<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Lesu Tertekan Kuatnya Data Ekonomi AS</title><description>Harga emas kembali melemah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2399978/harga-emas-lesu-tertekan-kuatnya-data-ekonomi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2399978/harga-emas-lesu-tertekan-kuatnya-data-ekonomi-as"/><item><title>Harga Emas Lesu Tertekan Kuatnya Data Ekonomi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2399978/harga-emas-lesu-tertekan-kuatnya-data-ekonomi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2399978/harga-emas-lesu-tertekan-kuatnya-data-ekonomi-as</guid><pubDate>Sabtu 24 April 2021 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/24/320/2399978/harga-emas-lesu-tertekan-kuatnya-data-ekonomi-as-exIneOkk3k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas (reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/24/320/2399978/harga-emas-lesu-tertekan-kuatnya-data-ekonomi-as-exIneOkk3k.jpg</image><title>Emas (reuters)</title></images><description>CHICAGO - Harga emas kembali melemah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan oleh data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil (yields) obligasi pemerintah, memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut dan mencatat penurunan tipis sekitar 0,1 persen untuk minggu ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terpangkas USD4,2 atau 0,24% menjadi ditutup pada USD1.777,80 per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (23/4/2021), emas berjangka juga jatuh USD11,1 atau 0,62% menjadi USD1.782.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kilau Emas Kalah Pamor dari Dolar AS, Harganya Jadi Segini
Emas berjangka melonjak USD14,7 atau 0,83% menjadi USD1.793,10 pada Rabu (21/4/2021), setelah terangkat USD7,8 atau 0,44% menjadi USD1.778,40 pada Selasa (20/4/2021), dan merosot USD9,6 atau 0,54% menjadi USD1.770,60 pada Senin (19/4/2021).

Data ekonomi positif yang dirilis pada Jumat (23/4/2021) telah mengurangi daya tarik emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah baru melonjak 20,7 persen menjadi 1,02 juta unit yang disesuaikan secara musiman pada Maret, setelah jatuh 16,2 persen pada Februari.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Rebound Usai Imbal Hasil Obligasi AS Menurun
Sementara itu, IHS Markit mengatakan indeks manajer pembelian jasa-jasa naik ke rekor 63,1 pada April dari 60,4 di bulan sebelumnya, dan indeks manajer pembelian manufaktur naik ke rekor 60,6 pada April, dari 59,1 di bulan sebelumnya. Analis pasar berpegang pada setiap angka di atas 50 menunjukkan kondisi membaik.Penurunan emas dua hari beruntun mempersulit propsek jangka panjang  untuk logam kuning yang telah mengandalkan kenaikan yang lebih berarti  setelah berulang kali mendekati level psikologis 1.800 dolar AS minggu  ini. Emas Comex terakhir kali diperdagangkan di atas level itu pada 25  Februari.

Dengan pertemuan bulanan Federal Reserve yang dijadwalkan Rabu pekan  depan, para analis mengatakan harga emas kemungkinan akan bergerak tanpa  panduan substantif dari bank sentral AS.

&quot;Permintaan yang menurun untuk safe-haven telah membatasi reli emas,&quot;  kata Ed Moya, analis di OANDA New York. &quot;Harga emas kemungkinan akan  berkonsolidasi menjelang pertemuan Fed antara 1.760 dolar AS dan 1.800  dolar,&quot; jelasnya.

Meski harga lebih rendah pada Jumat (23/4/2021), faktor-faktor yang  mendasari seperti arus masuk safe-haven karena pandemi, kemungkinan  kenaikan inflasi, penurunan suku bunga masih lebih lama dan berbagai  pendukung teknis merupakan alasan untuk memegang emas, kata Michael  Matousek, kepala pedagang di Investor Global AS.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 10,5 sen atau  0,4 persen menjadi ditutup pada 26,075 dolar AS per ounce. Platinum  untuk pengiriman Juli naik 24,6 dolar AS atau 2,04 persen menjadi  ditutup pada 1.233,1 dolar AS per ounce.</description><content:encoded>CHICAGO - Harga emas kembali melemah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan oleh data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil (yields) obligasi pemerintah, memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut dan mencatat penurunan tipis sekitar 0,1 persen untuk minggu ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terpangkas USD4,2 atau 0,24% menjadi ditutup pada USD1.777,80 per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (23/4/2021), emas berjangka juga jatuh USD11,1 atau 0,62% menjadi USD1.782.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kilau Emas Kalah Pamor dari Dolar AS, Harganya Jadi Segini
Emas berjangka melonjak USD14,7 atau 0,83% menjadi USD1.793,10 pada Rabu (21/4/2021), setelah terangkat USD7,8 atau 0,44% menjadi USD1.778,40 pada Selasa (20/4/2021), dan merosot USD9,6 atau 0,54% menjadi USD1.770,60 pada Senin (19/4/2021).

Data ekonomi positif yang dirilis pada Jumat (23/4/2021) telah mengurangi daya tarik emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah baru melonjak 20,7 persen menjadi 1,02 juta unit yang disesuaikan secara musiman pada Maret, setelah jatuh 16,2 persen pada Februari.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Emas Rebound Usai Imbal Hasil Obligasi AS Menurun
Sementara itu, IHS Markit mengatakan indeks manajer pembelian jasa-jasa naik ke rekor 63,1 pada April dari 60,4 di bulan sebelumnya, dan indeks manajer pembelian manufaktur naik ke rekor 60,6 pada April, dari 59,1 di bulan sebelumnya. Analis pasar berpegang pada setiap angka di atas 50 menunjukkan kondisi membaik.Penurunan emas dua hari beruntun mempersulit propsek jangka panjang  untuk logam kuning yang telah mengandalkan kenaikan yang lebih berarti  setelah berulang kali mendekati level psikologis 1.800 dolar AS minggu  ini. Emas Comex terakhir kali diperdagangkan di atas level itu pada 25  Februari.

Dengan pertemuan bulanan Federal Reserve yang dijadwalkan Rabu pekan  depan, para analis mengatakan harga emas kemungkinan akan bergerak tanpa  panduan substantif dari bank sentral AS.

&quot;Permintaan yang menurun untuk safe-haven telah membatasi reli emas,&quot;  kata Ed Moya, analis di OANDA New York. &quot;Harga emas kemungkinan akan  berkonsolidasi menjelang pertemuan Fed antara 1.760 dolar AS dan 1.800  dolar,&quot; jelasnya.

Meski harga lebih rendah pada Jumat (23/4/2021), faktor-faktor yang  mendasari seperti arus masuk safe-haven karena pandemi, kemungkinan  kenaikan inflasi, penurunan suku bunga masih lebih lama dan berbagai  pendukung teknis merupakan alasan untuk memegang emas, kata Michael  Matousek, kepala pedagang di Investor Global AS.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 10,5 sen atau  0,4 persen menjadi ditutup pada 26,075 dolar AS per ounce. Platinum  untuk pengiriman Juli naik 24,6 dolar AS atau 2,04 persen menjadi  ditutup pada 1.233,1 dolar AS per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
