<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Sebut BUMN Bisa Punah, jika....</title><description>Erick Thohir mencatat, hanya ada satu arah untuk mendorong pertumbuhan  ekonomi nasional dan memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/320/2402102/erick-thohir-sebut-bumn-bisa-punah-jika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/320/2402102/erick-thohir-sebut-bumn-bisa-punah-jika"/><item><title>Erick Thohir Sebut BUMN Bisa Punah, jika....</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/320/2402102/erick-thohir-sebut-bumn-bisa-punah-jika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/28/320/2402102/erick-thohir-sebut-bumn-bisa-punah-jika</guid><pubDate>Rabu 28 April 2021 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/28/320/2402102/erick-thohir-sebut-bumn-bisa-punah-jika-LisYqpj9QA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/28/320/2402102/erick-thohir-sebut-bumn-bisa-punah-jika-LisYqpj9QA.jpg</image><title>Erick Thohir (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mencatat, hanya ada satu arah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah. Arahan tersebut adalah maju untuk menjadi lebih kuat.


Kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, harus dibajak menjadi momentum untuk melakukan langkah-langkah transformasi besar. Dengan cara itu, ekonomi Indonesia diyakini secara perlahan bisa keluar dari jurang krisis.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Seleksi Direksi BUMN Disarankan Melalui Mekanisme Assessment Center
&quot;Saat ini hanya ada satu arah untuk ekonomi kita dan BUMN kita, maju untuk menjadi lebih kuat. Terutama di masa pandemi ini yang telah membangkikan kita, kita semua untuk mempercepat langkah kita dan transformasi kita untuk maju,&quot; ujar Erick, Rabu (28/4/2021).

Mantan Bos Inter Milan itu memang mengaku khawatir terhadap posisi perseroan negara saat ini. Kekhawatiran itu perihal tuntutan digitalisasi dalam dunia bisnis yang kian agresif. Dimana, digitalisasi menuntut adanya perubahan paradigma dan penyesuaian para pelaku bisnis. Erick melihat, perubahan itu terjadi secara cepat dan harus diantisipasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Baru 5 Hari Dilantik, Kuntjoro Pinardi Mundur dari Jabatan Direktur PT PAL
Di berbagai sektor bisnis swasta, seperti perbankan hingga manufaktur, penyesuaian perubahan sudah dilakukan. Karena itu, langkah serupa juga perlu dilakukan secara cepat oleh manajemen BUMN. Jika tidak, maka perseroan plat merah akan punah.&quot;Kita juga melihat bagaimana pabrik-pabrik manufaktur itu akan menuju  ke digitalisasi. Inilah yang sangat dikhawatirkan saya secara pribadi,  ketika BUMN-nya tidak siap mentransformasikan, maka BUMN-nya punah.  Karena kalah di persaingan,&quot; tutur dia.

Khusus perseroan negara, tak hanya transformasi dalam pengelolaan  korporasi yang dibenahi manajemen, namun juga transformasi human capital  atau sumber daya manusia (SDM).


Dalam prosesnya, transformasi ekonomi Indonesia, BUMN, hingga  industri jasa keuangan nasional hanya akan tumbuh dan maju, bila  ditangani oleh mereka yang memiliki pemikiran progresif, mengutamakan  kerja sama, dan punya manajemen tata kelola yang baik.


&quot;Insya Allah kita bisa mengatasi semua tantangan, memaksimalkan semua  potensi dan mencapai kemajuan yang dicita-citakan Indonesia,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mencatat, hanya ada satu arah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah. Arahan tersebut adalah maju untuk menjadi lebih kuat.


Kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, harus dibajak menjadi momentum untuk melakukan langkah-langkah transformasi besar. Dengan cara itu, ekonomi Indonesia diyakini secara perlahan bisa keluar dari jurang krisis.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Seleksi Direksi BUMN Disarankan Melalui Mekanisme Assessment Center
&quot;Saat ini hanya ada satu arah untuk ekonomi kita dan BUMN kita, maju untuk menjadi lebih kuat. Terutama di masa pandemi ini yang telah membangkikan kita, kita semua untuk mempercepat langkah kita dan transformasi kita untuk maju,&quot; ujar Erick, Rabu (28/4/2021).

Mantan Bos Inter Milan itu memang mengaku khawatir terhadap posisi perseroan negara saat ini. Kekhawatiran itu perihal tuntutan digitalisasi dalam dunia bisnis yang kian agresif. Dimana, digitalisasi menuntut adanya perubahan paradigma dan penyesuaian para pelaku bisnis. Erick melihat, perubahan itu terjadi secara cepat dan harus diantisipasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Baru 5 Hari Dilantik, Kuntjoro Pinardi Mundur dari Jabatan Direktur PT PAL
Di berbagai sektor bisnis swasta, seperti perbankan hingga manufaktur, penyesuaian perubahan sudah dilakukan. Karena itu, langkah serupa juga perlu dilakukan secara cepat oleh manajemen BUMN. Jika tidak, maka perseroan plat merah akan punah.&quot;Kita juga melihat bagaimana pabrik-pabrik manufaktur itu akan menuju  ke digitalisasi. Inilah yang sangat dikhawatirkan saya secara pribadi,  ketika BUMN-nya tidak siap mentransformasikan, maka BUMN-nya punah.  Karena kalah di persaingan,&quot; tutur dia.

Khusus perseroan negara, tak hanya transformasi dalam pengelolaan  korporasi yang dibenahi manajemen, namun juga transformasi human capital  atau sumber daya manusia (SDM).


Dalam prosesnya, transformasi ekonomi Indonesia, BUMN, hingga  industri jasa keuangan nasional hanya akan tumbuh dan maju, bila  ditangani oleh mereka yang memiliki pemikiran progresif, mengutamakan  kerja sama, dan punya manajemen tata kelola yang baik.


&quot;Insya Allah kita bisa mengatasi semua tantangan, memaksimalkan semua  potensi dan mencapai kemajuan yang dicita-citakan Indonesia,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
