<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Pantau Pertemuan The Fed, Begini Nasib IHSG</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,25% atau naik 14,86 poin ke level 5.974,48.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/278/2402353/investor-pantau-pertemuan-the-fed-begini-nasib-ihsg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/278/2402353/investor-pantau-pertemuan-the-fed-begini-nasib-ihsg"/><item><title>Investor Pantau Pertemuan The Fed, Begini Nasib IHSG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/278/2402353/investor-pantau-pertemuan-the-fed-begini-nasib-ihsg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/278/2402353/investor-pantau-pertemuan-the-fed-begini-nasib-ihsg</guid><pubDate>Rabu 28 April 2021 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/28/278/2402353/investor-pantau-pertemuan-the-fed-begini-nasib-ihsg-Ugmzd0Uc7S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/28/278/2402353/investor-pantau-pertemuan-the-fed-begini-nasib-ihsg-Ugmzd0Uc7S.jpg</image><title>IHSG (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,25% atau naik 14,86 poin ke level 5.974,48 pada penutupan perdagangan hari ini.

Founder &amp;amp; CEO Finvesol Consulting Fendi Susiyanto mengatakan, pergerakan IHSG mulai sempit karena selama 2-3 minggu belakangan sudah melakukan konsolidasi setelah gagal menembus level 6.300. Beberapa sentimen positif dan negatif masih mewarnai pergerakan IHSG hari ini.

&quot;Beberapa sentimen positif dan negatif sebenarnya sudah mulai mix. Namun nampaknya investor masih melakukan wait and see, terlebih lagi di global kita lihat pergerakannya juga flat,&quot; ujarnya pada closing market IDX Channel, Rabu (28/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;MNC Sekuritas: Investor Milenial Wajib Paham, Ini Seluk Beluk IHSG!&amp;nbsp;
Menurut dia, investor masih menunggu kejelasan dari arah kebijakan global menjelang rilis hasil pertemuan kebijakan The Fed nanti malam. Selain itu, investor juga menunggu sampai angka-angka kuartal I/2021 mulai menunjukkan sinyal positif atau meyakinkan.

Investor diminta untuk mencermati emiten-emiten yang sudah merilis laporan keuangan untuk bisa dikoleksi dalam jangka pendek.

&quot;Jadi intinya adalah tetap lebih ke arah sektoral mana yang angka-angka laporan keuangan dan kuartalnya cukup bagus, investor akan fokus kepada perusahaan dengan laporan keuangan yang cukup bagus,&quot; jelasnya.

Adapun batas support indeks di level 5.800 dan resistance di level 6.000. &quot;Apabila kemudian nanti pekan depan atau pekan ini indeks tembus 6.000,maka kemungkinan besar indeks akan cenderung mengalami potensi kenaikan,&quot; kata Fendi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,25% atau naik 14,86 poin ke level 5.974,48 pada penutupan perdagangan hari ini.

Founder &amp;amp; CEO Finvesol Consulting Fendi Susiyanto mengatakan, pergerakan IHSG mulai sempit karena selama 2-3 minggu belakangan sudah melakukan konsolidasi setelah gagal menembus level 6.300. Beberapa sentimen positif dan negatif masih mewarnai pergerakan IHSG hari ini.

&quot;Beberapa sentimen positif dan negatif sebenarnya sudah mulai mix. Namun nampaknya investor masih melakukan wait and see, terlebih lagi di global kita lihat pergerakannya juga flat,&quot; ujarnya pada closing market IDX Channel, Rabu (28/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;MNC Sekuritas: Investor Milenial Wajib Paham, Ini Seluk Beluk IHSG!&amp;nbsp;
Menurut dia, investor masih menunggu kejelasan dari arah kebijakan global menjelang rilis hasil pertemuan kebijakan The Fed nanti malam. Selain itu, investor juga menunggu sampai angka-angka kuartal I/2021 mulai menunjukkan sinyal positif atau meyakinkan.

Investor diminta untuk mencermati emiten-emiten yang sudah merilis laporan keuangan untuk bisa dikoleksi dalam jangka pendek.

&quot;Jadi intinya adalah tetap lebih ke arah sektoral mana yang angka-angka laporan keuangan dan kuartalnya cukup bagus, investor akan fokus kepada perusahaan dengan laporan keuangan yang cukup bagus,&quot; jelasnya.

Adapun batas support indeks di level 5.800 dan resistance di level 6.000. &quot;Apabila kemudian nanti pekan depan atau pekan ini indeks tembus 6.000,maka kemungkinan besar indeks akan cenderung mengalami potensi kenaikan,&quot; kata Fendi.
</content:encoded></item></channel></rss>
