<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sedih! Bansos Tunai Berakhir Bulan Ini</title><description>Kementerian Sosial memastikan tak akan memperpanjang lagi program Bansos Tunai atau BST pada bulan depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/320/2401465/sedih-bansos-tunai-berakhir-bulan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/320/2401465/sedih-bansos-tunai-berakhir-bulan-ini"/><item><title>Sedih! Bansos Tunai Berakhir Bulan Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/320/2401465/sedih-bansos-tunai-berakhir-bulan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/27/320/2401465/sedih-bansos-tunai-berakhir-bulan-ini</guid><pubDate>Selasa 27 April 2021 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/27/320/2401465/sedih-bansos-tunai-berakhir-bulan-ini-XUpaiEg3o3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/27/320/2401465/sedih-bansos-tunai-berakhir-bulan-ini-XUpaiEg3o3.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Sosial memastikan tak akan memperpanjang lagi program Bansos Tunai atau BST pada bulan depan. Pencairan BST sebesar Rp300.000 tersebut berakhir pada April 2021.
&quot;Enggak ada anggarannya untuk itu,&quot; kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis, Selasa (27/4/2021).
Baca Juga: Penyaluran Bansos Dirapel, Lebaran Aman 
 
Dia menjelaskan, salah satu alasan tak akan memperpanjang BST adalah karena situasi pandemi Covid-19 di Indonesia telah bergerak ke skala mikro.
Sehingga menurut dia, masyarakat seharusnya kini telah dapat beraktivitas kembali, dengan harapan situasi pergerakan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal.
Baca Juga: Cek Alur Pemberian Bansos Tunai hingga BLT Emak-Emak di DTKS Kemensos
 
Dia mengatakan data penerima bantuan sosial yang telah disalurkan maupun masih dalam proses dapat diakses melalui aplikasi berbasis web di http://cekbansos.kemensos.go.id.
&quot;Melalui aplikasi ini, publik dapat memantau penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan menyebutkan nama dan desa kelurahan tempat tinggalnya,&quot; kata dia.Dia berharap aplikasi yang diterbitkan ini bisa memenuhi hak  informasi publik. Aplikasi rencananya terus dikembangkan sehingga bisa  diakses di mana dan kapan saja. Saat ini untuk mengetahui alur  distribusi, hanya bisa diakses melalui website.
&quot;Fitur dan kemampuan aplikasi cekbansos akan terus ditingkatkan  sejalan dengan kebutuhan ke depan dan masukan serta harapan masyarakat,&quot;  katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Sosial memastikan tak akan memperpanjang lagi program Bansos Tunai atau BST pada bulan depan. Pencairan BST sebesar Rp300.000 tersebut berakhir pada April 2021.
&quot;Enggak ada anggarannya untuk itu,&quot; kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis, Selasa (27/4/2021).
Baca Juga: Penyaluran Bansos Dirapel, Lebaran Aman 
 
Dia menjelaskan, salah satu alasan tak akan memperpanjang BST adalah karena situasi pandemi Covid-19 di Indonesia telah bergerak ke skala mikro.
Sehingga menurut dia, masyarakat seharusnya kini telah dapat beraktivitas kembali, dengan harapan situasi pergerakan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal.
Baca Juga: Cek Alur Pemberian Bansos Tunai hingga BLT Emak-Emak di DTKS Kemensos
 
Dia mengatakan data penerima bantuan sosial yang telah disalurkan maupun masih dalam proses dapat diakses melalui aplikasi berbasis web di http://cekbansos.kemensos.go.id.
&quot;Melalui aplikasi ini, publik dapat memantau penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan menyebutkan nama dan desa kelurahan tempat tinggalnya,&quot; kata dia.Dia berharap aplikasi yang diterbitkan ini bisa memenuhi hak  informasi publik. Aplikasi rencananya terus dikembangkan sehingga bisa  diakses di mana dan kapan saja. Saat ini untuk mengetahui alur  distribusi, hanya bisa diakses melalui website.
&quot;Fitur dan kemampuan aplikasi cekbansos akan terus ditingkatkan  sejalan dengan kebutuhan ke depan dan masukan serta harapan masyarakat,&quot;  katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
