<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Jokowi, Pengusaha Mal Minta Vaksinasi untuk Ekonomi dan Kesehatan</title><description>Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo)  telah bertemu Bapak Presiden Joko Widodo di Istana Negara Bogor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2400155/bertemu-jokowi-pengusaha-mal-minta-vaksinasi-untuk-ekonomi-dan-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2400155/bertemu-jokowi-pengusaha-mal-minta-vaksinasi-untuk-ekonomi-dan-kesehatan"/><item><title>Bertemu Jokowi, Pengusaha Mal Minta Vaksinasi untuk Ekonomi dan Kesehatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2400155/bertemu-jokowi-pengusaha-mal-minta-vaksinasi-untuk-ekonomi-dan-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/24/320/2400155/bertemu-jokowi-pengusaha-mal-minta-vaksinasi-untuk-ekonomi-dan-kesehatan</guid><pubDate>Sabtu 24 April 2021 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/24/320/2400155/bertemu-jokowi-pengusaha-mal-minta-vaksinasi-untuk-ekonomi-dan-kesehatan-gw32YVxbZj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mal (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/24/320/2400155/bertemu-jokowi-pengusaha-mal-minta-vaksinasi-untuk-ekonomi-dan-kesehatan-gw32YVxbZj.jpg</image><title>Mal (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) telah bertemu Bapak Presiden Joko Widodo di Istana Negara Bogor. Pertemuan itu untuk membantu Pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dan melaporkan kondisi sektor ritel dan penyewa secara langsung.

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan bahwa ada tiga  hal utama yang disampaikan kepada Presiden Jokowi. Pertama, mengenai permintaan vaksin untuk ekonomi dan kesehatan.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Diserbu Jelang Buka Puasa hingga Mudik Dilarang, Jam Operasional Mal Ditambah?
&quot;Kedua, mengenai kondisi keuangan arus kas ritel selama pandemi dan Ketiga, mengenai usulan untuk menggerakkan ekonomi guna pemulihan ekonomi nasional,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/4/2021).

Pertama, Vaksin untuk ekonomi dan kesehatan, Hippindo akan mendapatkan vaksin sebanyak 500.000 bagi karyawan anggota Hippindo di bandara, mall, resto, rest area, stasiun, pelabuhan dan commercial area maupun karyawan support dan juga untuk supplier ritel dan penyewa yang nantinya akan dikoordinasikan oleh Hippindo.
&amp;nbsp;Baca juga: Minggu Pertama Puasa, Masyarakat Mulai 'Serbu' Mal tapi Tak Belanja
Kemudian, lanjut dia, dengan 500.000 vaksin ini akan membuat ekonomi meningkat dan kesehatan juga terjamin karena para karyawan ritel sudah divaksin.&quot;Kami juga akan membuat program dengan membuat pin. Kami sudah  divaksin dan tetap jaga protokol kesehatan  yang akan dipakai oleh semua  karyawan front liner sektor ritel dan penyewa untuk  membantu program  sosialisasi vaksinasi Covid-19 dan meningkatkan rasa percaya diri  masyarakat untuk berbelanja sehingga roda perekonomian kembali  bergerak,&quot; ungkap dia.

Kedua, mengenai kondisi keuangan arus kas ritel selama pandemi,  Hippindo mohon bantuan berupa. Dukungan modal kerja dari perbankan, guna  memastikan lancarnya modal kerja. Suku bunga ringan, penambahan modal  kerja, dan dukungan dari perbankan, OJK, dan juga insentif dari PMK.

&quot;Lalu pelaku ritel dan penyewa diberikan insentif dari sisi  perpajakan, income tax dalam rangka booster perdagangan 3 bulan ini  misalnya Free PPN untuk meningkatkan animo konsumen dalam membeli barang  terutama dalam rangka ramadhan dan lebaran,&quot; tutur dia.

Dia menambahkan perlu diberikan juga insentif offline yang bisa bebas  ongkir seperti online dalam rangka ramadhan/lebaran jalur distribusi  perlu diamankan seiring dengan timbulnya premanisme yang jelas membebani  biaya retailers.

Di sisi lain terkait branding Indonesia, juga perlu beberapa  dukungan, seperti lokasi-lokasi yang strategis untuk brand lokal  Indonesia, dukungan utk promosi dan juga same level of playing field  (kesetaraan dalam hal perpajakan, antara online dan offline, juga  kesetaraan perijinan, SNI, BPOM, dan ijin-ijin perdagangan lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) telah bertemu Bapak Presiden Joko Widodo di Istana Negara Bogor. Pertemuan itu untuk membantu Pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dan melaporkan kondisi sektor ritel dan penyewa secara langsung.

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan bahwa ada tiga  hal utama yang disampaikan kepada Presiden Jokowi. Pertama, mengenai permintaan vaksin untuk ekonomi dan kesehatan.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Diserbu Jelang Buka Puasa hingga Mudik Dilarang, Jam Operasional Mal Ditambah?
&quot;Kedua, mengenai kondisi keuangan arus kas ritel selama pandemi dan Ketiga, mengenai usulan untuk menggerakkan ekonomi guna pemulihan ekonomi nasional,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/4/2021).

Pertama, Vaksin untuk ekonomi dan kesehatan, Hippindo akan mendapatkan vaksin sebanyak 500.000 bagi karyawan anggota Hippindo di bandara, mall, resto, rest area, stasiun, pelabuhan dan commercial area maupun karyawan support dan juga untuk supplier ritel dan penyewa yang nantinya akan dikoordinasikan oleh Hippindo.
&amp;nbsp;Baca juga: Minggu Pertama Puasa, Masyarakat Mulai 'Serbu' Mal tapi Tak Belanja
Kemudian, lanjut dia, dengan 500.000 vaksin ini akan membuat ekonomi meningkat dan kesehatan juga terjamin karena para karyawan ritel sudah divaksin.&quot;Kami juga akan membuat program dengan membuat pin. Kami sudah  divaksin dan tetap jaga protokol kesehatan  yang akan dipakai oleh semua  karyawan front liner sektor ritel dan penyewa untuk  membantu program  sosialisasi vaksinasi Covid-19 dan meningkatkan rasa percaya diri  masyarakat untuk berbelanja sehingga roda perekonomian kembali  bergerak,&quot; ungkap dia.

Kedua, mengenai kondisi keuangan arus kas ritel selama pandemi,  Hippindo mohon bantuan berupa. Dukungan modal kerja dari perbankan, guna  memastikan lancarnya modal kerja. Suku bunga ringan, penambahan modal  kerja, dan dukungan dari perbankan, OJK, dan juga insentif dari PMK.

&quot;Lalu pelaku ritel dan penyewa diberikan insentif dari sisi  perpajakan, income tax dalam rangka booster perdagangan 3 bulan ini  misalnya Free PPN untuk meningkatkan animo konsumen dalam membeli barang  terutama dalam rangka ramadhan dan lebaran,&quot; tutur dia.

Dia menambahkan perlu diberikan juga insentif offline yang bisa bebas  ongkir seperti online dalam rangka ramadhan/lebaran jalur distribusi  perlu diamankan seiring dengan timbulnya premanisme yang jelas membebani  biaya retailers.

Di sisi lain terkait branding Indonesia, juga perlu beberapa  dukungan, seperti lokasi-lokasi yang strategis untuk brand lokal  Indonesia, dukungan utk promosi dan juga same level of playing field  (kesetaraan dalam hal perpajakan, antara online dan offline, juga  kesetaraan perijinan, SNI, BPOM, dan ijin-ijin perdagangan lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
