<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu-Ibu, Bansos PKH Cair Rp6,53 Triliun</title><description>Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp6,53 triliun,</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396279/ibu-ibu-bansos-pkh-cair-rp6-53-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396279/ibu-ibu-bansos-pkh-cair-rp6-53-triliun"/><item><title>Ibu-Ibu, Bansos PKH Cair Rp6,53 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396279/ibu-ibu-bansos-pkh-cair-rp6-53-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/17/320/2396279/ibu-ibu-bansos-pkh-cair-rp6-53-triliun</guid><pubDate>Sabtu 17 April 2021 14:25 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/17/320/2396279/ibu-ibu-bansos-pkh-cair-rp6-53-triliun-wLduQbmTmq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos Risma (Foto: Dokumentasi Kemensos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/17/320/2396279/ibu-ibu-bansos-pkh-cair-rp6-53-triliun-wLduQbmTmq.jpg</image><title>Mensos Risma (Foto: Dokumentasi Kemensos)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp6,53 triliun bertepatan dengan dimulainya puasa Ramadhan 1442 H.
&quot;Pencairan bantuan ini untuk tahap II, kebetulan bulan April, jadi pas bersamaan dengan awal puasa&quot;, kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis, Sabtu(17/4/2021).
Baca Juga: BRI Tidak Akan Beroperasi Lagi di Aceh, Bagaimana Nasib Bansos?
 
Bansos Rp6,53 triliun itu, lanjut Mensos menyasar 9.074.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.
Dengan pencairan bantuan PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran di bulan puasa, karena biasanya kalau puasa kan beda dengan hari-hari biasa.
Baca Juga: Sri Mulyani Bongkar Data Fiktif Penerima Bansos 
 
&quot;Bulan puasa pengeluaran akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan saur maupun buka puasa, untuk beli takjil atau beli makanan tambahan lainnya&quot;, ungkapnya.
Pencairan bansos PKH  juga diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi, &quot;semakin banyak uang yang beredar makin tinggi daya beli masyarakat&quot;, papar mantan Walikota Surabaya dua periode itu.
Kalau daya beli meningkat maka pedagang kecil juga akan terkena dampaknya, dagangan jadi laku dan bisa mendapatkan untung.PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau  lebih komponen yaitu kompinen kesehatan dengan kategori ibu hamil dan  anak balita. Komponen pendidikan dengan kategori anak SD/MI atau  sederajat, anak SMP/MTs atau sederajat dan anak SMA/MAN atau sederajat.
Komponen Kesejahteraan Sosial dengan kategori lanjut usia di atas 70 tahun dan kategori Disabilitas berat.
Kemensos bekerja sama dengan Himbara dalam pencairan bantuan, seluruh  KPM PKH mendapatkan bantuan langsung ke rekeningnya, &quot;mereka bisa  mencairkan di ATM bersama, e-warong, dan agen - agen bank yang ditunjuk  oleh bank penyalur&quot;, pungkas Mensos Risma.
Berdasarkan data dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian  Sosial, alokasi anggaran bantuan sosial PKH tahun 2021 sebesar Rp28,71  triliun dan telah disalurkan dua tahap sebesar Rp15,35 triliun yaitu  bulan Januari 2021 sebesar Rp6,82 triliun rupiah dan bulan April Rp6,53   rupiah.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp6,53 triliun bertepatan dengan dimulainya puasa Ramadhan 1442 H.
&quot;Pencairan bantuan ini untuk tahap II, kebetulan bulan April, jadi pas bersamaan dengan awal puasa&quot;, kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis, Sabtu(17/4/2021).
Baca Juga: BRI Tidak Akan Beroperasi Lagi di Aceh, Bagaimana Nasib Bansos?
 
Bansos Rp6,53 triliun itu, lanjut Mensos menyasar 9.074.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.
Dengan pencairan bantuan PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran di bulan puasa, karena biasanya kalau puasa kan beda dengan hari-hari biasa.
Baca Juga: Sri Mulyani Bongkar Data Fiktif Penerima Bansos 
 
&quot;Bulan puasa pengeluaran akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan saur maupun buka puasa, untuk beli takjil atau beli makanan tambahan lainnya&quot;, ungkapnya.
Pencairan bansos PKH  juga diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi, &quot;semakin banyak uang yang beredar makin tinggi daya beli masyarakat&quot;, papar mantan Walikota Surabaya dua periode itu.
Kalau daya beli meningkat maka pedagang kecil juga akan terkena dampaknya, dagangan jadi laku dan bisa mendapatkan untung.PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau  lebih komponen yaitu kompinen kesehatan dengan kategori ibu hamil dan  anak balita. Komponen pendidikan dengan kategori anak SD/MI atau  sederajat, anak SMP/MTs atau sederajat dan anak SMA/MAN atau sederajat.
Komponen Kesejahteraan Sosial dengan kategori lanjut usia di atas 70 tahun dan kategori Disabilitas berat.
Kemensos bekerja sama dengan Himbara dalam pencairan bantuan, seluruh  KPM PKH mendapatkan bantuan langsung ke rekeningnya, &quot;mereka bisa  mencairkan di ATM bersama, e-warong, dan agen - agen bank yang ditunjuk  oleh bank penyalur&quot;, pungkas Mensos Risma.
Berdasarkan data dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian  Sosial, alokasi anggaran bantuan sosial PKH tahun 2021 sebesar Rp28,71  triliun dan telah disalurkan dua tahap sebesar Rp15,35 triliun yaitu  bulan Januari 2021 sebesar Rp6,82 triliun rupiah dan bulan April Rp6,53   rupiah.</content:encoded></item></channel></rss>
