<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Perkantoran Meningkat, Rupiah Tak Bergerak</title><description>Nilai tukar rupiah ditutup stagnan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/278/2401716/kasus-covid-19-di-perkantoran-meningkat-rupiah-tak-bergerak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/278/2401716/kasus-covid-19-di-perkantoran-meningkat-rupiah-tak-bergerak"/><item><title>Kasus Covid-19 di Perkantoran Meningkat, Rupiah Tak Bergerak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/278/2401716/kasus-covid-19-di-perkantoran-meningkat-rupiah-tak-bergerak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/278/2401716/kasus-covid-19-di-perkantoran-meningkat-rupiah-tak-bergerak</guid><pubDate>Selasa 27 April 2021 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/27/278/2401716/kasus-covid-19-di-perkantoran-meningkat-rupiah-tak-bergerak-pgMFNw7yzl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/27/278/2401716/kasus-covid-19-di-perkantoran-meningkat-rupiah-tak-bergerak-pgMFNw7yzl.jpg</image><title>Rupiah (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup stagnan terhadap dolar  Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Walaupun sempat menguat tipis  6 poin, namun mata uang Garuda tetap berada di level Rp. 14.485 di  akhir perdagangan.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan  rupiah kali ini dipengaruhi boleh meningkatnya kasus covid-19 di DKI  Jakarta khususnya di wilayah perkantoran.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Melemah Tipis Dekati Rp14.500/USD
&quot;Sebagai informasi, Dinas tenaga kerja DKI Jakarta mencatat pada  periode 5-19 April ada 61 kasus yang berasal dari 98 perusahaan yang  melapor di DKI Jakarta. Dan periode 12-18 April naik menjadi 100 dari 97  perusahaan yang melaporkan. Pada 19 - 25 April ada 159 kasus positif di  198 perusahaan yang melapor.&quot; Kata Ibrahim dalam riset hariannya,  Selasa (27/4/2021).
Lonjakan di perkantoran terjadi karena saat bulan Ramadhan, para  pekerja cenderung melakukan kegiatan buka bersama di restoran. Di mana  saat di restoran protokol kesehatan tidak diterapkan, mulai dari tidak  menggunakan masker saat berkumpul, dan duduk tidak berjarak.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Vaksinasi Semakin Gencar, Rupiah Menguat ke Rp14.4485/USD
&quot;Selain itu, sejumlah karyawan yang sudah melakukan vaksinasi baik  dosis satu dan dua pun masih terpapar Covid -19. Perusahaan juga harus  terus melapor secara rutin 1-2 bulan sekali, karena tidak jaminan dari  vaksinasi pekerja tidak terpapar.&quot; Tandasnya.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan  dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp.14.470 -  Rp.14.500.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup stagnan terhadap dolar  Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Walaupun sempat menguat tipis  6 poin, namun mata uang Garuda tetap berada di level Rp. 14.485 di  akhir perdagangan.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan  rupiah kali ini dipengaruhi boleh meningkatnya kasus covid-19 di DKI  Jakarta khususnya di wilayah perkantoran.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Melemah Tipis Dekati Rp14.500/USD
&quot;Sebagai informasi, Dinas tenaga kerja DKI Jakarta mencatat pada  periode 5-19 April ada 61 kasus yang berasal dari 98 perusahaan yang  melapor di DKI Jakarta. Dan periode 12-18 April naik menjadi 100 dari 97  perusahaan yang melaporkan. Pada 19 - 25 April ada 159 kasus positif di  198 perusahaan yang melapor.&quot; Kata Ibrahim dalam riset hariannya,  Selasa (27/4/2021).
Lonjakan di perkantoran terjadi karena saat bulan Ramadhan, para  pekerja cenderung melakukan kegiatan buka bersama di restoran. Di mana  saat di restoran protokol kesehatan tidak diterapkan, mulai dari tidak  menggunakan masker saat berkumpul, dan duduk tidak berjarak.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Vaksinasi Semakin Gencar, Rupiah Menguat ke Rp14.4485/USD
&quot;Selain itu, sejumlah karyawan yang sudah melakukan vaksinasi baik  dosis satu dan dua pun masih terpapar Covid -19. Perusahaan juga harus  terus melapor secara rutin 1-2 bulan sekali, karena tidak jaminan dari  vaksinasi pekerja tidak terpapar.&quot; Tandasnya.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan  dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp.14.470 -  Rp.14.500.</content:encoded></item></channel></rss>
