<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 10%, Realisasi Penjualan Gas PGN Capai 855 BBTUD</title><description>PGN mencatatkan realisasi penjualan gas pada Februari 2021 sebesar 844 British thermal unit per hari (BBTUD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396197/naik-10-realisasi-penjualan-gas-pgn-capai-855-bbtud</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396197/naik-10-realisasi-penjualan-gas-pgn-capai-855-bbtud"/><item><title>Naik 10%, Realisasi Penjualan Gas PGN Capai 855 BBTUD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396197/naik-10-realisasi-penjualan-gas-pgn-capai-855-bbtud</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396197/naik-10-realisasi-penjualan-gas-pgn-capai-855-bbtud</guid><pubDate>Sabtu 17 April 2021 10:12 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/17/320/2396197/naik-10-realisasi-penjualan-gas-pgn-capai-855-bbtud-xOnWq9ycMu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/17/320/2396197/naik-10-realisasi-penjualan-gas-pgn-capai-855-bbtud-xOnWq9ycMu.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN mencatatkan realisasi penjualan gas pada Februari 2021 sebesar 844 British thermal unit per hari (BBTUD). Angka ini lebih tinggi 10% di atas target yang ditetapkan.
Selain itu, dari sisi jumlah pelanggan per Februari sudah mencapai 293.715 pelanggan. Angka ini meningkat 4.706 pelanggan dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 289.009 pelanggan saja.
Baca Juga: Waduh, Gara-Gara Ini PGN Rugi USD264 Juta
 
Capaian ini menunjukkan target penambahan jumlah pelanggan tercapai di atas target perseroan. Sebaran pelanggan ini tersebar di sektor city gas (rumah tangga) dan pelanggan kecil (UMKM), komersial industri, dan pembangkit listrik.
Direktur Komesial Faris Aziz mengatakan, peningkatan penjualan yang di atas target ini dipicu oleh penyerapan gas di sektor komersial dan listrik yang cukup tinggi. Di mana, penyerapan gas dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN  jauh lebih tinggi dari target.
Faris menjelaskan, awalnya proyeksi penyerapan sejak bulan November 2020 masih turun. Namun hingga saat ini, dengan berbagai upaya optimal dan demand yang meningkat berdampak naiknya penyerapan gas.
Baca Juga: Kebijakan Harga Gas Industri Dinilai Bisa Rugikan Investor PGN, Kok Bisa?
 
&amp;ldquo;Adanya angka yang menunjukkan peningkatan ini mendorong PGN tetap menjaga kapabilitas dalam menyalurkan gas bumi di tengah tantangan-tantangan eksternal yang sedang dihadapi,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (17/4/2021).
Faris menambahkan, selain pembangkit listrik, tren peningkatan di sektor industri juga mengalami peningkatan, antara lain kimia, keramik, makanan, fabrikasi logam, kaca, kertas, logam dasar, tekstil, kayu dan lain-lain. Supply CNG yang digunakan untuk SPBG dan UMKM melalui produk Gaslink juga meningkat. Di sisi lain, ada realisasi penyerapan pelanggan penerima manfaat Kepmen 89K/ 2020 meningkat menjadi 295 BBTUD.Akumulasi penjualan ini m berdampak cukup positif sehingga pencapaian  penyaluran niaga gas sampai dengan bulan Februari 2021 adalah sebesar  919 BBTUD. Volume tersebut meningkat dibandingkan bulan Januari 2021  sebesar 904 BBTUD.
Ke depannya lanjut Faris, pihaknya akan tetap fokus mengembangkan  strategi pemasaran agar kinerja positif komersialisasi gas bumi tetap  terjaga. Inisiatif untuk mengoptimalkan pasar-pasar eksisting maupun  pasar yang baru, juga akan terus kembangkan dengan dukungan  infrastruktur yang terintegrasi dari hulu hingga hilir
&amp;ldquo;Oleh karenanya, upaya kinerja bisnis akan dikembangkan secara massif  dengan berprinsip pada efektivitas dan efisiensi,&amp;rdquo; kata Faris.
Menurut Faris, adanya pertumbuhan yang cukup siginifikan di sektor  komersial menunjukkan bahwa optimisme pemulihan ekonomi pasca covid-19  sudah mulai terasa. Sektor komersial menjadi salah satu penopang  tumbuhnya pemakaian gas bumi yang kemudian diikuti oleh peningkatan  pemanfaatan gas bumi di sektor UMKM.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, saat ini terdapat  sekitar 64,1 juta UMKM tersebar di Indonesia sebagai salah satu pondasi  perekonomian nasional. Tumbuhnya pemakaian gas pun dapat memberikan  multiplier effect bagi berkembangnya UMKM yang potensial untuk  menggeliat kembali mulai Triwulan I 2021.
&amp;ldquo;Penyerapan gas dan pertumbuhan pelanggan meningkat menjadi angin  segar bagi kinerja bisnis PGN. Adapun kekurangan seperti keluhan dari  pelanggan menjadi evaluasi kami untuk meningkatkan layanan gas bumi ke  depannya. Kami juga berharap dukungan dari seluruh pihak demi kelancaran  upaya-upaya strategis yang dilakukan karena dalam mengalirkan gas bumi.  PGN sebagai bagian dari midstream, juga membutuhkan dukungan semua  pihak baik hulu dan hilir,&amp;rdquo; jelas Faris.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN mencatatkan realisasi penjualan gas pada Februari 2021 sebesar 844 British thermal unit per hari (BBTUD). Angka ini lebih tinggi 10% di atas target yang ditetapkan.
Selain itu, dari sisi jumlah pelanggan per Februari sudah mencapai 293.715 pelanggan. Angka ini meningkat 4.706 pelanggan dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 289.009 pelanggan saja.
Baca Juga: Waduh, Gara-Gara Ini PGN Rugi USD264 Juta
 
Capaian ini menunjukkan target penambahan jumlah pelanggan tercapai di atas target perseroan. Sebaran pelanggan ini tersebar di sektor city gas (rumah tangga) dan pelanggan kecil (UMKM), komersial industri, dan pembangkit listrik.
Direktur Komesial Faris Aziz mengatakan, peningkatan penjualan yang di atas target ini dipicu oleh penyerapan gas di sektor komersial dan listrik yang cukup tinggi. Di mana, penyerapan gas dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN  jauh lebih tinggi dari target.
Faris menjelaskan, awalnya proyeksi penyerapan sejak bulan November 2020 masih turun. Namun hingga saat ini, dengan berbagai upaya optimal dan demand yang meningkat berdampak naiknya penyerapan gas.
Baca Juga: Kebijakan Harga Gas Industri Dinilai Bisa Rugikan Investor PGN, Kok Bisa?
 
&amp;ldquo;Adanya angka yang menunjukkan peningkatan ini mendorong PGN tetap menjaga kapabilitas dalam menyalurkan gas bumi di tengah tantangan-tantangan eksternal yang sedang dihadapi,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (17/4/2021).
Faris menambahkan, selain pembangkit listrik, tren peningkatan di sektor industri juga mengalami peningkatan, antara lain kimia, keramik, makanan, fabrikasi logam, kaca, kertas, logam dasar, tekstil, kayu dan lain-lain. Supply CNG yang digunakan untuk SPBG dan UMKM melalui produk Gaslink juga meningkat. Di sisi lain, ada realisasi penyerapan pelanggan penerima manfaat Kepmen 89K/ 2020 meningkat menjadi 295 BBTUD.Akumulasi penjualan ini m berdampak cukup positif sehingga pencapaian  penyaluran niaga gas sampai dengan bulan Februari 2021 adalah sebesar  919 BBTUD. Volume tersebut meningkat dibandingkan bulan Januari 2021  sebesar 904 BBTUD.
Ke depannya lanjut Faris, pihaknya akan tetap fokus mengembangkan  strategi pemasaran agar kinerja positif komersialisasi gas bumi tetap  terjaga. Inisiatif untuk mengoptimalkan pasar-pasar eksisting maupun  pasar yang baru, juga akan terus kembangkan dengan dukungan  infrastruktur yang terintegrasi dari hulu hingga hilir
&amp;ldquo;Oleh karenanya, upaya kinerja bisnis akan dikembangkan secara massif  dengan berprinsip pada efektivitas dan efisiensi,&amp;rdquo; kata Faris.
Menurut Faris, adanya pertumbuhan yang cukup siginifikan di sektor  komersial menunjukkan bahwa optimisme pemulihan ekonomi pasca covid-19  sudah mulai terasa. Sektor komersial menjadi salah satu penopang  tumbuhnya pemakaian gas bumi yang kemudian diikuti oleh peningkatan  pemanfaatan gas bumi di sektor UMKM.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, saat ini terdapat  sekitar 64,1 juta UMKM tersebar di Indonesia sebagai salah satu pondasi  perekonomian nasional. Tumbuhnya pemakaian gas pun dapat memberikan  multiplier effect bagi berkembangnya UMKM yang potensial untuk  menggeliat kembali mulai Triwulan I 2021.
&amp;ldquo;Penyerapan gas dan pertumbuhan pelanggan meningkat menjadi angin  segar bagi kinerja bisnis PGN. Adapun kekurangan seperti keluhan dari  pelanggan menjadi evaluasi kami untuk meningkatkan layanan gas bumi ke  depannya. Kami juga berharap dukungan dari seluruh pihak demi kelancaran  upaya-upaya strategis yang dilakukan karena dalam mengalirkan gas bumi.  PGN sebagai bagian dari midstream, juga membutuhkan dukungan semua  pihak baik hulu dan hilir,&amp;rdquo; jelas Faris.</content:encoded></item></channel></rss>
