<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Bank Jago soal Akuisisi BFI Finance</title><description>PT Bank Jago Tbk (ARTO) membantah akan mengakuisisi perusahaan pembiayaan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/19/278/2397032/penjelasan-bank-jago-soal-akuisisi-bfi-finance</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/19/278/2397032/penjelasan-bank-jago-soal-akuisisi-bfi-finance"/><item><title>Penjelasan Bank Jago soal Akuisisi BFI Finance</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/19/278/2397032/penjelasan-bank-jago-soal-akuisisi-bfi-finance</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/19/278/2397032/penjelasan-bank-jago-soal-akuisisi-bfi-finance</guid><pubDate>Senin 19 April 2021 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/19/278/2397032/penjelasan-bank-jago-soal-akuisisi-bfi-finance-wsjTHukH1P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/19/278/2397032/penjelasan-bank-jago-soal-akuisisi-bfi-finance-wsjTHukH1P.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Jago Tbk (ARTO) membantah akan mengakuisisi perusahaan pembiayaan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN). Sebelumnya, beredar kabar bahwa Bank Jago bakal mengakuisisi BFIN.
Diketahui, BFI Finance merupakan perusahaan terafiliasi dengan Northstar Pacific, dikendalikan oleh Patrick Sugito Walujo, yang juga salah satu investor Bank Jago.
Baca Juga: Bank Milik Miliarder Ini Rugi Rp189,5 Miliar
 
&quot;Sampai saat ini Perseroan tidak mempunyai rencana untuk melakukan pengambilalihan PT BFI Finance Indonesia Tbk,&quot; ujar Corporate Secretary Bank Jago, Tjit Siat Fun dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (19/4/2021).
Dia menambahkan, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
Baca Juga: Bank Jago Bakal Terbitkan Saham Baru Rp7 Triliun, Buat Apa Ya?
 
Perseroan tidak mengetahui informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
&quot;Bahwa tidak terdapat Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,&quot; kata dia.Dilihat melalui RTI, saham ARTO mengalami kenaikan 5,26 persen dalam  satu bulan terakhir dan dalam tiga bulan terakhir naik 180,83 persen.
Frekuensi perdagangan saham ARTO mencapai 2.762 kali dengan 3,14 juta  lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp34,56  miliar. Price Earning Ratio (PER) -629,96 dan Market Cap sebesar  Rp152,42 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Jago Tbk (ARTO) membantah akan mengakuisisi perusahaan pembiayaan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN). Sebelumnya, beredar kabar bahwa Bank Jago bakal mengakuisisi BFIN.
Diketahui, BFI Finance merupakan perusahaan terafiliasi dengan Northstar Pacific, dikendalikan oleh Patrick Sugito Walujo, yang juga salah satu investor Bank Jago.
Baca Juga: Bank Milik Miliarder Ini Rugi Rp189,5 Miliar
 
&quot;Sampai saat ini Perseroan tidak mempunyai rencana untuk melakukan pengambilalihan PT BFI Finance Indonesia Tbk,&quot; ujar Corporate Secretary Bank Jago, Tjit Siat Fun dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (19/4/2021).
Dia menambahkan, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
Baca Juga: Bank Jago Bakal Terbitkan Saham Baru Rp7 Triliun, Buat Apa Ya?
 
Perseroan tidak mengetahui informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
&quot;Bahwa tidak terdapat Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,&quot; kata dia.Dilihat melalui RTI, saham ARTO mengalami kenaikan 5,26 persen dalam  satu bulan terakhir dan dalam tiga bulan terakhir naik 180,83 persen.
Frekuensi perdagangan saham ARTO mencapai 2.762 kali dengan 3,14 juta  lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp34,56  miliar. Price Earning Ratio (PER) -629,96 dan Market Cap sebesar  Rp152,42 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
