<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: Sejarah! Investasi di Luar Jawa Tembus Rp114,4 Triliun</title><description>Investasi di luar Pulau Jawa mendominasi realisasi investasi triwulan I 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2400891/bahlil-sejarah-investasi-di-luar-jawa-tembus-rp114-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2400891/bahlil-sejarah-investasi-di-luar-jawa-tembus-rp114-4-triliun"/><item><title>Bahlil: Sejarah! Investasi di Luar Jawa Tembus Rp114,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2400891/bahlil-sejarah-investasi-di-luar-jawa-tembus-rp114-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2400891/bahlil-sejarah-investasi-di-luar-jawa-tembus-rp114-4-triliun</guid><pubDate>Senin 26 April 2021 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/26/320/2400891/bahlil-sejarah-investasi-di-luar-jawa-tembus-rp114-4-triliun-pMqDBiIGi3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/26/320/2400891/bahlil-sejarah-investasi-di-luar-jawa-tembus-rp114-4-triliun-pMqDBiIGi3.jpg</image><title>Investasi (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Investasi di luar Pulau Jawa mendominasi realisasi investasi triwulan I 2021. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi di luar Jawa  selama triwulan I 2021 lebih besar dibandingkan di Pulau Jawa.
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia memaparkan investasi di luar Jawa Rp114,4 triliun atau setara dengan 52,1%. Sementara di Jawa tercatat hanya sebesar Rp105,3 triliun atau setara dengan 47,9%.
Baca Juga: Mission Completed, Investasi Rp517,6 Triliun Mangkrak Beres
 
Bahlil mengatakan, hal ini merupakan sejarah baru pertama pasca reformasi, sebab realisasi investasi di Luar Pulau Jawa menjadi tertinggi. Pada kuartal IV-2020 kemarin, selisihnya hanya  tipis sekitar 0,5%. Namun terjadi pada kuartal I-2021 mengalami selisih itu menjadi lebar atau naik lebih tinggi lagi.
Baca Juga: Rumor Jadi Menteri Investasi, Bahlil: Saya Harus Tahu Diri
 
&quot;Kuartal pertama 2021 selisihnya sudah mulai melebar 52,1% tumbuh secara year on year nya 11,7%. Sementara di Pulau Jawa Minus 2,7%,&quot;  kata Bahlil dalam paparan realisasi investasi triwulan pertama 2021 secara virtual, Senin (26/4/2021).Bahlil menilai dengan tumbuhnya realisasi investasi di Luar Pulau  Jawa, mengindikasikan pemerataan pertumbuhan ekonomi, serta  kawasan-kawasan luar pulau Jawa itu sudah mulai membaik.  Hal ini, imbuh  Bhalil, tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan  oleh pemerintahan Joko Widodo dalam 5 tahun terakhir.
&quot;Harus diakui di negara manapun bahwa pembangunan infrastruktur itu  merupakan sebuah instrumen pertama untuk bagaimana menciptakan  kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang diiringi dengan masuknya  investasi,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Investasi di luar Pulau Jawa mendominasi realisasi investasi triwulan I 2021. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi di luar Jawa  selama triwulan I 2021 lebih besar dibandingkan di Pulau Jawa.
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia memaparkan investasi di luar Jawa Rp114,4 triliun atau setara dengan 52,1%. Sementara di Jawa tercatat hanya sebesar Rp105,3 triliun atau setara dengan 47,9%.
Baca Juga: Mission Completed, Investasi Rp517,6 Triliun Mangkrak Beres
 
Bahlil mengatakan, hal ini merupakan sejarah baru pertama pasca reformasi, sebab realisasi investasi di Luar Pulau Jawa menjadi tertinggi. Pada kuartal IV-2020 kemarin, selisihnya hanya  tipis sekitar 0,5%. Namun terjadi pada kuartal I-2021 mengalami selisih itu menjadi lebar atau naik lebih tinggi lagi.
Baca Juga: Rumor Jadi Menteri Investasi, Bahlil: Saya Harus Tahu Diri
 
&quot;Kuartal pertama 2021 selisihnya sudah mulai melebar 52,1% tumbuh secara year on year nya 11,7%. Sementara di Pulau Jawa Minus 2,7%,&quot;  kata Bahlil dalam paparan realisasi investasi triwulan pertama 2021 secara virtual, Senin (26/4/2021).Bahlil menilai dengan tumbuhnya realisasi investasi di Luar Pulau  Jawa, mengindikasikan pemerataan pertumbuhan ekonomi, serta  kawasan-kawasan luar pulau Jawa itu sudah mulai membaik.  Hal ini, imbuh  Bhalil, tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan  oleh pemerintahan Joko Widodo dalam 5 tahun terakhir.
&quot;Harus diakui di negara manapun bahwa pembangunan infrastruktur itu  merupakan sebuah instrumen pertama untuk bagaimana menciptakan  kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang diiringi dengan masuknya  investasi,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
