<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Efek Bebas PPN dan DP 0%, BSDE Raup Prapenjualan Rp2,5 Triliun di Kuartal I-2021</title><description>PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan prapenjualan sebesar Rp2,5 triliun pada kuartal I-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/470/2399476/efek-bebas-ppn-dan-dp-0-bsde-raup-prapenjualan-rp2-5-triliun-di-kuartal-i-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/470/2399476/efek-bebas-ppn-dan-dp-0-bsde-raup-prapenjualan-rp2-5-triliun-di-kuartal-i-2021"/><item><title>Efek Bebas PPN dan DP 0%, BSDE Raup Prapenjualan Rp2,5 Triliun di Kuartal I-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/470/2399476/efek-bebas-ppn-dan-dp-0-bsde-raup-prapenjualan-rp2-5-triliun-di-kuartal-i-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/23/470/2399476/efek-bebas-ppn-dan-dp-0-bsde-raup-prapenjualan-rp2-5-triliun-di-kuartal-i-2021</guid><pubDate>Jum'at 23 April 2021 09:45 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/23/470/2399476/efek-bebas-ppn-dan-dp-0-bsde-raup-prapenjualan-rp2-5-triliun-di-kuartal-i-2021-xOTQcX8M2D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/23/470/2399476/efek-bebas-ppn-dan-dp-0-bsde-raup-prapenjualan-rp2-5-triliun-di-kuartal-i-2021-xOTQcX8M2D.jpg</image><title>Rumah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan prapenjualan sebesar Rp2,5 triliun pada kuartal I-2021. Catatan ini setara 35% dari target BSDE  di tahun ini.

&amp;ldquo;Pencapaian tersebut setara pertumbuhan 38%dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Dengan  demikian kami telah mengamankan 35%dari target prapenjualan 2021 yakni Rp7 triliun.&amp;rdquo; ujar Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (23/4/2021).

Hermawan menambahkan, membaiknya kinerja penjualan unit-unit properti tidak lepas dari beberapa faktor seperti program stimulus di bidang properti seperti pembebasan PPN dan DP 0 persen oleh regulator.
Baca Juga:&amp;nbsp;BSDE Ambil Alih PT Itomas Kembangan&amp;nbsp;
Segmen residential merupakan kontributor tertinggi yakni sebesar 69% dari total prapenjualan atau sebesar Rp1,7 triliun. Angka ini naik 61% apabila dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun 2020 lalu.

&amp;ldquo;Kami selaku pengembang terbesar di Indonesia, optimistis industri properti akan bangkit tahun ini,&quot; ucapnya.

Sedangkan, segmen commercial mencapai Rp760 miliar mewakili 31 persen dari total prapenjualan. Angka tersebut terdiri dari kavling tanah komersial Rp421 miliar yang sebagian besar terjual di BSD City, Rp81 miliar pada strata title (apartemen) dan Rp258 miliar dari ruko.

&quot;Selain beragam insentif yang telah diberikan pemerintah, penanganan pandemi juga semakin kuat dengan adanya program vaksin nasional. Hal tersebut akan membuat kondisi perekonomian akan kembali tumbuh dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan di era transisi kenormalan baru,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan prapenjualan sebesar Rp2,5 triliun pada kuartal I-2021. Catatan ini setara 35% dari target BSDE  di tahun ini.

&amp;ldquo;Pencapaian tersebut setara pertumbuhan 38%dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Dengan  demikian kami telah mengamankan 35%dari target prapenjualan 2021 yakni Rp7 triliun.&amp;rdquo; ujar Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (23/4/2021).

Hermawan menambahkan, membaiknya kinerja penjualan unit-unit properti tidak lepas dari beberapa faktor seperti program stimulus di bidang properti seperti pembebasan PPN dan DP 0 persen oleh regulator.
Baca Juga:&amp;nbsp;BSDE Ambil Alih PT Itomas Kembangan&amp;nbsp;
Segmen residential merupakan kontributor tertinggi yakni sebesar 69% dari total prapenjualan atau sebesar Rp1,7 triliun. Angka ini naik 61% apabila dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun 2020 lalu.

&amp;ldquo;Kami selaku pengembang terbesar di Indonesia, optimistis industri properti akan bangkit tahun ini,&quot; ucapnya.

Sedangkan, segmen commercial mencapai Rp760 miliar mewakili 31 persen dari total prapenjualan. Angka tersebut terdiri dari kavling tanah komersial Rp421 miliar yang sebagian besar terjual di BSD City, Rp81 miliar pada strata title (apartemen) dan Rp258 miliar dari ruko.

&quot;Selain beragam insentif yang telah diberikan pemerintah, penanganan pandemi juga semakin kuat dengan adanya program vaksin nasional. Hal tersebut akan membuat kondisi perekonomian akan kembali tumbuh dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan di era transisi kenormalan baru,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
