<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bahas Pembentukan Holding BUMN Pangan, Hasilnya?</title><description>Kementerian BUMN mencatat rencana  pembentukan Holding BUMN Pangan sudah dibahas pada ratas antara Presiden Jokowi dan jajarannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/320/2399608/jokowi-bahas-pembentukan-holding-bumn-pangan-hasilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/320/2399608/jokowi-bahas-pembentukan-holding-bumn-pangan-hasilnya"/><item><title>Jokowi Bahas Pembentukan Holding BUMN Pangan, Hasilnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/320/2399608/jokowi-bahas-pembentukan-holding-bumn-pangan-hasilnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/320/2399608/jokowi-bahas-pembentukan-holding-bumn-pangan-hasilnya</guid><pubDate>Jum'at 23 April 2021 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/23/320/2399608/jokowi-bahas-pembentukan-holding-bumn-pangan-hasilnya-59GMVMn4tz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ketersediaan Pangan (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/23/320/2399608/jokowi-bahas-pembentukan-holding-bumn-pangan-hasilnya-59GMVMn4tz.jpg</image><title>ketersediaan Pangan (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat rencana pembentukan Holding BUMN Pangan sudah dibahas pada rapat terbatas (ratas) antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya. Aksi korporasi ini bertujuan mendorong kedaulatan pangan nasional.

Adapun Holding BUMN Pangan terdiri dari PT RNI, Berdikari, Pertani, Perikanan Nusantara (Perinus), PT Bhanda Ghara Reksa (BGR Logistics), Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT Garam, PT Perikanan Indonesia (Perindo), dan Sang Hyang Seri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: UMKM Yakin Holding BUMN Ultra Mikro Lawan Para Rentenir
Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury menyebut, pendirian holding perlu pengkajian ihwal potensi pengembangan baik bersifat organik dan non organik. Serta peran holding sebagai offtaker  komoditas pangan dalam negeri.

&quot;Bagaimana perannya juga sebagai offtaker beberapa komoditas pangan, dan memang diperlukan fixing the basic BUMN klaster pangan seperti bisnis model, pengelolaan cash flow, proses pengadaan, proses kemitraan dan lainnya sebagai upaya perbaikan,&amp;rdquo; ujar dia, Jumat (23/4/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Indonesia Bakal 'Kebanjiran' Pengusaha Baru
Pahala optimis perahu yang mengangkut ke-9 BUMN klaster pangan ini harus berhasil dengan dukungan rencana yang jelas (action plan), Key Performance Indicator (KPI) yang tepat, serta bentuk sinerginya yang terarah antar BUMN Pangan.&amp;ldquo;Holding BUMN Pangan diharapkan dapat memperbaiki kinerja  anggota-anggotanya yang diharapkan kedepannya menjadi BUMN Pangan yang  membanggakan,&quot; katanya.

Senada, Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi menyebur, progres  holding pangan telah sampai pada Pembahasan Antar Kementerian (PAK)  Penggabungan. Pada proses restrukturisasi, RNI telah membentuk Project  Management Office (PMO) yang dibagi menjadi 7 stream dan bertugas untuk  mengawali project charter percepatan pengembangan BUMN Pangan.

Karenanya diperlukan dukungan dari seluruh komisaris dan direksi BUMN klaster pangan untuk mempercepat pengembangan BUMN Pangan.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat rencana pembentukan Holding BUMN Pangan sudah dibahas pada rapat terbatas (ratas) antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya. Aksi korporasi ini bertujuan mendorong kedaulatan pangan nasional.

Adapun Holding BUMN Pangan terdiri dari PT RNI, Berdikari, Pertani, Perikanan Nusantara (Perinus), PT Bhanda Ghara Reksa (BGR Logistics), Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT Garam, PT Perikanan Indonesia (Perindo), dan Sang Hyang Seri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: UMKM Yakin Holding BUMN Ultra Mikro Lawan Para Rentenir
Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury menyebut, pendirian holding perlu pengkajian ihwal potensi pengembangan baik bersifat organik dan non organik. Serta peran holding sebagai offtaker  komoditas pangan dalam negeri.

&quot;Bagaimana perannya juga sebagai offtaker beberapa komoditas pangan, dan memang diperlukan fixing the basic BUMN klaster pangan seperti bisnis model, pengelolaan cash flow, proses pengadaan, proses kemitraan dan lainnya sebagai upaya perbaikan,&amp;rdquo; ujar dia, Jumat (23/4/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Indonesia Bakal 'Kebanjiran' Pengusaha Baru
Pahala optimis perahu yang mengangkut ke-9 BUMN klaster pangan ini harus berhasil dengan dukungan rencana yang jelas (action plan), Key Performance Indicator (KPI) yang tepat, serta bentuk sinerginya yang terarah antar BUMN Pangan.&amp;ldquo;Holding BUMN Pangan diharapkan dapat memperbaiki kinerja  anggota-anggotanya yang diharapkan kedepannya menjadi BUMN Pangan yang  membanggakan,&quot; katanya.

Senada, Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi menyebur, progres  holding pangan telah sampai pada Pembahasan Antar Kementerian (PAK)  Penggabungan. Pada proses restrukturisasi, RNI telah membentuk Project  Management Office (PMO) yang dibagi menjadi 7 stream dan bertugas untuk  mengawali project charter percepatan pengembangan BUMN Pangan.

Karenanya diperlukan dukungan dari seluruh komisaris dan direksi BUMN klaster pangan untuk mempercepat pengembangan BUMN Pangan.</content:encoded></item></channel></rss>
