memiliki beragam produk KPR Subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bank spesialis pembiayaan perumahan tersebut menawarkan produk KPR Subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB) dengan bunga 5% fix rate atau tetap hingga 20 tahun.Bank BTN juga memiliki produk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan  Berbasis Tabungan (BP2BT) dengan bantuan uang muka hingga Rp40 juta.  Keseluruhan produk tersebut, lanjut Hirwandi, dapat dimanfaatkan MBR  dari seluruh segmen mulai yang bekerja di sektor pemerintah maupun  swasta, berpenghasilan fixed income maupun non fixed income ataupun  pegawai tetap maupun pegawai kontrak.
&quot;Dengan adanya ragam pilihan KPR Subsidi Konvensional dan Syariah di  Bank BTN juga memberikan kemudahan bagi pengembang dan MBR dalam memilih  akad pembiayaan di satu bank. Kami terus berupaya memberikan kesempatan  bagi MBR baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak tetap, agar bisa  memiliki rumah yang aman dan nyaman,&quot; katanya.
Sebagai informasi, hingga Desember 2020, BBTN masih menempati posisi  nomor wahid dalam pangsa pasar KPR Subsidi. Bank yang dulunya bernama  Bank Tabungan Pos ini terekam mendominasi pasar KPR Subsidi sebesar 87%  per akhir tahun lalu.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memacu realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi sejalan dengan komitmen perseroan mendukung Program Satu Juta Rumah yang diinisiasi Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hingga medio April 2021, Bank BTN tercatat telah merealisasikan penyaluran KPR Subsidi untuk lebih dari 31 ribu unit rumah.
Direktur Consumer and Commercial Banking Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan permintaan pembiayaan perumahan di tahun 2021 mulai menunjukkan peningkatan sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah untuk mendongkrak ekonomi nasional. Memanfaatkan berbagai stimulus positif dari pemerintah tersebut, tambah Hirwandi, Bank BTN juga terus berinovasi untuk mengoptimalkan penyaluran KPR Subsidi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Realisasi Penyaluran Rumah Subsidi dengan FLPP Masih Sedikit
&quot;Kami terus mengoptimalkan penyaluran agar semakin banyak masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah terutama di tengah pandemi yang mewajibkan mayoritas aktivitas dilakukan di rumah. Hingga 15 April 2021, Bank BTN telah menyalurkan KPR Subsidi untuk lebih dari 31 ribu unit rumah,&quot; tutur Hirwandi di Jakarta, Jumat (16/4/2021).
Menurut Hirwandi, berbagai inovasi yang digelar Bank BTN pun menunjukkan capaian positif. Sejak pandemi dimulai pada awal tahun 2020 hingga pertengahan April 2021, emiten bersandi saham BBTN juga tercatat telah memberikan KPR Subsidi baik skema konvensional maupun syariah untuk lebih dari 153 ribu unit rumah. Nilai penyaluran untuk ratusan ribu hunian tersebut setara Rp21,5 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir: Semua yang Pinjam ke BTN Harus Pakai Kompor Listrik
Hirwandi memaparkan Bank BTN memiliki beragam produk KPR Subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bank spesialis pembiayaan perumahan tersebut menawarkan produk KPR Subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB) dengan bunga 5% fix rate atau tetap hingga 20 tahun.Bank BTN juga memiliki produk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan  Berbasis Tabungan (BP2BT) dengan bantuan uang muka hingga Rp40 juta.  Keseluruhan produk tersebut, lanjut Hirwandi, dapat dimanfaatkan MBR  dari seluruh segmen mulai yang bekerja di sektor pemerintah maupun  swasta, berpenghasilan fixed income maupun non fixed income ataupun  pegawai tetap maupun pegawai kontrak.
&quot;Dengan adanya ragam pilihan KPR Subsidi Konvensional dan Syariah di  Bank BTN juga memberikan kemudahan bagi pengembang dan MBR dalam memilih  akad pembiayaan di satu bank. Kami terus berupaya memberikan kesempatan  bagi MBR baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak tetap, agar bisa  memiliki rumah yang aman dan nyaman,&quot; katanya.
Sebagai informasi, hingga Desember 2020, BBTN masih menempati posisi  nomor wahid dalam pangsa pasar KPR Subsidi. Bank yang dulunya bernama  Bank Tabungan Pos ini terekam mendominasi pasar KPR Subsidi sebesar 87%  per akhir tahun lalu.
</content:encoded></item></channel></rss>
