<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengetatan Mudik, Dirut AP II: Pergerakan di Bandara Landai Sekali</title><description>Pemerintah memutuskan untuk melarang masyarakat untuk mudik lebaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2401144/pengetatan-mudik-dirut-ap-ii-pergerakan-di-bandara-landai-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2401144/pengetatan-mudik-dirut-ap-ii-pergerakan-di-bandara-landai-sekali"/><item><title>Pengetatan Mudik, Dirut AP II: Pergerakan di Bandara Landai Sekali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2401144/pengetatan-mudik-dirut-ap-ii-pergerakan-di-bandara-landai-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/26/320/2401144/pengetatan-mudik-dirut-ap-ii-pergerakan-di-bandara-landai-sekali</guid><pubDate>Senin 26 April 2021 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/26/320/2401144/pengetatan-mudik-dirut-ap-ii-pergerakan-di-bandara-landai-sekali-nx8QwccZuY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerbangan (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/26/320/2401144/pengetatan-mudik-dirut-ap-ii-pergerakan-di-bandara-landai-sekali-nx8QwccZuY.jpg</image><title>Penerbangan (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk melarang masyarakat untuk mudik lebaran. Kebijakan larangan ini mulai berlaku dari mulai 6-17 Mei 2021 mendatang.


Kebijakan larangan mudik ini diprediksi tidak akan efektif. Karena akan banyak masyarakat yang membandel dan melakukan mudik colongan.
Baca juga: Mudik Dilarang, Penggunaan GeNose Dipertanyakan
President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, hingga kemaren pergerakan penumpang di bandara yang dikelolanya masih belum ada lonjakan penumpang yang besar. Sebab di semua bandara kelolaan AP2 pergerakan penumpang hanya sekitar 85.000 hingga 100.000 saja.


&amp;ldquo;22 April sampai kemarin kisaran pergerakan penumpang ap II. 85.000 smp 100.000 per hari masih wajar saja belum ada peningkatan dan lonjakan,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Diskusi di Bandara Soekarno Hatta, Senin (26/4/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jangan Mudik! Pandemi Covid-19 Belum Berakhir
Bahkan menurut Awal, di beberapa Bandara termasuk Soekarno Hatta pun masih relatif landai. Dari hasil pantauanya di Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung pun pada hari ini masih relatif landai.&amp;ldquo;Landai sekali lah di beberapa bandara termasuk Soetta hari ini saya  terbang ke Lampung biasanya cukup tinggi tidak terlalu. Physical  distancing di pesawat masih normal dan larangan,&amp;rdquo; jelasnya.


Dari jumlah tersebut, pergerakan terbesar masih terjadi di Bandara  Soekarno Hatta. Pihaknya bersama dengan maskapai akan terus memantau  perkembangan pergerakan penumpang hingga larangan mudik ini mulai  diberlakukan.


Namun untuk penerapan protokol kesehatan dan syarat perjalanan orang  terus dijalankan. Sehingga penyebaran virus covid-19 di bandara pun bisa  dicegah pada saat pra larangan mudik ini berlangsung.


&amp;ldquo;Kami masih mengamati terus dari maskapai. Dari sisi maskapai  kegiatan masih biasa aja. Di fase pra larangan mudik situasi masih  biasa-biasa saja. Saya kira sosialisasi kehati-hatian jangan sampai  situasi sekarang terjadi lonjakan,&amp;rdquo; kata Awal


Tak hanya dari sisi penumpang saja, testing covid-19 pada calon  penumpang juga masih relatif landai. Mengingat, ada beberapa pos tes  covid yang disiapkan di bandara dari mulai rapid tes antigen hingga  GeNose C-19.


&amp;ldquo;Saya juga cek yang berkaitan dengan kenutuhan pos covid-19. Saya  tanya hampir rata-rata tidak ada peningkatan saya bisa lihat prosedurnya  harus dipatuhi,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk melarang masyarakat untuk mudik lebaran. Kebijakan larangan ini mulai berlaku dari mulai 6-17 Mei 2021 mendatang.


Kebijakan larangan mudik ini diprediksi tidak akan efektif. Karena akan banyak masyarakat yang membandel dan melakukan mudik colongan.
Baca juga: Mudik Dilarang, Penggunaan GeNose Dipertanyakan
President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, hingga kemaren pergerakan penumpang di bandara yang dikelolanya masih belum ada lonjakan penumpang yang besar. Sebab di semua bandara kelolaan AP2 pergerakan penumpang hanya sekitar 85.000 hingga 100.000 saja.


&amp;ldquo;22 April sampai kemarin kisaran pergerakan penumpang ap II. 85.000 smp 100.000 per hari masih wajar saja belum ada peningkatan dan lonjakan,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Diskusi di Bandara Soekarno Hatta, Senin (26/4/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jangan Mudik! Pandemi Covid-19 Belum Berakhir
Bahkan menurut Awal, di beberapa Bandara termasuk Soekarno Hatta pun masih relatif landai. Dari hasil pantauanya di Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung pun pada hari ini masih relatif landai.&amp;ldquo;Landai sekali lah di beberapa bandara termasuk Soetta hari ini saya  terbang ke Lampung biasanya cukup tinggi tidak terlalu. Physical  distancing di pesawat masih normal dan larangan,&amp;rdquo; jelasnya.


Dari jumlah tersebut, pergerakan terbesar masih terjadi di Bandara  Soekarno Hatta. Pihaknya bersama dengan maskapai akan terus memantau  perkembangan pergerakan penumpang hingga larangan mudik ini mulai  diberlakukan.


Namun untuk penerapan protokol kesehatan dan syarat perjalanan orang  terus dijalankan. Sehingga penyebaran virus covid-19 di bandara pun bisa  dicegah pada saat pra larangan mudik ini berlangsung.


&amp;ldquo;Kami masih mengamati terus dari maskapai. Dari sisi maskapai  kegiatan masih biasa aja. Di fase pra larangan mudik situasi masih  biasa-biasa saja. Saya kira sosialisasi kehati-hatian jangan sampai  situasi sekarang terjadi lonjakan,&amp;rdquo; kata Awal


Tak hanya dari sisi penumpang saja, testing covid-19 pada calon  penumpang juga masih relatif landai. Mengingat, ada beberapa pos tes  covid yang disiapkan di bandara dari mulai rapid tes antigen hingga  GeNose C-19.


&amp;ldquo;Saya juga cek yang berkaitan dengan kenutuhan pos covid-19. Saya  tanya hampir rata-rata tidak ada peningkatan saya bisa lihat prosedurnya  harus dipatuhi,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
